MODEL PERGAULAN MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF UTILITARIANISME (Studi Pada Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Raden Intan Lampung )

MUHAMMAD, INSAN ARRIDHO LUBIS (2025) MODEL PERGAULAN MAHASISWA DALAM PERSPEKTIF UTILITARIANISME (Studi Pada Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Raden Intan Lampung ). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 M INSAN.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI INSAN ARRIDHO.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji model pergaulan mahasiswa melalui perspektif utilitarianisme, sebuah teori etika yang menilai tindakan berdasarkan konsekuensinya dalam mencapai kebahagiaan terbesar bagi jumlah terbesar. Dalam konteks pendidikan tinggi, pergaulan mahasiswa memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman akademik dan sosial mereka, yang pada gilirannya mempengaruhi kesejahteraan individu dan kolektif. Dengan menggunakan prinsip-prinsip utilitarianisme, penelitian ini mengevaluasi berbagai aspek interaksi sosial mahasiswa, termasuk kolaborasi akademik, partisipasi dalam organisasi mahasiswa, dan keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler serta acara sosial dan budaya. Studi ini mengidentifikasi bahwa kerja sama akademik, seperti diskusi kelompok dan proyek kolaboratif, dapat meningkatkan pemahaman materi dan memperkuat jaringan sosial antar mahasiswa. Partisipasi dalam organisasi mahasiswa, seperti himpunan jurusan dan klub minat, memberikan peluang untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja tim yang penting untuk karier masa depan. Kegiatan sosial dan budaya di kampus, termasuk festival, seminar, dan pameran, berperan dalam memperkuat rasa komunitas dan inklusivitas di antara mahasiswa yang berasal dari berbagai latar belakang. Melalui analisis yang mendalam, artikel ini menunjukkan bahwa model pergaulan yang mengedepankan inklusivitas, dukungan timbal balik, dan kerja sama tidak hanya meningkatkan kesejahteraan emosional dan mental mahasiswa, tetapi juga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan pribadi dan profesional. Pendekatan utilitarianisme dalam pergaulan mahasiswa menekankan pentingnya menciptakan interaksi sosial yang memberikan manfaat terbesar bagi komunitas kampus secara keseluruhan, dengan meminimalkan konflik dan memaksimalkan harmoni. Temuan dari penelitian ini menawarkan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan dan program di institusi pendidikan tinggi yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan mendukung. Implementasi strategi yang berlandaskan prinsip-prinsip utilitarianisme dapat membantu dalam mengoptimalkan manfaat sosial dan akademik dari pergaulan mahasiswa, sehingga mendorong terciptanya komunitas kampus yang lebih bahagia dan produktif. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana interaksi sosial yang didasari oleh prinsip utilitarianisme dapat mengarah pada pengalaman pendidikan yang lebih baik dan lebih bermakna bagi mahasiswa. Kata Kunci: Pergaulan mahasiswa, utilitarianisme, interaksi sosial, kesejahteraan, kehidupan kampus, kolaborasi akademik, organisasi mahasiswa. Abstract This article examines the model of student social interactions through the lens of utilitarianism, an ethical theory that evaluates actions based on their consequences in achieving the greatest happiness for the greatest number. In the context of higher education, student interactions play a crucial role in shaping their academic and social experiences, which, in turn, impact individual and collective well-being. By applying utilitarian principles, this research evaluates various aspects of students' social interactions, including academic collaboration, participation in student organizations, and engagement in extracurricular activities as well as social and cultural events. The study identifies that academic cooperation, such as group discussions and collaborative projects, can enhance subject comprehension and strengthen social networks among students. Participation in student organizations, such as departmental associations and interest-based clubs, provides opportunities to develop leadership, communication, and teamwork skills essential for future careers. Campus social and cultural activities, including festivals, seminars, and exhibitions, play a role in strengthening a sense of community and inclusivity among students from diverse backgrounds. Through in-depth analysis, this article demonstrates that an inclusive, mutually supportive, and collaborative model of social interaction not only enhances students' emotional and mental well-being but also fosters a conducive environment for personal and professional growth. A utilitarian approach to student social interactions emphasizes the importance of creating social interactions that provide the greatest benefit to the campus community as a whole by minimizing conflict and maximizing harmony. Findings from this research offer valuable insights for policy and program development in higher education institutions aiming to create a healthy and supportive social environment. Implementing strategies based on utilitarian principles can help optimize the social and academic benefits of student interactions, thus encouraging a happier and more productive campus community. This article contributes to a better understanding of how social interactions founded on utilitarian principles can lead to more meaningful and enriching educational experiences for students. ABSTRACT Keywords: Student interactions, utilitarianism, social interaction, well-being, campus life, academic collaboration, student organizations.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Aqidah Filsafat
Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 26 Jun 2025 07:32
Last Modified: 26 Jun 2025 07:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38815

Actions (login required)

View Item View Item