Fani, Aturohma and Intan, Islamia and Nugroho, Arief Setiawan GAMBARAN MAKNA HIDUP ANALISIS PERSPEKTIF REMAJA BROKEN HOME YANG TINGGAL DENGAN KAKEK ATAU NENEK. ENLIGHTEN : Jurnal Bimbingan Konseling Islam.
|
PDF
Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Remaja dari keluarga broken home sering menghadapi tantangan psikologis dan sosial yang kompleks, terutama ketika tinggal bersama kakek atau nenek sebagai pengasuh utama. Penelitian ini mengeksplorasi makna hidup remaja broken home yang tinggal dengan kakek atau nenek sebagai pengasuh pengganti. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tiga remaja disalah satu desa yang ada di OKU Timur dan di Kota Bandar Lampung. Studi ini menemukan bahwa remaja broken home yang tinggal dengan kakek atau nenek memiliki gambaran makna hidup yang berbeda-beda, namun makna hidup itu dapat dicapai dengan; (1) membangun ketahanan diri, (2) beradaptasi terhadap perubahan, (3) adanya rasa tanggung jawab, (4) dukungan sosial, (5) spiritualitas, dan (6) kemandirian. Meskipun menghadapi tantangan, mereka berusaha untuk tetap bersikap positif dan fokus pada hal-hal yang dapat mereka kendalikan. Penelitian ini menyoroti pentingnya dukungan sosial, pemahaman diri, dan spiritual dalam membantu remaja mengatasi kesulitan hidup dan membangun makna hidup yang positif. Kata Kunci: Remaja, Broken Home, Makna Hidup. ABSTRACT Adolescents from broken home families often face complex psychological and social challenges, especially when living with grandparents as primary caregivers. This study explores the meaning of life of broken home adolescents living with grandparents as substitute caregivers. Using descriptive qualitative methods, data were collected through interviews and observations with three adolescents in one village in East OKU and in Bandar Lampung City. This study found that broken home adolescents living with grandparents have different descriptions of the meaning of life, but the meaning of life can be achieved by; (1) building resilience, (2) adapting to change, (3) a sense of responsibility, (4) social support, (5) spirituality, and (6) independence. Despite the challenges they face, they try to remain positive and focus on the things they can control. This study highlights the importance of social support, self-understanding and spirituality in helping adolescents overcome life difficulties and build a positive meaning of life. Keywords: Adolescents, Broken Home, Meaning Of Life.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 22 May 2025 02:31 |
| Last Modified: | 22 May 2025 02:31 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


