ASIH, INDRIANI (2025) PERBEDAAN KEPUASAN PERNIKAHAN PADA SUAMI DAN ISTRI YANG MENIKAH MUDA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kepuasan pernikahan antara suami dan istri yang menikah pada usia muda. Subjek dalam penelitian ini adalah 106 orang (53 pasang suami istri) yang menikah pada usia 19-21 tahun dan tidak berada dalam hubungan jarak jauh (LDM). Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala kepuasan pernikahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara suami dan istri dalam hal kepuasan pernikahan, dengan nilai rata-rata kepuasan istri (88,98) lebih tinggi dibandingkan suami (81,19), serta nilai signifikansi t = 3,459 pada taraf 0,01 (p < 0,01). Sementara itu, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara usia pernikahan dan tingkat kepuasan pernikahan (rxy = 0,152; p = 0,120). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor jenis kelamin berperan dalam persepsi kepuasan pernikahan, dan lamanya usia pernikahan belum tentu menjadi penentu utama kepuasan dalam fase awal kehidupan pernikahan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan komunikasi dan keterampilan pemecahan masalah bagi pasangan muda serta pengembangan penelitian lebih lanjut di tingkat kabupaten atau provinsi untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas dan representatif. Kata kunci: kepuasan pernikahan, pernikahan muda, suami istri, usia pernikahan, jenis kelamin. ABSTRACT This study aims to examine the differences in marital satisfaction between husbands and wives who married at a young age. The subjects were 106 individuals (53 married couples) aged 19–21 years and not in long-distance marriages (LDM). The sampling technique used was purposive sampling, and the instrument employed was a marital satisfaction scale. The analysis revealed a significant difference in marital satisfaction between husbands and wives, with the average satisfaction score of wives (88.98) being higher than that of husbands (81.19), and a significance value of t = 3.459 at the 0.01 level (p < 0.01). However, no significant correlation was found between the length of marriage and marital satisfaction (rxy = 0.152; p = 0.120). These findings suggest that gender plays a role in marital satisfaction perception, and the duration of marriage does not necessarily determine satisfaction in the early stage of marriage. This study recommends strengthening communication and problem-solving skills for young couples and encourages further research at the district or provincial level for broader and more representative insights. Keywords: marital satisfaction, early marriage, husband and wife, length of marriage, gender.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 28 May 2025 04:46 |
| Last Modified: | 28 May 2025 04:46 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38494 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


