PERUBAHAN SOSIAL KEAGAMAAN PASCA KONFLIK TANAH WAKAF DI MASYARAKAT DESA BANJAR NEGERI KECAMATAN GUNUNG ALIP KABUPATEN TANGGAMUS

WINA, APRIANI (2025) PERUBAHAN SOSIAL KEAGAMAAN PASCA KONFLIK TANAH WAKAF DI MASYARAKAT DESA BANJAR NEGERI KECAMATAN GUNUNG ALIP KABUPATEN TANGGAMUS. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI ACC CETAK WINA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Perubahan sosial keagamaan sering kali terjadi sebagai respons terhadap dinamika konflik dalam masyarakat, termasuk konflik terkait tanah wakaf. Tanah wakaf memiliki nilai religius dan sosial yang tinggi, berfungsi sebagai aset umat untuk mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, atau sosial. Dalam desa banjar negeri, konflik disebabkan perbedaan pendapat dalam pengolahan tanah wakaf antara dua kelompok yang bertentangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penyelesaian dan bentuk perubahan sosial keagamaan yang terjadi pada masyarakat Desa Banjar Negeri. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif, yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai fenomena yang sedang diteliti, yaitu penyelesaian konflik tanah wakaf di Desa Banjar Negeri. Pendekatan kualitatif dipilih karena sesuai untuk mengungkap dinamika sosial dan interaksi kompleks antarindividu serta kelompok yang terlibat dalam konflik tersebut. Dalam proses pengumpulan data, peneliti menggunakan tiga metode utama, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung di lapangan untuk mengamati interaksi antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, wawancara mendalam dilakukan dengan berbagai informan kunci, seperti tokoh agama, pemimpin adat, aparat desa, warga. Dokumentasi menjadi sumber data tambahan yang penting dalam penelitian ini. Peneliti mengumpulkan dokumen resmi, seperti foto-foto, rekaman video, dan dokumen lain yang relevan Data yang telah dikumpulkan melalui ketiga metode tersebut kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian konflik tanah wakaf di Desa Banjar Negeri dilakukan melalui pendekatan koersif yaitu konsolidasi, mediasi, dan détente. Konsolidasi dilakukan dengan membangun kepercayaan di antara pihak-pihak yang bersengketa, memperkuat norma sosial yang mendukung penyelesaian konflik secara damai, serta membentuk jaringan sosial yang melibatkan tokoh masyarakat, dan lembaga adat. Mediasi berperan penting dalam mempertemukan pihak-pihak terkait untuk mencari solusi bersama, di mana peran mediator, seperti tokoh agama dan tokoh masyarakat, menjadi kunci dalam menciptakan dialog yang konstruktif. Pendekatan détente dilakukan melalui komunikasi intensif dan upaya mengurangi prasangka antara pihak-pihak yang berselisih.Bentuk perubahan sosial keagamaan, yang termasuk dalam perubahan sosial realistis yaitu penguatan nilai-nilai keagamaan, revitalisasi fungsi tempat ibadah, peningkatan aktivitas sosial berbasis agama, dan pembentukan generasi muda yang religius serta berdaya saing. Dampak dari perubahan sosial pasca konflik dapat bersifat positif maupun negatif. Oleh karena itu, diperlukan landasan nilai dan norma yang dapat membimbing masyarakat dalam menghadapi perubahan sosial yang semakin cepat. Kata kunci: perubahan sosial, konflik masyarakat, tanah wakaf, keagamaan. ABSTRACT Socio-religious changes often occur in response to the dynamics of conflict in society, including conflicts related to waqf land. Waqf land has high religious and social value, functioning as an asset for the community to support religious, educational, or social activities. In the village of Banjar Negeri, the conflict was caused by differences of opinion in the management of waqf land between two conflicting groups. This study aims to analyze how the resolution and form of socio-religious change that occurred in the community of Banjar Negeri Village. This research employs a qualitative descriptive approach designed to provide a deep understanding of the phenomena being studied, specifically the resolution of waqf land conflicts in Banjar Negeri Village. A qualitative approach was chosen to uncover the social dynamics and complex interactions between individuals and groups involved in the conflict. Data collection utilized three main methods: observation, interviews, and documentation. Observations were conducted directly in the field to observe interactions between conflicting parties. In-depth interviews were held with key informants, such as religious leaders, traditional leaders, village officials, and residents. Documentation provided additional data through official documents, photographs, video recordings, and other relevant materials. Data gathered through these methods were analyzed using source triangulation techniques. in The findings revealed that the resolution of waqf land conflicts Banjar Negeri Village was achieved through consolidation, mediation, and détente approaches. Consolidation involved building trust among disputing parties, strengthening social norms that support peaceful conflict resolution, and forming social networks that engaged community leaders and traditional institutions. Mediation played a key role in bringing relevant parties together to find joint solutions, with mediators such as religious and community leaders facilitating constructive dialogue. The détente approach was implemented through intensive communication and efforts to reduce prejudice among disputing parties. Moreover, Banjar Negeri Village experienced significant social changes, including the strengthening of religious values, revitalization of places of worship, increased religious-based social activities, and the development of a religious and competitive younger generation. The social changes resulting from the post-conflict period can have both positive and negative impacts. Therefore, it is necessary to establish values and norms that guide the community in navigating rapid social changes. Keywords: social change, community conflict, waqf land, religion.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 22 Apr 2025 03:59
Last Modified: 22 Apr 2025 03:59
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38109

Actions (login required)

View Item View Item