MUHAMMAD, SANI HAFIZ (2025) UPAYA YAYASAN CITRA BARU DALAM PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI KECAMATAN SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penyandang disabilitas juga merupakan bagian masyarakat, yang berarti para penyandang disabilitas juga memiliki hak untuk bisa berpartisipasi, tetapi para penyandang disabilitas dipandang sebelah mata oleh masyarakat lainnya karena memiliki kecacatan fisik. Peran lembaga sangatlah penting. Lembaga pemberdayaan khusus untuk penyandang disabilitas lah yang sang sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang memiliki kecacatan fisik, agar individu yang memiliki kecacactan fisik tetap bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan dan melatih keahlian yang bisa individu lakukan. Yayasan Citra Baru Lampung merupakan salah satu wadah bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan diri dengan baik. Yayasan Citra Baru adalah sebuah lembaga sosial non pemerintah yang mewadahi para penyandang disabilitas yang berada didaerah Lampung, selain memiliki program rehabilitasi medis bagi penyandang disabilitas, di yayasan ini juga memberikan pelatihan kursus keterampilan yang diberikan bagi penyandang disabilitas di Yayasan Citra Baru Lampung yang masih ada hingga saat ini adalah kursus tata busana dan keterampilan menjahit. Rumusan permasalahan penelitian ini yakni, bagaimana upaya Yayasan Citra Baru dalam pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan menjahit? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekuder. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: upaya Yayasan Citra Baru dalam pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan keterampilan menjahit, terlaksana dengan baik dan mampu menghasilkan penyandnag disabilitas yang berdaya. Hal ini dapat dilihat dari capaian indikator pemberdayaan yang meliputi, adanya tingkat kesadaran dan keinginan untuk berubah (power to), adanya peningkatan kemampuan meningkatkan kapasitas untuk memperoleh akses (power whiten) dari tidak bisa menjahit menjadi bisa menjahit, adanya peningkatan kemampuan menghadapi hambatan (power over) dari awalnya terhambat karena kepercayaan diri yang rendah, menjadi memiliki kepercayaan diri karena mampu melakukan hal yang dilkaukan oleh orang normal pada umumnya dan mampu menghasilkan produk yang bernilai ekonomis, dan adanya peningkatan kemampuan kerjasama dan solidaritas (power with), selama kegiatan pelatihan berlangsung peserta dapat saling bekerja secara tim, saling bertnya dan membangun kerjasama sehingga mmapu menguasai materi yang diberikan oleh pelatih dan menghasilkan produk jahitan yang berkualitas. Kata Kunci: Pemberdayaan, Penyandang Disabilitas, Yayasan Citra Baru. ABSTRACT People with disabilities are also part of society, which means that people with disabilities also have the right to participate, but people with disabilities are looked down upon by other communities because they have physical disabilities. The role of institutions is very important. Special empowerment institutions for people with disabilities are really needed by people who have physical disabilities, so that individuals who have physical disabilities can still work to meet their needs and train skills that the individual can do. Citra Baru Lampung Foundation is a forum for people with disabilities to develop themselves well. The Citra Baru Foundation is a non-government social organization that accommodates people with disabilities in the Lampung area. Apart from having a medical rehabilitation program for people with disabilities, this foundation also provides skills training courses for people with disabilities at the Citra Baru Lampung Foundation which still exists today. Currently it is a fashion design and sewing skills course. The formulation of the research problem is, what are the Citra Baru Foundation's efforts to empower people with disabilities through sewing skills training? The research method used is qualitative research using a descriptive approach. Data collection was carried out through interviews, observation and documentation. The data sources used are primary data and secondary data. Data analysis uses qualitative descriptive analysis. The conclusion of this research is: the Citra Baru Foundation's efforts to empower people with disabilities through training in sewing skills were carried out well and were able to produce empowered people with disabilities. This can be seen from the achievements of empowerment indicators which include, the existence of a level of awareness and desire to change (power to), an increase in the ability to increase capacity to gain access (power whiten) from not being able to sew to being able to sew, an increase in the ability to face obstacles (power over) from initially being hampered by low self confidence, to having self-confidence because of being able to do things that normal people do in general and being able to produce products of economic value, and there is an increase in the ability to cooperate and solidarity (power with), during the training activities. Participants can work as a team, ask each other questions and build cooperation so that they are able to master the material provided by the trainer and produce quality stitched products. Keywords: Empowerment, People with Disabilities, Citra Baru Foundation.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pengembangan Masyarakat Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Mar 2025 04:03 |
| Last Modified: | 06 Mar 2025 04:03 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


