PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENANAMKAN PEMAHAMAN BAHAYA SEKS BEBAS PADA PESERTA DIDIK di SMPN 20 GUNUNG TERANG TULANG BAWANG BARAT

TIARA, PEBRI UTARI (2025) PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DALAM MENANAMKAN PEMAHAMAN BAHAYA SEKS BEBAS PADA PESERTA DIDIK di SMPN 20 GUNUNG TERANG TULANG BAWANG BARAT. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 2 dapus.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of full skripsi tiara 1-5.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan adanya permasalahan menyimpang kearah seks bebas seperti kurangnya etika dalam bergaul, kurangnya perhatian orangtua, seks bebas yang tidak sewajarnya dilakukan seorang peserta didik, dengan keadaaan ini guru banyak mengeluh perserta didik yang sudah terjerumus kearah seks bebas. Dan dalam AL-Qur`an Allah melarang manusia untuk mendekati zina dan pergaulan bebas.Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah perencanaan dan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam pelaksanaan layanan bimbingan konseling kelompok dalam menanamkan pemahaman bahaya seks bebas pada peserta didik di SMP Negeri 20 Gunung Terang Tulang Bawang Bara dikelas VIII. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tahapan perencanaan dan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dalam menanamkan pemahaman bahaya seks bebas pada peserta didik di SMPN 20Tulang Bawang Barat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif serta menggunakan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Proses pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis secara deskriptif menggunakan, reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion and verification). Dari hasil penelitian memberikan pemahaman tentang bahaya seks bebas ini merupakan pengetahun yang sangat penting bagi perserta didik khususnya untuk perserta didik sekolah menengah pertama yang merupakan masa pubertas, sehingga rasa ingin tahu yang berlebihan tanpa adanya pemahaman dapat membuat ia mendapatkan pemahaman yang tidak tepat akan berdampak buruk bagi masa depanya. Melalui layanan bimbingan kelompok yang dilakukan oleh guru BK untuk itu pendidikan seks sangat perlu ditanamkan untuk memberikan pengetahuan ilmu sesuai dengan ajaran agama dan norma norma yang ada sehingga perserta didik dapat memiliki pemahaman bahaya seks bebas. Adapun faktor pendukung dan hambatan dalam penanaman pendidikan seks perserta didik salah saunya guru BK yang ada saat itu bukan guru sesuai bidangnya. Selain itu tidak terlepas dari fasilitas yang digunakan dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling yang kurang efektif Tahap perencanaan mengidentifikasi masalah dan tujuan dalam layanan bimbingan kelompok, menyusun materi dan rencana pelaksanaan layanan, serta fasilitas yang dibutuhkan dalam pelaksanaan layanan. Tahap pelaksanaan pembukaan perkenalan dan menyampaikan tujuan pelaksanaan layanan bimbingan kelompok. Kegiatan inti atau melaksanakan sesi bimbingan yang memuat penjelasan materi, diskusi kelompok dan interktif dari perserta didik. Dan yang terakhir penutup dimana penutup ini memuat evaluasi dari materi yang sudah dijelaskan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perserta didik memahami materi yang sudah disampaikan Kata Kunci: Pelaksanaan Layanan Informasi, Bimbingan Kelompok, Pemahaman, Bahaya, Seks Bebas iii ABSTRACT Based on the problems of deviating towards free sex such as lack of ethics in socializing, lack of attention from parents, free sex that is not appropriate for students, with this situation many teachers complain that students have fallen into free sex. And in the Koran, Allah forbids humans from approaching adultery and promiscuity. The problem formulation in this research is the planning and implementation of group guidance services in the implementation of group counseling services in instilling an understanding of the dangers of free sex in students at SMP Negeri 20 Gunung Terang Tulang Bawang Bara in class VIII. The aim of this research is to determine the planning and implementation stages of group guidance services in instilling an understanding of the dangers of free sex in students at SMPN 20 Tulang Bawang Barat. This research uses qualitative research methods with a qualitative descriptive approach and uses field research. The data sources used are primary and secondary data. The data collection process uses interview, observation and documentation techniques. The data was analyzed descriptively using data reduction, data display, conclusion and verification. From the results of the research, it provides an understanding of the dangers of free sex. This is very important knowledge for students, especially for junior high school students who are at puberty, so excessive curiosity without understanding can result in them getting an incorrect understanding which will have a bad impact. for the future. Through group guidance services carried out by guidance and counseling teachers, sex education really needs to be instilled to provide scientific knowledge in accordance with religious teachings and existing norms so that students can have an understanding of the dangers of casual sex. As for the supporting factors and obstacles in instilling sex education in students, one of the guidance and counseling teachers who were available at that time were not teachers in their field. Apart from that, it cannot be separated from the fact that the facilities used in the implementation of guidance and counseling are less effective. The planning stage identifies problems and objectives in group guidance services, prepares materials and service implementation plans, as well as the facilities needed to implement services. The implementation stage is opening introductions and conveying the objectives of implementing group guidance services. Core activities or carrying out guidance sessions which include material explanations, group discussions and interactive activities from students. And finally, the closing contains an evaluation of the material that has been explained. The aim is to find out the extent to which students understand the material that has been presented. Keywords: Implementation of Information Services, Group Guidance, Understanding, Danger, Free Sex

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 May 2025 07:27
Last Modified: 20 May 2025 07:27
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38381

Actions (login required)

View Item View Item