SULISTIA, MGS. Syamsurizal Nur (2025) PENERAPAN PENGGUNAAN MEDIA BOLA UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DI RA BINTANG ZHAFIRA. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkembangan motorik kasar anak usia dini, khususnya pada usia 5-6 tahun, merupakan aspek penting dalam pembelajaran dan pertumbuhan fisik mereka. Di RA Bintang Zhafira, kegiatan melempar dan menangkap bola telah diterapkan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar siswa. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar anak masih kurang aktif dan belum berani untuk terlibat sepenuhnya dalam kegiatan ini. Beberapa anak hanya berani memegang bola tetapi tidak melakukan gerakan melempar dan menangkap. Situasi ini dapat menghambat perkembangan motorik kasar mereka, yang sangat penting dalam fase bermain dan belajar. Data awal menunjukkan bahwa dari 21 siswa, 19% belum berkembang, 28% mulai berkembang, dan 53% berkembang sesuai harapan dalam keterampilan melempar, sedangkan untuk menangkap, 29% belum berkembang. Hal ini menandakan perlunya perhatian dan pendekatan yang lebih efektif dalam mengembangkan minat dan keberanian anak-anak dalam berpartisipasi aktif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan melempar dan menangkap bola serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak-anak di RA Bintang Zhafira. Dengan demikian, diharapkan dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan partisipasi dan keberanian anak dalam kegiatan fisik, yang akan mendukung perkembangan motorik mereka secara optimal. Pada penelitian ini metode yang digunakan yaitu Metode Penelitian Tindakan Kleas atau Classroom Action Research dengan model Kemmis dan Mc Taggart. Action Research mempunyai peranan yang penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran apabila diimplementasikan dengan baik dan benar. Penelitian tindakan kelas juga dapat dikatakan bahwa pihak yang terlibat dalam PTK mencoba untuk mengembangkan kemampuan serta mendeteksi dan memecahkan sebuah masalah-masalah yang terjadi dalam suatu pembelajaran dikleas melalui tindakan kelas bermakna yang diperhitungkan dapat memecahkan masalah atau dapat memperbaiki situasi kemudian serta cermat mengamati pelaksanaanbya untuk mengukur tindakan keberhasilan. Alat pengumpul data terdiri dari Observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data penelitian tindakan kelas terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diatas maka penelitian tindakan kelas iii yang telah dilaksanakan dari pra siklus sampai dengan siklus II, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan. Hal tersebut dapat dilihat pada peningkatan pada setiap siklus, pembelajaran permainan media lempar tangkap bola, yang ditandai naiknya presentase dari pra siklus sampai akhir pada siklus II diatas hasil berdasarkan dari perbandingan grafik presentase pra siklus, siklus I siklus II. Pada pra siklus di ketahui belum ada yang mencapai ketuntasan pembelajaran dengan katagori berkembang sangat baik dan rata-rata presentasenya 31%, kemudian pada siklus I pertemuan ke-1 38%, siklus I pertemuan ke-2 44%, dan siklus I pertemuan 3 50% pada siklus I rata- rata anak masih mulai berkembang dan belum mencapai nilai ketuntasan. Pada siklus II mengalami peningkatan, secara keseluruhan siklus II pertemuan I menjadi 56% dan siklus II pertemuan ke-II mengalami peningkatan menjadi 63%, dan pada pertemuan ke-III meningkat sangat pesat, menjadi 76% dengan katagori berkembang sangat baik, yang dapat diartikan bahwa meningkatkan pemahaman pembelajaran permainan media lempar tangkap bola anak sudah memenuhi kreterian ketuntasan yaitu diatas 70%. Kata Kunci: Penerapan, Media Bola Kemampuan Motorik Kasar iv ABSTRACT The development of gross motor skills in early childhood, especially at the age of 5-6 years, is an important aspect in their learning and physical growth. At RA Bintang Zhafira, throwing and catching ball activities have been implemented with the aim of improving students' gross motor skills. However, the results of observations show that most children are still less active and do not dare to be fully involved in this activity. Some children only dare to hold the ball but do not do throwing and catching movements. This situation can hinder their gross motor development, which is very important in the playing and learning phase. Initial data shows that out of 21 students, 19% have not developed, 28% are starting to develop, and 53% are developing as expected in throwing skills, while for catching, 29% have not developed. This indicates the need for more effective attention and approaches in developing children's interest and courage in actively participating. Therefore, this study aims to evaluate throwing and catching ball activities and identify factors that influence the development of children's gross motor skills at RA Bintang Zhafira. Thus, it is hoped that solutions can be found to increase children's participation and courage in physical activities, which will support their motor development optimally. In this research, the method used is the Kleas Action Research Method or Classroom Action Research with the Kemmis and Mc Taggart models. Action Research has an important role in improving the quality of learning if implemented properly and correctly. Classroom action research can also be said that the parties involved in PTK try to develop abilities and detect and solve problems that occur in a classroom lesson through meaningful classroom actions that are calculated to solve the problem or improve the situation later and carefully observe the implementation to measure action of success. Data collection tools consist of observation, tests and documentation. Analysis of classroom action research data consists of four stages, namely planning, implementing actions, observing and reflecting. Based on the results of the study, it shows that Based on the results of the study and the discussion above, the classroom action research that has been carried out from the pre-cycle to cycle II, each cycle consists of 3 meetings. This can be seen in the increase in each cycle, learning the ball throwing and catching media game, which is marked by an increase in the percentage from the pre-cycle to the end of cycle II above the results based on the comparison of the pre-cycle v percentage graph, cycle I cycle II. In the pre-cycle it is known that no one has achieved learning completion with the category of developing very well and the average percentage is 31%, then in cycle I meeting 1 38%, cycle I meeting 2 44%, and cycle I meeting 3 50% in cycle I the average child is still starting to develop and has not achieved the completion value. In cycle II there was an increase, overall cycle II meeting I became 56% and cycle II meeting II experienced an increase to 63%, and in the third meeting it increased very rapidly, to 76% with a very good development category, which can be interpreted that increasing the understanding of children's ball throwing and catching media game learning has met the criteria for completeness, namely above 70%. Keywords: Implementation, Media Ball Gross Motor Skills
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 24 Apr 2025 05:05 |
| Last Modified: | 24 Apr 2025 05:05 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38138 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


