PERAN KARANG TARUNA DALAM PEMBERDAYAAN AIR TERJUN BATU SUSUN PEKON AIR BAKOMAN KECAMATAN PULAU PANGGUNG KABUPATEN TANGGAMUS

TRI, ROMI DISTANTO (2025) PERAN KARANG TARUNA DALAM PEMBERDAYAAN AIR TERJUN BATU SUSUN PEKON AIR BAKOMAN KECAMATAN PULAU PANGGUNG KABUPATEN TANGGAMUS. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRISI 2.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of TRI ROMI DISTANTO.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK iii Pemberdayaan potensi pekon tidak hanya bergantung pada peran pemerintah atau instansi terkait, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh peran serta masyarakat lokal. Peran masyarakat dalam memanfaatkan potensi pekon memiliki dampak yang signifikan terhadap keberlanjutan pengembangan wilayah dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, peran kelompok pemuda atau organisasi pemuda, seperti Karang Taruna, dapat menjadi motor penggerak dalam mengaktifkan potensi pekon. Berdasarkan permasalahan di atas penulis merumuskan beberapa rumusan masalah yang pertama adalah Bagaimana Karang Taruna Dalam Memberdayakan Air Terjun Batu Susun di Pekon Air Bakoman Kecamatan Pulau Panggung Tanggamus ? dan yang kedua Bagaimana Dampak Dari Keberadaan Air Terjun Batu Susun Pekon Air Bakoman Kecamatan Pulau Pangung Tanggamus ? Metode penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian lapangan (Field reserch). Adapun sifat dari penelitian ini adalah Deskriptif yaitu penulis akan mendeskripsikan data temuan lapangan. Metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam wawancara yang digunakan kepada informan menggunakan teknik purposive sampling, dan dokumentasi yang di dapatkan hasil dari wawancara kepada Karang Taruna dan masyarakat. Teori yang digunakan untuk menganalisis dalam penelitian ini adalah pemberdayaan karang taruna dengan teori Modal Sosial Robert Putnam Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertama Peran karang taruna dalam memberdayakan Masyarakat untuk mengoptimalkan potensi Air Terjun Batu Susun sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan. Organisasi ini berperan aktif dalam menyelenggarakan kegiatan yang terstruktur dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat lokal, seperti pelatihan keterampilan, pengelolaan fasilitas wisata, dan promosi budaya lokal. Dengan pendekatan ini, Karang Taruna mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan taraf ekonomi warga sekitar sekaligus menjaga kelestarian alam dan budaya asli Pekon Air Bakoman. Dan kedua dampak dari keberadaan Air Terjun Batu Susun Pekon Air Bakoman Kecamatan Pulau Pangung Tanggamus memiliki daya tarik yang luar biasa untuk menjadi aset penting bagi Pekon Air Bakoman, baik dari sisi sosial, ekonomi, budaya, maupun lingkungan. Potensi ini meliputi peluang menciptakan lapangan kerja baru, memperkenalkan budaya lokal kepada wisatawan, dan menjadikan kawasan ini sebagai ikon pelestarian lingkungan. Kata Kunci : Karang Taruna, Pemberdayaan, Wisata. ABSTRACT v The empowerment of village potential does not solely rely on the role of the government or related institutions, but is also greatly influenced by the participation of the local community. The role of the community in utilizing the village's potential has a significant impact on the sustainability of regional development and the welfare of the people. In this context, the role of youth groups or youth organizations, such as Karang Taruna, can become a driving force in activating the village's potential. Based on the aforementioned issues, the author formulates several research problems. The first is: How does Karang Taruna empower the Batu Susun Waterfall in Pekon Air Bakoman, Pulau Panggung District, Tanggamus? And the second is: What is the impact of the existence of the Batu Susun Waterfall in Pekon Air Bakoman, Pulau Panggung District, Tanggamus?. The research method in this thesis is descriptive qualitative using field research. The nature of this research is descriptive, meaning the author will describe the field findings data. The data collection methods include observation, interviews, and documentation. The interviews used purposive sampling techniques with informants, and the documentation was obtained from the interviews with Karang Taruna and the community. The theory used for analysis in this study is the empowerment of Karang Taruna using social capital Robert Putnam The results of this research show that firstly, the role of Karang Taruna has a big responsibility in optimizing the potential of Batu Susun Waterfall as a tourist destination that is not only attractive but also sustainable. This organization plays an active role in organizing structured activities and focuses on empowering local communities, such as skills training, managing tourist facilities, and promoting local culture. With this approach, Karang Taruna is able to make a positive contribution to improving the economic level of local residents while preserving the nature and original culture of Pekon Air Bakoman. And secondly, the impact of the existence of the Batu Susun Pekon Air Bakoman Waterfall, Pulau Pangung Tanggamus District, has an extraordinary attraction to become an important asset for Pekon Air Bakoman, both from a social, economic, cultural and environmental perspective. This potential includes opportunities to create new jobs, introduce local culture to tourists, and make this area an icon of environmental conservation. Keywords: Karang Taruna, Empowerment, Tour.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Jul 2025 04:49
Last Modified: 03 Jul 2025 04:49
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38905

Actions (login required)

View Item View Item