ANA, FITRIA (2025) EKSPLORASI TUMBUHAN OBAT MASYARAKAT SUKU LAMPUNG DESA KOTA BARU KECAMATAN NEGERI AGUNG KABUPATEN WAY KANAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (15MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (18MB) |
Abstract
ABSTRAK Pengobatan tradisional erat hubungannya dengan budaya yang berlaku di masyarakat dan suku-suku bangsa di Indonesia. Kecenderungan masyarakat untuk kembali ke alam menyebabkan kebutuhan akan bahan obat alami terus meningkat. Oleh karena itu, pengadaan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku obat tradisional dari alam menjadi tantangan di masa depan. Untuk mengantisipasi hal tersebut dan mencegah kelangkaan bahan baku maka perlu dilakukan pengembangan dan pengelolaan potensi tumbuhan obat di setiap daerah dengan prinsip pelestarian tumbuhan obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat, cara pengelolaan tumbuhan obat dan cara pengobatannya, dan juga status konservasi tumbuhan. Metode yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara terstruktur dengan 7 informan kunci yang ditentukan menggunakan metode Purposive sampling dan 40 informan nonkunci yang ditentukan dengan metode Snowballl sampling. Hasil penelitian ini terdapat 33 jenis tumbuhan yang terdiri dari 23 famili yang dimanfaatkan sebagai obat oleh masyarakat suku Lampung. Famili yang paling banyak digunakan yaitu Zingiberaceaae (16%), Lamiaceae, Myrtaceae, dan Phyllanthaceae 4% dan dan untuk famili yang lain sebanyak 2%. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan yaitu daun (34%). Cara pengolahan tumbuhan obat tersebut paling banyak digunakan dengan cara direbus (46%). Berdasarkan status konservasinya jenis tumbuhan yang digunakan terdiri dari Not Evaluated (NE), Vulnerable (VU), Endangered (EN), Data Deficient (DD), dan Least Concern (LC). Kata Kunci : Eksplorasi, Suku Lampung, Tumbuhan Obat ii ABSTRACT Traditional medicine is closely related to the culture prevailing in society and ethnic groups in Indonesia. The tendency of society to return to nature causes the need for natural medicinal ingredients to continue to increase. Therefore, procurement to meet the needs of traditional medicinal raw materials from nature is a challenge in the future. To anticipate this and prevent the scarcity of raw materials, it is necessary to develop and manage the potential of medicinal plants in each region with the principle of preserving medicinal plants. The purpose of this study was to identify the types of plants used as medicine, how to manage medicinal plants and how to treat them, and also the conservation status of plants. The method used was descriptive qualitative research with data collection techniques in the form of observation, documentation, and structured interviews with 7 key informants determined using the Purposive sampling method and 40 non-key informants determined using the Snowball sampling method. The results of this study found 33 types of plants consisting of 23 families that are used as medicine by the Lampung tribe. The most widely used families are Zingiberaceae (16%), Lamiaceae, Myrtaceae, and Phyllanthaceae 4% and for other families as much as 2%. The most widely used part of the plant is the leaves (34%). The most widely used method of processing medicinal plants is by boiling (46%). Based on their conservation status, the types of plants used consist of Not Evaluated (NE), Vulnerable (VU), Endangered (EN), Data Deficient (DD), and Least Concern (LC). Keywords: Exploration, Lampung Tribe, Medicinal Plants
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Biologi |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 May 2025 06:31 |
| Last Modified: | 06 May 2025 06:31 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38215 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


