RANI, ANNISA FEBRIANA (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP DAMPAK PERSELINGKUHAN DALAM KEHARMONISAN RUMAH TANGGA (Studi komparasi pemikiran Dadang Hawari dan Abdul Aziz Ahmad). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Perselingkuhan adalah bentuk ketidaksetiaan suami terhadap isteri atau sebaliknya. Hadirnya orang ketiga yaitu “WIL” (Wanita Idaman Lain) dan “PIL” (Pria Idaman Lain) dalam suatu rumah tangga merupakan indikasi adanya perselingkuhan. Meskipun hadirnya orang ketiga itu semula dirahasiakan, namun dengan berjalannya waktu pada akhirnya akan terkuk juga. Bila hal ini tidak terselesaikan, konsekuensinya adalah terjadinya perceraian. Adapun masalah masalah dalam penelitian ini mengenai Apa dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga menurut Dadang Hawari dan Abdul Aziz Ahmad dan Bagaimana solusi penyelesaian perselingkuhan dalam rumah tangga menurut Dadang Hawari dan Abdul Aziz Ahmad. Jenis penelitian ini studi pustaka bersifat yuridis normatif. Sumber data yang digunakan sumber data sekunder. Pengumpulan data metode studi naskah dengan mencatat semua mengenai tinjauan hukum islam terhadap dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga. Setelah semua data terkumpul, maka data tersebut diolah dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan selanjutnya ditarik kesimpulan secara deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Menurut Dadang Hawari dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga dapat menyebabkan yaitu kekerasan, stress, kecemasan, depresi, aib keluarga, disharmoni keluarga, balas dendam, penyakit kelamin dan perceraian. Sedangkan menurut Abdul Aziz Ahmad dampak perselingkuhan dalam keharmonisan rumah tangga dapat menyebabkan yaitu adanya rasa ketagihan, terkena berbagai penyakit kelamin, menurunnya perolehan rizki, rusaknya hubungan dengan keluarga dekat, pikiran menjadi kacau dan tidak tenang, ibadah tidak khusyu dan tidak terasa nikmat, merasa jauh dari Allah SWT, merasa dijauhi oleh orang-orang salih dan kehancuran karir dan penghidupan. Menurut Dadang Hawari tentang solusi penyelesaian perselingkuhan dalam rumah tangga yaitu analisa SWOT (Strength, Weakness, Opportunity dan Threat) yang merupakan terapi psikososial, konseling kepada dokter atau psikiater, psikoterapi, penyesuaian kembali, perubahan sikap, dan pemulihan kepercayaan. Sedangkan menurut Abdul Aziz Ahmad untuk solusi penyelesaian perselingkuhan dalam rumah tangga yaitu seperti keluar dari medan perselingkuhan, perketat ibadah malam (qiyam al-lail), mengurangi hal-hal yang nikmat, mendekatkan diri kepada keluarga, kasihanilah perselingkuhan, terapi pamungkas, dan hubungi konselor religi yang benar. Dalam hal ini Dadang Hawari merupakan psikiater yang melihat perselingkuhan dari sudut pandang medis dan psikologis. Menganalisis perselingkuhan sebagai masalah kesehatan jiwa yang dipengaruhi oleh faktor psikologis dan sosial. Dadang Hawari menekankan pentingnya solusi pencegahan perselingkuhan melalui pendekatan medis. Sedangkan Abdul Aziz Ahmad merupakan seorang penulis dan counselor masalah kejiwaan dan keluarga. Membahas perselingkuhan sebagai isu moral dan agama. Abdul Aziz Ahmad menekankan pentingnya solusi pencegahan perselingkuhan berdasarkan ajaran islam untuk menjaga keutuhan rumah tangga. Kata kunci : Perselingkuhan, Keharmonisan Rumah Tangga, Hukum Islam. ABSTRACT Infidelity is a form of infidelity of a husband to his wife or vice versa.The presence of a third person, namely "WIL" (Another Ideal Woman) and "PIL" (Another Ideal Man) in a household is an indication of infidelity. Although the presence of the third person was originally kept secret, but with the passage of time it will eventually bend as well. If this is not resolved, the consequence is divorce. The problems in this study are about what is the impact of infidelity in domestic harmony according to Dadang Hawari and Abdul Aziz Ahmad and how to solve the solution of infidelity in the household according to Dadang Hawari and Abdul Aziz Ahmad. This type of research is a normative juridical literature study. The data secondary data sources. Data collection of the manuscript study method by recording everything about the review of Islamic law on the impact of infidelity in domestic harmony. After all the data is collected, the data is processed and analyzed in a qualitative descriptive manner and then deductive conclusions are drawn. The results of the study show that according to Dadang Hawari, the impact of infidelity in domestic harmony can cause, namely violence, stress, anxiety, depression, family disgrace, family disharmony, revenge, venereal diseases and divorce. Meanwhile, according to Abdul Aziz Ahmad, the impact of infidelity in domestic harmony can cause, namely addiction, exposure to various venereal diseases, decreased income of wealth, damage to relationships with close family, confusion and unrest, worship is not solemn and does not feel favorable, feeling far from Allah SWT, feeling shunned by righteous people and destruction of career and livelihood. According to Dadang Hawari, the solution to domestic infidelity is SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threat) analysis which is psychosocial therapy, counseling to a doctor or psychiatrist, psychotherapy, readjustment, attitude change, and trust recovery. Meanwhile, according to Abdul Aziz Ahmad, the solution to domestic infidelity is such as getting out of the field of infidelity, tightening night worship (qiyam al-lail), reducing pleasant things, getting closer to family, have mercy on infidelity, ultimate therapy, and contact the right religious counselor. In this case, Dadang Hawari is a psychiatrist who sees infidelity from a medical and psychological point of view. Analyze infidelity as a mental health problem that is influenced by psychological and social factors. Dadang Hawari emphasized the importance of solutions to prevent infidelity through a medical approach. Meanwhile, Abdul Aziz Ahmad is a writer and counselor on psychiatric and family issues. Discussing infidelity as a moral and religious issue. Abdul Aziz Ahmad emphasized the importance of solutions to prevent infidelity based on Islamic teachings to maintain the integrity of the household. Keyword: Infidelity, Domestic Harmony, Islamic Law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 Mar 2025 02:31 |
| Last Modified: | 07 Mar 2025 02:31 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37744 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


