NOUVAL, AL-AYUBI YOS MAHERA (2025) PROBLEM SKEPTISISME AGAMA (Studi komparasi Epistemologi David Hume dan Ar-Razi). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini berjudul “Problem Skeptisisme Agama: Studi Komparasi Epistemologi David Hume dan Zakaria Ar-Razi”. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji secara kritis pendekatan epistemologis dua tokoh besar dari tradisi filsafat yang berbeda, yakni David Hume dari filsafat Barat dan Zakaria Ar-Razi dari filsafat Islam, dalam merespons klaim-klaim keagamaan. Keduanya dikenal sebagai tokoh skeptis terhadap landasan epistemik agama, khususnya yang bersumber dari wahyu, mukjizat, dan otoritas kenabian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dianalisis melalui metode deskriptif-analitis dan komparatif, serta dihubungkan dengan teori-teori epistemologi yang telah dibahas sebelumnya. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menemukan titik temu dan perbedaan mendasar antara pandangan skeptisisme agama dari kedua tokoh tersebut, serta merefleksikan relevansinya dalam konteks keilmuan dan keberagamaan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Hume maupun Ar Razi sama-sama menempatkan akal sebagai dasar utama dalam menilai validitas klaim agama. Hume mendasarkan pandangannya pada empirisme radikal, menolak semua bentuk keyakinan keagamaan yang tidak bisa diverifikasi oleh pengalaman inderawi, termasuk mukjizat. Sementara itu, Ar-Razi berpijak pada rasionalisme, mengkritik keras wahyu dan kenabian, serta mendorong penggunaan akal secara murni dalam membedakan kebenaran. Meski dari pendekatan yang berbeda, keduanya menolak dominasi otoritas dogmatis dalam agama dan menekankan pentingnya otonomi berpikir. Implikasi dari studi ini menunjukkan bahwa skeptisisme terhadap agama bukan semata penolakan terhadap spiritualitas, tetapi juga sebagai bentuk pembelaan terhadap rasionalitas, kebenaran objektif, dan kebebasan berpikir. Penelitian ini turut memperkaya kajian filsafat agama dan epistemologi dengan membuka ruang dialog antara tradisi filsafat Barat dan Islam. Kata kunci: Skeptisisme agama, epistemologi, David Hume, Zakaria Ar-Razi, empirisme, rasionalisme.ABSTRACT This study is entitled “The Problem of Religious Skepticism: A Comparative Study of the Epistemology of David Hume and Zakaria Ar-Razi”. The primary focus of this research is to critically examine the epistemological approaches of two major philosophers from different intellectual traditions David Hume from Western philosophy and Zakaria Ar-Razi from Islamic philosophy in their response to religious claims. Both figures are known for their skeptical stance toward the epistemic foundations of religion, particularly with regard to revelation, miracles, and prophetic authority. This research employs a qualitative method through library research. The data is analyzed using a descriptive analytical and comparative approach, integrated with the epistemological theories discussed in earlier chapters. The main objective is to identify the convergences and fundamental differences between the two philosophers’ views on religious skepticism and to reflect on their relevance in contemporary religious and philosophical discourse. The findings reveal that both Hume and Ar-Razi place reason at the center of evaluating religious truth claims. Hume, rooted in radical empiricism, rejects any religious belief that cannot be verified through sensory experience, including miracles. On the other hand, Ar-Razi bases his views on pure rationalism, offering strong criticism of revelation and prophethood, and advocating for the unrestrained use of reason in the pursuit of truth. Despite stemming from different traditions, both reject the dominance of dogmatic religious authority and emphasize intellectual autonomy. The implications of this study suggest that religious skepticism is not merely a denial of spirituality, but a defense of rationality, objective truth, and intellectual freedom. This research contributes to the field of philosophy of religion and epistemology by fostering a cross-traditional dialogue between Western and Islamic philosophical thought. Keywords: religious skepticism, epistemology, David Hume, Zakaria Ar-Razi, empiricism, rationalism.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Aqidah Filsafat Aqidah Filsafat |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 07:44 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 07:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38985 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


