IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 26 TAHUN 2020 PASAL 27 AYAT 1 HURUF D TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT SERTA PELINDUNGAN MASYARAKAT PADA TUGAS DAN FUNGSI SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT PERSEPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYAH SYARI’AH (Study Kelurahan Rajabasa Nyunyai Kota Bandar Lampung)

MAHESA, DJAYA ATMAJA (2025) IMPLEMENTASI PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 26 TAHUN 2020 PASAL 27 AYAT 1 HURUF D TENTANG PENYELENGGARAAN KETERTIBAN UMUM DAN KETENTERAMAN MASYARAKAT SERTA PELINDUNGAN MASYARAKAT PADA TUGAS DAN FUNGSI SATUAN PERLINDUNGAN MASYARAKAT PERSEPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYAH SYARI’AH (Study Kelurahan Rajabasa Nyunyai Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 MAHESA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK MAHESA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) memiliki peran penting dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat. Namun, di Kelurahan Rajabasa Nyunyai, Kota Bandar Lampung, masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti kriminalitas yang meresahkan warga. Pada status quo masi ada pencurian motor pada lingkungan kelurahan Rajabasa Nyunyai Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi tugas dan fungsi Satlinmas berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 26 Tahun 2020 Pasal 27 Ayat 1 Huruf D dalam perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syari’ah. Berdasarkan permasalahan yang tertuang di atas, penulis membuat dua rumusan masalah: (1) Bagaimana peranan satuan perlindungan masyarakat dalam mewujudkan ketentraman, keamanan dan ketertiban di Kelurahan Rajabasa-Nyunyai Kota Bandar Lampung. (2) Bagaimana peranan satuan perlindungan masyarakat dalam mewujudkan ketentraman, keamanan dan ketertiban di Kelurahan Rajabasa-Nyunyai Kota Bandar Lampung Persepektif Fiqh Siyāsah Tanfidziyah Syari’ah. Penelitian ini menggunakan teori Fiqh Siyasah yang difokuskan lagi ke dalam Fiqh Siyasah Tanfidziyah. Metode penelitian adalah tata cara bagaimana suatu penelitian itu dilaksanakan. Agar sistematis dan akurat dalam mencapai tujuan maka metode penelitian yang di gunakan adalah penelitian lapangan (Field Research). Teknik pengambilan data menggunakan sumber data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, serta dokumentasi dan sumber data sekunder yang diperoleh dari beberapa buku, jurnal, dan website yang relevan dengan judul penelitian ini. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tugas dan fungsi Satlinmas di Kelurahan Rajabasa Nyunyai belum optimal. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya jumlah anggota, keterbatasan sarana dan prasarana, serta insentif yang minim. Dari perspektif Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syari’ah, kinerja Satlinmas sejalan dengan prinsip Sidiq, Amanah, Fathanah, dan Tabligh, tetapi belum maksimal dalam merealisasikan perlindungan masyarakat sesuai nilai nilai Islam. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kebijakan, peningkatan kapasitas anggota, serta dukungan fasilitas dan insentif guna mengoptimalkan peran Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kata Kunci: Satuan Perlindungan Masyarakat, Implementasi Kebijakan, Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syariah. ABSTRACT The Community Protection Unit (Satlinmas) plays a crucial role in maintaining security, order, and public peace. However, in Rajabasa Nyunyai Subdistrict, Bandar Lampung City, various issues, such as rising crime rates, particularly motorcycle theft, have raised public concern. This study aims to analyze the implementation of Minister of Home Affairs Regulation No. 26 of 2020, Article 27, Paragraph 1(d) from the perspective of Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syari’ah.Based on these issues, the author formulates two main research questions: (1) What is the role of the Community Protection Unit in maintaining security, peace, and order in Rajabasa Nyunyai Subdistrict, Bandar Lampung City?(2) How does the role of the Community Protection Unit in maintaining security, peace, and order align with the perspective of Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syari’ah? This study employs Fiqh Siyasah theory, specifically focusing on Fiqh Siyasah Tanfidziyah. The research uses a field research method to ensure systematic and accurate data collection. Data collection techniques include primary data obtained through interviews and documentation, as well as secondary data gathered from books, journals, and relevant websites. The study uses a qualitative descriptive analysis approach. The findings indicate that the implementation of Satlinmas' duties and functions in Rajabasa Nyunyai remains suboptimal. The main obstacles include a lack of personnel, insufficient facilities and infrastructure, and inadequate incentives. From the perspective of Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syari’ah, Satlinmas' performance aligns with the principles of Sidiq (truthfulness), Amanah (trustworthiness), Fathanah (intelligence), and Tabligh (communication). However, it has not fully realized community protection according to Islamic values. Therefore, policy reinforcement, capacity building for Satlinmas members, and improved facilities and incentives are necessary to enhance Satlinmas' role in ensuring community security and order. Keywords: Community Protection Unit, Policy Implementation, Fiqh Siyasah Tanfidziyah Syari’ah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Feb 2025 03:11
Last Modified: 27 Feb 2025 03:11
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37636

Actions (login required)

View Item View Item