STRATEGI PEMBINAAN MUALLAF DALAM PENGUATAN KEIMANAN (Studi di Muallaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bandar Lampung

M., Dwi Septriansyah (2025) STRATEGI PEMBINAAN MUALLAF DALAM PENGUATAN KEIMANAN (Studi di Muallaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bandar Lampung. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI DWI BAB 1-2.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI DWI FULL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang ditemukan di Muallaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bandar Lampung adalah bahwa tidak semua muallaf mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga maupun orangtua mereka atas keputusan untuk menjadi muallaf, sehingga meskipun telah merasa nyaman memeluk agama Islam, namun godaan dan pengaruh dari luar diri muallaf seringkali menjadikan muallaf goyah pada keyakinannya. Berdasarkan beberapa permasalahan tersebut, seseorang yang baru saja memeluk agama islam, sangatlah penting baginya untuk mempelajari, mengetahui dan memahami agama yang baru dianutnya. Oleh karena itu seorang muallaf sangat perlu mengikuti pembinaan khusus untuk membantu proses memperkenalkan agama Islam dan memberi pemantapan dengan penuh keyakinan pada agama Islam yang baru dianutnya. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) bagaimana Strategi pembinaan muallaf dalam penguatan keimanan yang digunakan oleh Muallaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bandar Lampung? 2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam Strategi pembinaan muallaf dalam penguatan keimanan yang digunakan oleh Muallaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bandar Lampung? Sumber data penelitian berasal dari data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan analisis data kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan muallaf dalam penguatan keimanan di Muallaf Center Indonesia (MCI) Cabang Bandar Lampung dilaksanakan menggunakan tiga metode utama, yaitu metode perkenalan, bimbingan akidah, dan bimbingan motivasi. Metode perkenalan menjadi langkah awal untuk menciptakan kenyamanan dan membangun kedekatan emosional antara muallaf dengan pembimbing, sehingga memudahkan proses pembinaan selanjutnya. Bimbingan akidah berfungsi sebagai inti dari penguatan keimanan, dengan menanamkan pemahaman yang mendalam tentang tauhid dan rukun iman, sehingga membentuk keyakinan yang kokoh di hati muallaf. Sementara itu, bimbingan motivasi memberikan dorongan emosional dan spiritual yang membantu muallaf mengatasi keraguan, meningkatkan semangat, dan percaya diri dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslim. Ketiga metode ini saling melengkapi, mencerminkan teori keimanan yang menyatakan bahwa iman adalah keyakinan dalam hati, pengakuan melalui lisan, dan pengamalan melalui perbuatan. Dengan pendekatan ini, strategi pembinaan di MCI terbukti relevan dan efektif dalam membantu muallaf memperkuat keimanan mereka secara menyeluruh, baik secara spiritual, intelektual, maupun praktis dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Strategi Pembinaan, Muallaf, MCI. ABSTRACT The issue identified at the Muallaf Center Indonesia (MCI) Bandar Lampung Branch is that not all converts to Islam (muallaf) receive approval from their families or parents regarding their decision to embrace Islam. As a result, despite feeling comfortable with their new faith, external temptations and influences often cause them to waver in their beliefs. Given these challenges, it is crucial for new converts to learn, understand, and internalize the teachings of their newfound religion. Therefore, specialized guidance for muallaf is essential to introduce them to Islam and strengthen their faith with confidence. The research problem is formulated as follows: 1) What are the strategies employed by Muallaf Center Indonesia (MCI) Bandar Lampung Branch in strengthening the faith of muallaf? 2) What are the supporting and inhibiting factors in implementing these strategies? The study uses both primary and secondary data. Data collection methods include interviews and documentation. Data analysis is conducted using a qualitative descriptive approach. The research results indicate that the strategy for strengthening the faith of converts at the Muallaf Center Indonesia (MCI) Branch in Bandar Lampung is carried out using three main methods: the introduction method, aqidah guidance, and motivational guidance. The introduction method serves as an initial step to create comfort and build emotional closeness between the converts and the mentors, thereby facilitating the subsequent guidance process. Aqidah guidance acts as the core of faith strengthening by instilling a deep understanding of tauhid (the oneness of God) and the pillars of faith, forming a solid belief in the hearts of the converts. Meanwhile, motivational guidance provides emotional and spiritual support that helps converts overcome doubts, increase enthusiasm, and build confidence in living as Muslims. These three methods complement each other, reflecting the theory of faith, which states that faith involves belief in the heart, acknowledgment through speech, and implementation through actions. Through this approach, the guidance strategy at MCI has proven to be relevant and effective in helping converts strengthen their faith comprehensively, both spiritually, intellectually, and practically in daily life. Keywords: Guidance Strategy, Muallaf, MCI.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 28 Apr 2025 03:31
Last Modified: 28 Apr 2025 03:31
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38155

Actions (login required)

View Item View Item