SEYLA, RISMAWATI (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TENTANG ZAKAT USAHA AYAM POTONG BROILER (Studi Pada Ayam Potong Broiler Supri Wiwik di Desa Bandar Jaya Timur). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Zakat yaitu salah satu ibadah yang diwajibkan bagi seluruh umat beragama islam. Zakat usaha perdagangan adalah zakat yang dikeluarkan dari harta perniagaan yaitu harta atau asset yang diperlu diperjual belikan untuk mendapat keuntungan. Zakat ini diwajibkan bagi umat muslim yang berprofesi ebagai pedagang. Namun pada kenyataannya praktik zakat usaha belum sesuai dengan ketentuan dan syarat sebagaimana yang disyariatkan agama Islam. Salah satunya yang terjadi pada usaha ayam potong broiler Supri Wiwik di Desa Bandar Jaya Timur Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Permasalahan dalam penelitian ini, adalah 1).bagaimana praktik zakat usaha ayam potong broiler studi pada ayam potong broiler Supri Wiwik di Desa Bandar Jaya Timur dan 2). Bagaimana Tinjauan hukum ekonomi syariah tentang zakat usaha ayam potong broiler studi pada ayam potong broiler Supri Wiwik di Desa Bandar Jaya Timur. Tujuan penelitian untuk 1). menggetahui praktik zakat usaha ayam potong broiler dan 2). mengetahuai tinjauan hukum ekonomi syariah pada zakat usaha ayam potong broiler. Jenis penelitian ini penelitian lapangan (field research) yaitu data penelitian ini diperoleh langsung dari lapangan (masyarakat). Dalam menggumpulkan data data yang dilakukan dengan wawancara dan observasi dengan pemilik usaha ayam potong serta karyawaan yang berkerja dan masyarakat setempat. Sedangkan sebagai awal pendekatan yang peneliti gunakan tersebut yakni penelitian yang bersifat kualitatif. Yang terjadi di dalam masyarakat terhadap pengeluaran zakat yang dilakukan pada ayam potong broiler Supri Wiwik di Desa Bandar Jaya Timur Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah. Berdasarkan hasil penelitian di lapangan ditemukan bahwa Pemilik usaha ayam potong broiler telah memenuhi syarat nishab dan haul dalam mengeluarkan zakat. Namun, dalam pelaksanaan praktik pembagian zakat yang dilakukan pada usaha ayam potong broiler masih belum sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman dalam usaha ayam potong broiler. Pemilik usaha hanya membagikan zakat berdasarkan perkiraan saja atau membagikannya secara cuma-cuma, tanpa perhitungan yang tepat sesuai Dengan aturan berzakat. Sehingga pembagian zakat yang diberikan kepada fakir miskin atau orang yang membutuhkan belum memenuhi ketentuan dalam berzakat yang sesuai dengan syariat Islam. Kata kunci : Zakat, zakat usaha, pengelolahan zakat. ABSTRACT Zakat is one of the obligatory worship for all Muslims. Zakat on trade businesses is zakat issued from business assets, namely assets or assets that need to be traded to make a profit. This zakat is obligatory for Muslims who work as traders. However, in reality, the practice of zakat on business is not in accordance with the provisions and conditions as prescribed by Islam. One of them happened in the broiler chicken business of Supri Wiwik in Bandar Jaya Timur Village, Terbanggi Besar District, Central Lampung Regency. The problem in this study is how the practice of zakat on broiler chicken businesses studies on Supri Wiwik's broiler chickens in Bandar Jaya Timur Village and How is the legal review of sharia economics on zakat on broiler chicken businesses studies on Supri Wiwik's broiler chickens in Bandar Jaya Timur Village. The purpose of the study was to find out the practice of zakat on broiler chicken businesses and to find out the legal review of sharia economics on zakat on broiler chicken businesses. This type of research is field research, namely the research data is obtained directly from the field (community). In collecting data, data is collected through interviews and observations with broiler chicken business owners and employees who work and the local community. While as an initial approach that the researcher uses, namely qualitative research. What happens in the community regarding zakat expenditures made on broiler chickens Supri Wiwik in Bandar Jaya Timur Village, Terbanggi Besar District, Central Lampung Regency. Based on the results of field research, it was found that broiler chicken business owners have met the nishab and haul requirements in paying zakat. However, in the implementation of the practice of distributing zakat carried out in broiler chicken businesses, it is still not in accordance with the provisions of Islamic law. This is due to a lack of understanding in the broiler chicken business. Business owners only distribute zakat based on estimates or distribute it for free, without proper calculations in accordance with the rules of zakat. So that the distribution of zakat given to the poor or people in need has not met the provisions of zakat in accordance with Islamic law. In the review of Islamic economic law, the provisions of zakat that must be met in paying zakat for the validity of the zakat issued, including sufficient nisab and haul. The majority of scholars agree that the nisab of trading commodities is 2.5%. Keywords : Zakat, business zakat, zakat management.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 May 2025 06:53 |
| Last Modified: | 07 May 2025 06:53 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38243 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


