MEY, LYSTA NUR FADILA (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PELAKSANAAN TABUNGAN PAKET LEBARAN (Studi di Bank Syariah Way Kanan). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Implementasi ekonomi islam terdapat beberapa permasalahan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut, khususnya terkait dengan pembagian keuntungan yang dihasilkan dari tabungan paket lebaran. Berdasarkan permasalahan yang penulis amati di Bank Syariah Way Kanan, diketahui bahwa bank tersebut belum mendapatkan keuntungan dari skema bagi hasil tabungan paket lebaran ini. Hal ini menjadi permasalahan serius, mengingat salah satu prinsip dasar ekonomi Islam adalah adanya pembagian keuntungan yang adil antara pihak bank sebagai pengelola dana dan nasabah sebagai pemilik dana. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana mekanisme pelaksanaan Tabungan Hari Raya di Bank Syariah Way Kanan? 2) Bagaimana pelaksanaan Tabungan Hari Raya di Bank Syariah Way Kanan perspektif Hukum Ekonomi Syariah? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan sisitem studi lapangan (field research) untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas. Sumber data primer penelitian ini yaitu data langsung yang dikumpulkan dari sumber pertanyaan, dan menggunakan data sekunder yaitu karya ilmiah, buku dan isinya yang bisa dijadikan sebagai landasan berfikir sehingga memperoleh kesimpulan. Dari hasil penelitian yang dilakukan di dapatkan simpulan bahwa Mekanisme pelaksanaan Tabungan Tabungan Paket Lebaran dilakukan dengan cara mengisi formulir pendaftaran untuk pembukaan rekening dan membayar setoran awal Rp.300.000 serta pilihan paket yang diinginkan. Jangka waktu setoran 10 bulan dengan menggunakan akad muḍarabah. Akan tetapi di akhir pengambilan setoran, nasabah tidak mendapatkan bagi hasil Bank Syariah Way Kanan dan dalam tinjauan hukum ekonomi syariah, transaksi pengelolaan dana Tabungan Paket Lebaran itu boleh karena esensi dari pengelolaan dana tabungan lebaran sudah sesuai dan memenuhi unsur-unsur dari akad waḍi’ah ḍamanah. Pengelolaan dana tabungan dari pemodal dengan mitra kerja termasuk kedalam akad muḍarabah muṭlaqoh karena dalam praktikya membolehkan penggunaan modal usaha dalam mendapatkan kebebasan untuk melakukan apa saja yang dipandang dapat mewujudkan keuntungan buat mereka tanpa pembatasan jenis usaha, tempat, waktu, atau dengan siapa pengelola bertransaksi. Namun dalam prakteknya, belum adanya kejelasan bagian dari keuntungan bagi hasil yang diperoleh oleh Bank Syariah Way Kanan. Kata Kunci : Hukum Ekonomi Syariah, Tabungan, Paket Lebaran, Bank. ABSTRACT The implementation of Islamic economics has several problems that require further attention, especially related to the distribution of profits generated from Eid package savings. Based on the problems that the author observed at Bank Syariah Way Kanan, it is known that the bank has not benefited from the profit-sharing scheme of this Lebaran package savings. This is a serious problem, considering that one of the basic principles of Islamic economics is the fair distribution of profits between the bank as a fund manager and the customer as the owner of the funds. The formulation of the problem in this research is 1) How is the implementation mechanism of Hari Raya Savings at Bank Syariah Way Kanan? 2) How is the implementation of Hari Raya Savings at Bank Syariah Way Kanan from the perspective of Sharia Economic Law? This research uses a qualitative method that is descriptive analysis by using a field study system (field research) to get clearer information. The primary data source of this research is direct data collected from the source of the question, and uses secondary data, namely scientific papers, books and their contents which can be used as a basis for thinking so as to obtain conclusions. From the results of the research conducted, it was concluded that the implementation mechanism of the Lebaran Savings Package Savings is carried out by filling out a registration form to open an account and paying an initial deposit of Rp. 300,000 and the desired package options. The deposit period is 10 months using the mudharabah contract. However, at the end of the deposit withdrawal, the customer does not receive profit sharing from Bank Syariah Way Kanan and in the review of Islamic economic law, the transaction of managing the Lebaran Savings Package funds is permissible because the essence of managing the Lebaran savings funds is in accordance with and meets the elements of the waḍi'ah ḍamanah contract. Management of savings funds from investors with business partners is included in the muḍarabah muṭlaqoh contract because in practice it allows the use of business capital in obtaining the freedom to do anything that is considered to be able to realize profits for them without restrictions on the type of business, place, time, or with whom the manager transacts. However, in practice, there is no clarity about the portion of the profit sharing obtained by Bank Syariah Way Kanan. Keyword : Sharia Economic Law, Savings, Lebaran Package, Bank.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Jun 2025 02:54 |
| Last Modified: | 02 Jun 2025 02:54 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38519 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


