RAESABILLAH, PUTRI (2025) BIMBINGAN BELAJAR DALAM MENGEMBANGKAN KREATIVITAS ANAK DOWN SYNDROME DI KOMUNITAS ANAK TAMAN SYURGA KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Anak down syndrome adalah kondisi abnormalitas atau yang lebih dikenal sebagai kelainan genetic trisomy, dimana terdapat tambahan kromosom pada kromosom 21, anak down syndrome memiliki permasalahan diantarnya seperti belum bisa makan sendiri, berpakaian, mandi sendiri, membaca, bercocok tananm serta membereskan mainnya sendiri. Berdasarkan permasalahan permasalahan yang dimilki anak down syndrome membutuhkan adanya bimbingan, salah satu bimbingan yang dapat diberikan adalah bimbingan belajar. Di anak taman syurga kota bandar lampungmelaksanakan bimbingan belajar untuk anak down syndrome yang mengalami permasalahan dalam hal kemandirian dan kreativitas, sehingga penulis tertarik untu meneliti mengenai pelaksanaan bimbingan belajar dalam mengembangkan kreativitas anak down syndrome di komunitas anak taman syurga kota bandar lampung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan bimbingan belajar dalam mengemabngkan kreativitas anak down syndrome di anak taman syurga kota bandar lampung. Penelitian ini merupakan laporan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 1 ketua komunitas, 2 orang pembimbing, 3 ketua pelaksaan bimbingan belajar dan 3 orang anak down syndrome, sehingga jumlah sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 9 orang. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumentasi tertulis maupun foto di komunitas anak taman syurga kota bandar lampung. Adapun prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode obsrvasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, maka pelaksaan bimbingan belajar dalam mengembangkan kreativitas anak down syndrome di komunitas anak taman syurga kota bandar lampung meliputi tiga tahapan yaitu pertama tahapan perencanaan yang meliputi penetapan materi layanan, tujuan yang ingin dicapai, sasaran kegiataan, bahan untuk bimbingan belajar, rencana penilian, waktu dan tempat. Kedua, tahapan pelaksanaan kegiatan yang meliputi pembentukan kelompok, pengenalan alat-alat kreativitas dan kegiatan bimbingan belajar. Ketiga, tahap evaluasi yaitu pelaksaan bimbingan belajar pada anak down syndrome di komunitas anak taman syurga kota bandar lampung cukup memberikan hasil yang baik dan sesuai dengan tujuan yang disampaikan oleh pembimbing dan menciptakan perilaku yang baik dari sebelumnya. ABSTRACT Children with Down syndrome have a condition known as a genetic abnormality or trisomy, where there is an extra chromosome on chromosome 21. Children with Down syndrome face challenges such as being unable to eat on their own, dress, bathe, read, farm, or tidy up their toys independently. Due to these challenges, children with Down syndrome require guidance. One form of support that can be provided is learning guidance. In the Anak Taman Syurga community in Bandar Lampung, learning guidance is offered to children with Down syndrome who face issues related to independence and creativity. This prompted the author to research the implementation of learning guidance in developing the creativity of children with Down syndrome in the Anak Taman Syurga community in Bandar Lampung. The purpose of this study is to understand how learning guidance is implemented to develop the creativity of children with Down syndrome in the Anak Taman Syurga community in Bandar Lampung. This research is a descriptive qualitative field study. The primary data sources in this study include one community leader, two mentors, three coordinators of the learning guidance program, and three children with Down syndrome, amounting to a total of six primary data sources. The secondary data consists of written documentation and photographs from the Anak Taman Syurga community in Bandar Lampung.The data collection procedures used in this study include observation, interviews, and documentation. Based on the research findings, the implementation of learning guidance to develop the creativity of children with Down syndrome in the Anak Taman Syurga community in Bandar Lampung consists of three stages. The first stage is planning, which includes determining the materials for the program, the objectives to be achieved, the target activities, the materials for learning guidance, the evaluation plan, and the time and place. The second stage is the implementation of activities, which involves forming groups, introducing creative tools, and conducting learning guidance activities. The third stage is evaluation, where the implementation of learning guidance for children with Down syndrome in the Anak Taman Syurga community in Bandar Lampung has shown good results, aligning with the objectives set by the mentors and fostering improved behaviors in the children.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 08 Jul 2025 03:21 |
| Last Modified: | 08 Jul 2025 03:21 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38950 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


