SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT (Studi Pondok Pesantren Al-Amin Nusantara Bumi Nabung)

Anggun, Diah Amanda and Luthfi, Salim and Ahmad, Zarkasi SOSIAL KEAGAMAAN MASYARAKAT (Studi Pondok Pesantren Al-Amin Nusantara Bumi Nabung). Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora.

[thumbnail of ARTIKEL CETAK ANGGUN.pdf] PDF
Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memainkan peran penting dalam membetuk identitas sosial keagamaan masyarakat, karena tidak hanya sebagai tempat mengembangkan ilmu pengetahuan agama melainkan juga sebagi pusat pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana identitas sosial keagamaan masyarakat dibentuk dan implikasinya dalam kehidupan masyarakat. Hal ini menarik diteliti karena pondok pesantren membantu menciptakan identitas sosial keagamaan masyarakat tidak hanya melalui tindakan spiritual saja melainkan juga dengan kesenian kaligrafi. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiologis. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk pemilihan informan menggunakan tekhnik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Temuan penelitian ini bahwa identitas sosial keagamaan yang terbentuk dimasyarakat adalah religius dan mandiri. Religiusitas masyarakat dibentuk oleh pengetahuan, nilai dan norma, serta praktik keseharian. Adapun kemandirian masyarakat dibentuk oleh proses pelatihan kesenian kaligrafi yang dapat menjadi karya bernilai ekonomis. Pondok pesantren dapat mengembangkan program yang lebih interaktif dengan masyarakat dan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan, sehingga identitas sosial keagamaan semakin kuat dalam kehidupan sehari-hari. Keyword: Masyarakat Pondok Pesantren, Identitas Sosial Keagamaan,ABSTRACT Islamic boarding schools as Islamic educational institutions lead an important role in shaping the socio-religious identity of the community, because they are not only a place to develop religious knowledge but also a center for the formation of strong religious character and values. This study aims to determine how the socio religious identity of the social group is formed and its implications in the life of the society. This is interesting to learn deeply because Islamic boarding schools are able to create the socio-religious identity of the community not only through spiritual actions but also through calligraphy art. This study is qualitative research using a sociological approach. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. The selection of informants uses purposive sampling techniques. Data analysis is gained by means of reduction, presentation, and verification. The results of this study are that the socio-religious identity formed in the community is religious and independent. The religiosity of the community is formed by knowledge, values and norms, as well as daily practices. The independence of the community is formed by the process of calligraphy art training which can become works of economic value. Islamic boarding schools can develop more interactive programs with the community in various activities, so that the socio-religious identity becomes stronger in everyday life. Keywords Society : Islamic Boarding School, Socio-Religious Identity,

Item Type: Article
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 25 Jun 2025 02:49
Last Modified: 25 Jun 2025 02:49
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38752

Actions (login required)

View Item View Item