PESAN DAKWAH TENTANG SYIRIK DALAM FILM “SIJJIN” KARYA HADRAH DAENG RATU (Study Analisis Semiotika Teori Roland Barthes)

FAUZAN, AL DJABAR (2025) PESAN DAKWAH TENTANG SYIRIK DALAM FILM “SIJJIN” KARYA HADRAH DAENG RATU (Study Analisis Semiotika Teori Roland Barthes). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 FAUZAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI FAUZAN AL DJABAR.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Film Sijjin menyajikan pesan dakwah yang kuat terkait dengan bahaya syirik, yakni praktik menyekutukan Allah dalam berbagai bentuk kepercayaan dan ritual yang menyimpang dari ajaran Islam. Dalam film ini, karakter Irma berjuang dengan keinginannya untuk mendapatkan cinta Galang melalui jalan yang salah, yaitu mengunjungi dukun untuk memanfaatkan kekuatan gaib. Melalui narasi yang dibangun, film ini mengajak penonton untuk memahami konsekuensi spiritual dan moral dari tindakan syirik, yang tidak hanya merusak hubungan seseorang dengan Tuhan, tetapi juga dapat mengakibatkan penyesalan yang mendalam. Scene-scene yang terjadi menyoroti kesadaran akan bahaya tempat-tempat yang dianggap sesat dan praktik-praktik yang melibatkan kekuatan gaib. Sijjin tidak hanya berfungsi sebagai karya hiburan, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang menekankan pentingnya tawakkal kepada Allah dan menjauhi segala bentuk syirik. Pesan dakwah dalam film ini relevan dengan konteks kehidupan sehari-hari, mengingat banyak individu masih terjebak dalam praktik praktik yang bertentangan dengan prinsip tauhid. Dengan demikian, berdasarkan penlitian Film Sijjin dapat memperkuat pemahaman tentang akidah dan mendorong penonton untuk menjauhkan diri dari praktik-praktik yang bisa merusak iman, sekaligus memperkuat hubungan mereka dengan Allah. Kata Kunci: Pesan Dakwah, Syirik, Semiotika Roland Barthes, Film Sijjin. ABSTRACT The film Sijjin presents a strong da'wah message regarding the dangers of shirk, namely the practice of associating partners with Allah in various forms of beliefs and rituals that deviate from Islamic teachings. In this film, the character Irma struggles with her desire to get Galang's love through the wrong path, namely visiting a shaman to harness supernatural powers. Through a constructed narrative, this film invites the audience to understand the spiritual and moral consequences of shirk, which not only damages a person's relationship with God, but can also result in deep regret. The scenes that occur highlight awareness of the dangers of places that are considered heretical and practices that involve supernatural powers. Sijjin not only functions as a work of entertainment, but also as an educational tool that emphasizes the importance of relying on Allah and avoiding all forms of shirk. The message of da'wah in this film is relevant to the context of everyday life, considering that many individuals are still trapped in practices that are contrary to the principle of monotheism. Thus, based on research, the Sijjin Film can strengthen understanding of faith and encourage viewers to distance themselves from practices that can damage faith, while strengthening their relationship with Allah. Keywords: Da'wah message, Shirk, Roland Barthes Semiotics, Sijjin Film.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Apr 2025 02:31
Last Modified: 16 Apr 2025 02:31
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38063

Actions (login required)

View Item View Item