PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN SANTRI PADA PONDOK PESANTREN TERPADU USHULUDIN DESA BLAMBANGAN KECAMATAN PENENGAHAN LAMPUNG SELATAN

RAHMAT, SYAHIDURRAHMAN (2025) PEMBINAAN KEWIRAUSAHAAN SANTRI PADA PONDOK PESANTREN TERPADU USHULUDIN DESA BLAMBANGAN KECAMATAN PENENGAHAN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 RAHMAT.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK RAHMAT.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja menyebabkan kesenjangan dan pengangguran, terutama akibat rendahnya kualitas sumber daya manusia. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah mendorong pemberdayaan santri agar tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga memiliki keterampilan wirausaha. Pesantren kini menjadi pusat pembinaan kewirausahaan dengan menanamkan karakter pengusaha yang kreatif, inovatif, dan berani mengambil risiko, seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW. Salah satu pesantren yang berhasil menerapkan program ini adalah Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin di Lampung Selatan, yang mengelola berbagai usaha di bidang perikanan, peternakan, perkebunan, dan koperasi untuk meningkatkan ekonomi santri dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research yang bersifat deskriptif analisis untuk memahami program pembinaan kewirausahaan di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan utama seperti pimpinan pondok, ustadz pembina, serta santri aktif. Teknik pengumpulan data mencakup wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi guna memastikan keakuratan informasi. Analisis data dilakukan dengan metode Thematic Analysis melalui tiga tahap utama: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas program kewirausahaan santri dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mereka. Pembinaan kewirausahaan santri di Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin dilakukan melalui tiga tahap utama: penyadaran, pengkapasitasan, dan pendayaan. Pada tahap awal, santri diberikan pemahaman tentang pentingnya kewirausahaan dalam mencapai kemandirian ekonomi serta diperkenalkan dengan konsep dasar bisnis sesuai ajaran Islam. Selanjutnya, tahap pembinaan mencakup pelatihan keterampilan usaha, seminar, serta kajian kitab fiqih yang membahas muamalah. Tahap terakhir adalah monitoring, yang bertujuan mendukung pengembangan usaha santri melalui penyediaan modal, akses fasilitas wirausaha, serta pembimbingan berkelanjutan. Dengan pendekatan ini, Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin berperan dalam mencetak santri yang mandiri dan berdaya saing dalam dunia kewirausahaan Kata Kunci : Pembinaan, Kewirausahaan Pondok Pesantren. ABSTRACT Indonesia's economic growth, which is not proportional to employment opportunities, has led to inequality and unemployment, primarily due to the low quality of human resources. To address this issue, the government promotes the empowerment of santri so that they not only deepen their religious knowledge but also acquire entrepreneurial skills. Islamic boarding schools (pesantren) have now become centers for entrepreneurship development, instilling the character of creative, innovative, and risk-taking entrepreneurs, following the example of Prophet Muhammad (PBUH). One pesantren that has successfully implemented this program is Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin in South Lampung, which manages various businesses in fisheries, livestock, plantations, and cooperatives to improve the economy of the santri and the surrounding community. This research employs a qualitative method with a descriptive analytical field research approach to understand the entrepreneurship development program at Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin. Data were obtained through interviews, observations, and documentation with key informants such as the pesantren leader, supervising ustadz, and active santri. The data collection techniques include in-depth interviews, non-participant observation, and documentation to ensure the accuracy of information. Data analysis was conducted using the Thematic Analysis method through three main stages: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The study results are expected to provide insights into the effectiveness of the santri entrepreneurship program in enhancing their economic independence. The santri entrepreneurship development at Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin is carried out through three main stages: awareness, capacity building, and empowerment. In the initial stage, santri are given an understanding of the importance of entrepreneurship in achieving economic independence and introduced to basic business concepts in accordance with Islamic teachings. The next stage includes business skills training, seminars, and fiqh studies related to muamalah (Islamic commercial transactions). The final stage is monitoring, which aims to support the development of santri businesses through capital provision, access to entrepreneurial facilities, and continuous mentoring. Through this approach, Pondok Pesantren Terpadu Ushuluddin plays a role in producing independent and competitive santri in the entrepreneurial world. Keywords : Coaching, entrepreneurship, Islamic Boarding School.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Jun 2025 03:40
Last Modified: 25 Jun 2025 03:40
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38761

Actions (login required)

View Item View Item