RESDA, SASONGKO (2025) TINJAUAN FIQH SIYASAH TANFIZIYYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 8 PERATURAN GUBERNUR LAMPUNG NOMOR 55 TAHUN 2021 TENTANG PENCEGAHAN PERKAWINAN PADA USIA ANAK (Studi di Kampung Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkawinan adalah kesepakatan antara seorang laki-laki dengan seorang perempuan untuk mengikat diri dalam lembaga perkawinan dengan tujuan membentuk keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah. Perkawinan pada usia anak adalah perkawinan yang dilakukan oleh seorang laki-laki dan perempuan dimana kedua-nya masih dibatas umur seperti yang telah diatur dalam undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang perkawinan yang diubah dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang perkawinan bahwa batas perkawinan hanya diizinkan jika sudah berumur 19 tahun. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Konsep Fiqh Siyasah Tanfiziyyah. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Bagaimana implementasi Pasal 8 Peraturan Gubernur Lampung Nomor 55 tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak di Kampung Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah. Bagaimana tinjauan Fiqh Siyasah Tanfiziyyah terhadap implementasi Pasal 8 Peraturan Gubernur Lampung Nomor 55 tahun 2021 tentang pencegahan perkawinan pada usia anak di Kampung Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah ?. Jenis penelitian ini Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitan menyimpulkan bahwa Implementasi Pasal 8 Peraturan Gubenur Lampung Nomor 55 Tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak Studi di Kampung Rukti Harjo Kecamatan Seputih Raman Kabupaten Lampung Tengah belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari masih ada-nya masyarakat yang melakukan perkawinan pada usia anak, walaupun mulai mengalami penurunan dari tahun ke tahun sehingga perlukan di tingkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan perkawinan pada usia anak sesuai dengan Peraturan Gubernur Lampung Nomor 55 Tahun 2021 Tentang Pencegahan Perkawinan Pada Usia Anak. Berdasarkan Tinjauan Fiqh Siyasah Tanfiziyyah yaitu pelaksanaan peraturan peruundang-undangan, sudah terlaksana meskipun belum maksimal hal ini sesuai dengan Siyasah Tanfiziyyah. Dengan adanya upaya pencegahan perkawinan pada usia anak Kepala kampung Rukti Harjo dengan melakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai pencegahan perkawinan pada usia anak untuk mendapatkan edukasi maupun bimbingan terkait perkawinan. dalam menjalankan tugas dan fungsinya sudah bersikap dengan konsep imamah yaitu siddiq, Amanah, fatanah dan Tablig dalam memberikan pelayanan terkait pencegahan perkawinan pada usia anak. Kata Kunci: Fiqh Siyasah Tanfiziyyah, Perkawinan Pada Usia Anak. ABSTRACT Marriage is an agreement between a man and a woman to bind themselves in the institution of marriage with the aim of forming a family that is sakinah, mawadah and warohmah. Child marriage is a marriage carried out by a man and a woman where both are still within the age limit as regulated in Law Number 1 of 1974 concerning marriage which was amended by Law Number 16 of 2019 concerning marriage that the limit of marriage is only permitted if the age is 19 years. The theory used in this study is the Concept of Fiqh Siyasah Tanfiziyyah. The formulation of the problem in this study is: 1. How is the implementation of Article 8 of Lampung Governor Regulation Number 55 of 2021 concerning Prevention of Child Marriage in Rukti Harjo Village, Seputih Raman District, Central Lampung Regency. How is the review of Fiqh Siyasah Tanfiziyyah regarding the implementation of Article 8 of Lampung Governor Regulation Number 55 of 2021 concerning the prevention of child marriage in Rukti Harjo Village, Seputih Raman District, Central Lampung Regency? This type of research is field research. The data used are primary data and secondary data. The data collection techniques are carried out by means of observation, interviews and documentation. The results of the study concluded that the Implementation of Article 8 of Governor Regulation Number 55 of 2021 concerning the Prevention of Child Marriage Study in Rukti Harjo Village, Seputih Raman District, Central Lampung Regency has not been optimal. This can be seen from the fact that there are still people who marry at a young age, but it has started to decline from year to year , so it is necessary to inscrease of public awareness in efforts to prevent child marriage in accordance with Lampung Governor Regulation Number 55 of 2021 concerning the Prevention of Child Marriage. Based on the Review of Fiqh Siyasah Tanfiziyyah, namely the implementation of laws and regulations, it has been implemented although not optimally, this is in accordance with Siyasah Tanfiziyyah. With the efforts to prevent marriage at a young age, the Head of Rukti Harjo Village by conducting socialization and counseling regarding the prevention of marriage at a young age to get education and guidance related to marriage. in carrying out its duties and functions, it has acted with the concept of imamah, Siddiq, Amanah, Fatanah, and Tablig in providing services related to the prevention of marriage at a young age. Keywords: Fiqh Siyasah Tanfiziyyah ,Marriage at Chidhood.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 11 Jun 2025 03:55 |
| Last Modified: | 11 Jun 2025 03:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38590 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


