PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP CALON PENGANTIN WANITA YANG DIPINGIT DALAM WAKTU TERTENTU SEBELUM AKAD DALAM ADAT LAMPUNG (Studi Kasus di Desa Negara Ratu Wates Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran)

HELIN, PUTRI ADE AGUSTIN (2025) PANDANGAN HUKUM ISLAM TERHADAP CALON PENGANTIN WANITA YANG DIPINGIT DALAM WAKTU TERTENTU SEBELUM AKAD DALAM ADAT LAMPUNG (Studi Kasus di Desa Negara Ratu Wates Kec. Tegineneng Kab. Pesawaran). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN V.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK HELIN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Dalam adat Lampung, terdapat istilah sembambangan atau larian, yaitu tradisi di mana seorang bujang (meghanai) membawa lari gadis (muli) secara sembunyi-sembunyi ke rumah pihak laki-laki. Setelah itu, pihak laki laki memberi kabar kepada keluarga gadis bahwa ia akan dikurung di rumah tersebut untuk waktu yang tidak ditentukan, bahkan bisa berbulan-bulan. Selama masa itu, gadis tersebut akan didandani dengan perhiasan dan perlengkapan adat Lampung sebagai persiapan menjadi pengantin. Dari penjelasan tersebut maka hal yang menjadi problematika adalah ketika calon pengantin wanita yang dikurung selama berbulan-bulan dalam rumah pihak laki-laki. Dengan adanya hal ini di khawatirkan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti dapat bertemu bebas setiap hari karena mereka tinggal dalam satu atap dan dapat berbuat zina. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana praktik calon pengantin wanita yang dipingit dalam waktu tertentu sebelum akad dalam adat Lampung di Desa Negara Ratu Wates Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran? dan bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktik calon pengantin wanita yang dipingit dalam waktu tertentu sebelum akad dalam adat Lampung di Desa Negara Ratu Wates Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran? Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dan bersifat deskriptif analisis. Data yang digunakan yaitu menggunakan data primer dan sekunder. Penentuan Informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yakni reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini bahwa pertama, pingitan dalam tradisi adat Lampung, khususnya di suku Abung di Desa Negara Ratu Wates, dilakukan dengan menempatkan calon pengantin wanita di rumah keluarga calon suami. Selama masa ini, ia harus mematuhi aturan adat, seperti tidak keluar tanpa pendamping dan menjaga jarak dengan calon suami, meski tetap bisa bertemu di bawah pengawasan keluarga dan tokoh adat. Tradisi ini bertujuan untuk mempererat hubungan keluarga, mempersiapkan pernikahan, serta menjaga kehormatan dan kesakralan prosesi. Kedua, Pandangan hukum Islam terhadap pingitan calon pengantin wanita dalam adat Lampung menganggapnya sebagai urf yang diterima dan tidak bertentangan dengan syariat. Praktik ini bertujuan menjaga kehormatan calon mempelai dan dilakukan di bawah pengawasan keluarga. Selama dilaksanakan berdasarkan musyawarah, kesepakatan, dan tanpa paksaan, pingitan sesuai dengan nilai keadaban dan etika dalam pernikahan. Kata kunci : Adat Lampung, Hukum Islam, Pingit. ABSTRACT In Lampung customs, there is a term sembambangan or larian, which is a tradition in which a bachelor (meghanai) secretly takes a girl (muli) to the groom's house. After that, the groom informs the girl's family that she will be locked up in the house for an unspecified time, even for months. During that time, the girl will be dressed up with jewelry and Lampung traditional equipment in preparation for becoming a bride. From this explanation, the problematic thing is when the prospective bride is locked up for months in the groom's house. With this, it is feared that undesirable things will happen, such as being able to meet freely every day because they live under one roof and can commit adultery. The formulation of the problem in this research is how is the practice of prospective brides who are secluded for a certain time before the marriage contract in Lampung customs in Negara Ratu Wates Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency? and what is the Islamic legal view on the practice of prospective brides who are secluded for a certain time before the marriage contract in Lampung customs in Negara Ratu Wates Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency? This type of research is field research and is descriptive analysis. The data used are primary and secondary data. Determination of Informants in this study used purposive sampling techniques. Data collection techniques in this study used observation, interviews and documentation. The data analysis methods used are data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study are that first, pingitan in the Lampung tradition, especially in the Abung tribe in Negara Ratu Wates Village, is carried out by placing the prospective bride in the house of the prospective husband's family. During this period, she must obey customary rules, such as not going out without a companion and keeping her distance from the prospective husband, although she can still meet under the supervision of the family and traditional leaders. This tradition aims to strengthen family relationships, prepare for marriage, and maintain the honor and sanctity of the procession. Second, the Islamic legal view of the pingitan of the prospective bride in Lampung customs considers it as an accepted urf and does not conflict with sharia. This practice aims to maintain the honor of the prospective bride and groom and is carried out under the supervision of the family. As long as it is carried out based on deliberation, agreement, and without coercion, pingitan is in accordance with the values of civility and ethics in marriage. Keywords: Lampung Customs, Islamic Law, Pingit.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 14 Apr 2025 04:33
Last Modified: 14 Apr 2025 04:33
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38017

Actions (login required)

View Item View Item