PERAN PONDOK PESANTREN PERTANIAN MODERN (YP3M ) ULUL ABSHOR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAGAMAAN DAN KEMANDIRIAN SOSIAL TERHADAP SANTRI (Studi Di Desa SriwijayaKecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji)

M, KHOIRUL ANWAR (2025) PERAN PONDOK PESANTREN PERTANIAN MODERN (YP3M ) ULUL ABSHOR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KEAGAMAAN DAN KEMANDIRIAN SOSIAL TERHADAP SANTRI (Studi Di Desa SriwijayaKecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 2 M KHOIRUL.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK M KHOIRUL A.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pondok Pesantren Pertanian Ulul Absor di Desa Sriwijaya, Kabupaten Mesuji merupakan lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan tentang agama melainkan terdapat pelatihan keterampilan terhadap santri pada bidang pertanian. Dengan pendekatan ini, pondok pesantren bertujuan untuk mencetak santri yang tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga memiliki kemandirian dan kemampuan praktis untuk berkontribusi di masyarakat. Namun, program tersebut belum sepenuhnya optimal maka diperlukannya evaluasi serta perbaikan sehingga dapat menghasilkan santri yang berdaya saing dan berdampak positif bagi masyarakat.Penelitian ini merumuskan beberapa rumusan masalah yaitu: Pertama,Bagaimana Strategi Pondok Pesantren Dalam Meningkatkan Keagamaan Dan Kemandirian Sosial Terhadap Santri? Kedua,Bagaimana Dampak Penerapan Keagamaan Dan Kemandirian Sosial Terhadap Santri Di Pondok Pesantren Pertanian Modern? Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan dua metode yaitu wawancara yang dilakukan dengan berkomunikasi secara verbal dalam bentuk percakapan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan tema yang di angkat dan menggunakan metode dokumentasi dalam mencari data terkait yang berupa catatan, buku-buku, transkip, surat kabar, majalah, arsip foto selama proses kegiatan penelitian dan lain sebagainya. Menentukan informan untuk di wawancara peneliti menggunakan teknik purposive sampling dimana peneliti memilih informan yang relevan untuk di wawancara sesuai dengan tema yang di angkat. Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini ialah Teori StrukturalFungsional Talcot Parson. dimana teori tersebut dapat menganalisis dan membahas hasil temuan yang ada di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan Pondok Pesantren Ulul Abshor mencakup kegiatan keagamaan dan kemandirian sosial bagi santri. Kegiatan keagamaan tersebut meliputi pengajian kitab kuning, hafalan Al-Qur'an, qiyamul lail, dan kajian kehidupan Nabi Muhammad SAW. Sedangkan pada kegiatan kemandirian sosial meliputi bertani, berternak, dan, berwirausaha. Kegiatan-kegiatan tersebut berfungsi sebagai sarana untuk memperkuat integrasi sosial antara santri dan masyarakat sekitar. Dengan adanya strategi di pondok pesantren tersebut dapat memberikan dampak pada pengembangan karakter, keagamaan dan kemandirian santri. Santri menjadi religius, bertanggung jawab, Kreatif dan memiliki solidaritas sosial yang kuat. Kata Kunci: Pondok Pesantren, Keagamaan, Kemandirian Sosial. ABSTRACT The Ulul Absor Agricultural Islamic Boarding School in Sriwijaya Village, Mesuji Regency is an educational institution that not only teaches about religion but also provides skills training for students in the field of agriculture. With this approach, Islamic boarding schools aim to produce students who not only study religious knowledge but also have independence and practical abilities to contribute to society. However, the program is not yet fully optimal, so evaluation and improvements are needed so that it can produce students who are competitive and have a positive impact on society. This research formulates several problem formulations, namely: First, what is the strategy of Islamic boarding schools in increasing the religious and social independence of students? Second, what is the impact of implementing religion and social independence on students in modern agricultural Islamic boarding schools? The research method used is a descriptive qualitative method. The data collection method uses two methods, namely interviews conducted by communicating verbally in the form of conversations to obtain information related to the theme raised and using documentation methods to search for related data in the form of notes, books, transcripts, newspapers, magazines, etc. photo archives during the process of research activities and so on. Determining informants to be interviewed by researchers using a purposive sampling technique where researchers select relevant informants to interview according to the themes raised. The theory that researchers use in this research is Talcot Parson's Functional Structural Theory. where this theory can analyze and discuss findings in the field. The results of the study indicate that the strategies used by Ulul Abshor Islamic Boarding School include religious activities and social independence for students. These religious activities include studying yellow books, memorizing the Qur'an, qiyamul lail, and studying the life of the Prophet Muhammad SAW. While social independence activities include farming, raising livestock, and entrepreneurship. These activities function as a means to strengthen social integration between students and the surrounding community. With the strategy in the Islamic boarding school, it can have an impact on the development of character, religion and independence of students. Students become religious, responsible, creative and have strong social solidarity. Keywords: Islamic Boarding School, Religion, Social Independence.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Jun 2025 03:04
Last Modified: 25 Jun 2025 03:04
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38754

Actions (login required)

View Item View Item