Elak, Maharani (2025) BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PENYANDANG DISABILITAS TUNA DAKSA DI UPTD PRSPD DINAS SOSIAL PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Tuna daksa, sebagai penyandang disabilitas fisik, seringkali menghadapi tantangan dalam membangun rasa percaya diri. Kondisi fisik yang berbeda dari kebanyakan orang dapat memicu perasaan rendah diri, malu, dan cemas. Faktor-faktor seperti stigma masyarakat, diskriminasi, keterbatasan aksesibilitas, dan kurangnya dukungan sosial dapat menurunya rasa percaya diri mereka. Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan bimbingan kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri peyandang disabilitas tuna daksa di UPTD PRSPD Dinas Sosial Provinsi Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deksriptif kualitatif. Metode penelitian yang digunakan oleh penulis dalam pengambilan sampel adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 4 orang penyandang disabilitas tuna daksa dan 2 orang pembimbing yang berada di UPTD PRSPD Dinas Sosial Provinsi Lampung. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari dokumentasi, buku, foto, video dan lain sebagainya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara semi terstruktur, kemudian observasi non partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis Lexy J. Moleong yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan kelompok dalam meningkatkan rasa percaya diri penyandang disabilitas tuna daksa di UPTD PRSPD Dinas Sosial Provinsi Lampung telah dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu 1) Tahap Pembentukan, yaitu konselor mempersiapkan alar sarana dan prasarana, jadwal klien, pembentukan kelompok dan konselor menjalin keakraban antar klien. 2) Tahap Peralihan, yaitu konselor kembali mengamati mengenai kesiapannya dalam mengikuti bimbingan kelompok untuk ke tahap selanjutnya. 3) Tahap Pelaksanaan Kegiatan, pada tahap ini klien diharapkan aktif dan juga menyimak mengenai materi yang diberikan konselor 4) Tahap Pengakhiran, yaitu konselor membuat kesimpulan mengenai bagaimana berjalannya bimbingan kelompok menyusun tindakan selanjutnya, mengevaluasi jalannya bimbingan kelompok, membuat perjanjian mengenai pertemuan selanjutnya dan mengakhiri kegiatan bimbingan kelompok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah telah berhasil dilakukan dan mendapatkan efek yang positif bagi klien penyandang disabilitas tuna daksa untuk bisa percaya diri. Kata kunci : Bimbingan kelompok, Percaya diri, Penyandang disabilitas tuna daksa. ABSTRACT Physically disabled people, as people with physical disabilities, often face challenges in building self-confidence. Physical conditions that are different from most people can trigger feelings of inferiority, shame, and anxiety. Factors such as societal stigma, discrimination, limited accessibility, and lack of social support can reduce their self-confidence. This study aims to determine and explain the implementation of group guidance in increasing the self-confidence of physically disabled people at the UPTD PRSPD of the Lampung Provincial Social Service. This type of research is a qualitative descriptive field research. The research method used by the author in sampling is by using the purposive sampling technique. The primary data sources in this study were 4 physically disabled people and 2 mentors at the UPTD PRSPD of the Lampung Provincial Social Service. While the secondary data sources in this study were obtained from documentation, books, photos, videos and so on. The data collection techniques used were semi structured interviews, then non-participant observation, and documentation. The data analysis technique used is the Lexy J. Moleong analysis model consisting of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions The results of this study indicate that the implementation of group guidance in increasing the self-confidence of people with physical disabilities at the UPTD PRSPD Social Service of Lampung Province has been carried out through four stages, namely 1) Formation Stage, namely the counselor prepares the means and infrastructure, client schedules, group formation and counselors establish familiarity between clients. 2) Transition Stage, namely the counselor re-observes his/her readiness to participate in group guidance for the next stage. 3) Activity Implementation Stage, at this stage the client is expected to be active and also listen to the material provided by the counselor 4) Termination Stage, namely the counselor makes conclusions about how the group guidance is going, prepares further actions, evaluates the progress of the group guidance, makes agreements regarding the next meeting and ends the group guidance activities. The conclusion of this study is that it has been successfully carried out and has had a positive effect on clients with physical disabilities to be able to be confident. Keywords : Group guidance, Self-confidence, People with physical disabilities.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 26 Jun 2025 07:54 |
| Last Modified: | 26 Jun 2025 07:54 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38821 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


