Fitra, Rama Dani (2025) TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM TERHADAP KETAHANAN KELUARGA DI LINGKUNGAN EKS LOKALISASI (Studi di Eks Lokalisasi Pemandangan Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Islam mengajarkan pada setiap keluarga untuk selalu membangun fondasi rumah tangga yang sakinah, penuh cinta dan kasih sayang. Namun, kenyataannya membangun sebuah keluarga yang harmonis tidaklah mudah. Salah satu persoalan keluarga yang bersumber dari luar keluarga yang dapat mengancam ketahanan keluarga adalah lingkungan luar keluarga yang kurang baik. Lingkungan eks lokalisasi misalnya, seperti halnya di kota Bandar Lampung tepatnya di Kecamatan Panjang. Banyak pengaruh buruk dan negatif yang terdapat di lingkungan eks lokalisasi yang dapat mengguncang ketahanan keluarga. Permasalahan dalam skripsi ini, yaitu bagaimana keluarga di lingkungan eks lokalisasi pemandangan Kecamatan Panjang menjaga ketahanan keluarganya dari ancaman dan pengaruh buruk lingkungan dan kegiatan prostitusi di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap ketahanan keluarga di lingkungan eks lokalisasi pemandangan kecamatan panjang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari informan penelitian mengenai ketahanan keluarga, sedangkan data sekunder berupa teori-teori dan norma hukum Islam serta data penunjang lainnya diperoleh dari kepustakaan. Semua data tersebut merupakan bahan-bahan untuk mendeskripsikan ketahanan keluarga pada masyarakat di lingkungan eks lokalisasi Pemandangan Kecamatan Panjang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 75% dari keluarga yang menjadi informan penelitian ini sudah memenuhi kriteria pada keluarga sakinah II, yaitu tidak terjadi perceraian, penghasilan keluarga melebihi kebutuhan pokok, memiliki tabungan, memiliki rumah sendiri, aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan, dan tidak terlibat dengan perkara yang melanggar hukum. Sedangkan 25% keluarga lainnya masih dalam kategori keluarga sakinah I dan belum memenuhi kriteria untuk di kategorikan keluarga sakinah II, yaitu masih sering meninggalkan salat wajib, keluarga kurang aktif dalam kegiatan keagamaan, dan masih terlibat dalam kegiatan prostitusi yang melanggar hukum. Kata kunci: Hukum Keluarga Islam, Ketahanan keluarga, Eks Lokalisasi. ABSTRACT Islam teaches every family to always build the foundation of a sakinah household, full of love and affection. However, the reality is that building a harmonious family is not easy. One of the family problems originating from outside the family that can threaten family resilience is the unfavorable environment outside the family. The ex localization environment, for example, as in the city of Bandar Lampung, precisely in Panjang Subdistrict. There are many bad and negative influences in the ex-localization environment that can shake family resilience. The problem in this thesis is how families in the ex localization environment in Panjang sub-district maintain their family resilience from the threats and bad influences of the surrounding environment and prostitution activities. The purpose of this research is to find out how Islamic law reviews family resilience in the ex localization environment of the long sub-district scenery. This research is a field research with data collection techniques using interviews and documentation. Primary data is obtained directly from research informants regarding family resilience, while secondary data in the form of theories and norms of Islamic law and other supporting data is obtained from the literature. All of these data are materials to describe family resilience in the community in the ex-localization environment of Panjang Subdistrict. The results of the study show that 75% of the families who became informants in this study have met the criteria for a sakinah II family, namely no divorce, family income exceeds basic needs, has savings, owns their own house, is active in community and religious activities, and is not involved in unlawful cases. While the other 25% of families are still in the category of sakinah family I and have not met the criteria to be categorized as sakinah family II, namely they still often leave the obligatory prayers, the family is less active in religious activities, and are still involved in unlawful prostitution activities. Keywords: Islamic Family Law, Family Resilience, Ex-Localization.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 11 Mar 2025 07:57 |
| Last Modified: | 11 Mar 2025 07:57 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37815 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


