M., Aqil Labib Akmal (2025) ANALISIS MAS}LAH}AH MURSALAH TERHADAP PERKAWINAN BERDASARKAN HITUNGAN WETON (Studi Pada Masyarakat Pekon Landbaw Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Mayoritas masyarakat Jawa melaksanakan praktik-praktik ibadah dan muamalah tentu tidak lepas dari aturan tradisi dan adat yang berlaku, khususnya dalam urusan perkawinan yang tentu merupakan suatu ritual atau acara skaral, maka dalam perkawinan sebagian besar masih percaya dengan syarat mencocokan hitungan weton. Oleh karena itu, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik perkawinan yang dilakukan berdasarkan hitungan weton? dan bagaimana analisis mas}lah}ah mursalah terhadap perkawinan berdasarkan hitungan weton oleh masyarakat Pekon Landbaw Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus?. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui praktik perkawinan yang dilakukan berdasarkan hitungan weton dan untuk mengetahui analisis mas}lah}ah mursalah terhadap perkawinan berdasarkan hitungan weton oleh masyarakat Pekon Landbaw Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan teori yang berdasarkan konsep kafaah dalam pendekatan mas}lah}ah mursalah pada perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelitian atau olahan orang lain yang sudah menjadi bentuk buku, karya ilmiah, monografi, dan data lain menunjang penulisan skripsi ini. Semua data tersebut merupakan bahan bahan untuk mendeskripsikan praktik perkawinan berdasarkan hitungan weton masyarakat Pekon Landbaw Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perhitungan ramalan weton perkawinan yang dilakukan yaitu dengan hanya menjumlahkan neptu hari pasaran antara pasangan mempelai yang kemudian hasil dari penjumlahan tersebut memiliki arti atau ramalan tersendiri terjadi yang didasarkan pada kepercayaan masyarakat terhadap tradisi orang terdahulu dan keingintahuan kehidupan mereka setelah menikah agar dapat mereka jadikan sebagai sarana untuk memperkuat kehidupan rumah tangga mereka. Kedua, Analisis mas}lah}ah mursalah terhadap perkawinan berdasarkan perhitungan weton pada masyarakat dimana praktik ini dilihat dari segi manfaatnya bagi masyarakat, khususnya dalam hal kemaslahatan umum. Mengintegrasikan weton dengan kafaah dianggap membawa manfaat, sebab keseimbangan antara aspek spiritual-kultural dan moral-sosial dapat memperkuat komitmen pernikahan. Meskipun weton tidak berasal dari ajaran Islam, ia tidak bertentangan dengan prinsip agama jika tidak menimbulkan kerugian atau melanggar syariat Islam. Maka, hal ini merupakan suatu yang boleh atau sah dilakukan menurut sudut pandang mas}lah}ah mursalah. Kata kunci: Weton, Perkawinan, Mas}lah}ah Mursala. ABSTRACT The majority of Javanese people carry out religious practices and muamalah which are certainly inseparable from the rules of tradition and customs that apply, especially in matters of marriage which is certainly a ritual or sacred event, so in marriage most still believe in the requirement to match the weton calculation. Therefore, the problem in this study is how is the practice of marriage carried out based on the weton calculation? and how is the analysis of mas}lahah mursalah towards marriage based on the weton calculation by the people of Pekon Landbaw, Gisting District, Tanggamus Regency?. The purpose of this study was to determine the practice of marriage carried out based on the weton calculation and to determine the analysis of mas}lahah mursalah towards marriage based on the weton calculation by the people of Pekon Landbaw, Gisting District, Tanggamus Regency, by using a theory based on the concept of kafaah in the mas}lahah mursalah approach to marriage. This study uses a descriptive analytical field research method. Data collection techniques are observation, interviews and documentation. Primary data are obtained directly from respondents, while secondary data are obtained from research results or processed by other people that have become books, scientific works, monographs, and other data to support the writing of this thesis. All of these data are materials to describe marriage practices based on the weton calculations of the Pekon Landbaw community, Gisting District, Tanggamus Regency. The results of the study show that the practice of calculating the weton prediction of marriage is carried out by simply adding up the neptu of the market day between the bride and groom, which then the result of the addition has its own meaning or prediction that occurs based on people's beliefs in the traditions of their predecessors and their curiosity about their lives after marriage so that they can use it as a means to strengthen their household life. Second, Analysis of mas}lahah mursalah on marriage based on weton calculations in society where this practice is seen in terms of its benefits for society, especially in terms of public welfare. Integrating weton with kafaah is considered beneficial, because the balance between spiritual cultural and moral-social aspects can strengthen the commitment of marriage. Although weton does not come from Islamic teachings, it does not conflict with religious principles if it does not cause harm or violate Islamic law. So, this is something that is permissible or legitimate to do according to the perspective of mas}lahah mursalah. Keywords: Weton, Marriage, Mas}lah}ah Mursalah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 19 May 2025 03:55 |
| Last Modified: | 19 May 2025 03:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


