RIZKY, ADRIYANTO (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PENERAPAN DENDA KETERLAMBATAN PEMBAYARAN PINJAMAN KREDIFAZZ PADA APLIKASI KREDIVO (Studi pada Aplikasi Marketplace Kredivo). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Kredivo merupakan aplikasi yang memungkinkan akses internet sederhana dan terlibat dalam jual beli atau pinjaman online, bayar kemudian melalui penggunaan layanan kredifazz kredivo. Bagi konsumen yang ingin mengambil pinjaman kredifazz kredivo, pengguna akan dikenakan bunga dan jika terlambat dalam pembayaran angsuran maka akan dikenakan denda. Dalam hukum Islam tidak diperbolehkan meminta tambahan ataupun potongan diawal dari jumlah uang yang dipinjam pada yang berhutang, karena yang seperti itu termasuk kategori riba. Dan dalam hukum Islam tidak diperbolehkan meminta tambahan denda yang telah ditetapkan diawal akad yang uang denda tersebut dipergunakan untuk keuntungan perusahaan dan denda atau ganti rugi tersebut harus dihitung secara riil. Penulis merumuskan dua rumusan masalah, yaitu bagaimana praktik penerapan denda terhadap keterlambatan pembayaran pinjaman paylater pada aplikasi kredivo, dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syari’ah terhadap penerapan denda keterlambatan pembayaran pinjaman paylater pada aplikasi kredivo. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian ini di ambil dari dua sumber, yaitu data primer dan data sekunder. Adapun data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara dengan responden yang terdiri karyawan kredivo, pengguna apikasi kredivo serta dokumentasi. Adapun data sekunder diperoleh dari Al-Qur’an, Hadist, buku buku yang relevan dengan penelitian, jurnal hukum, dokumen, dan karya ilmiah lainnya. Metode analisis data yang di gunakan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif dengan metode berfikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah penulis lakukan, pinjaman kredifazz pada aplikasi kredivo memberikan jangka waktu 30 hari, hingga 12 bulan sebagai pembayaran angsuran pinjaman tunai, jika pengguna tidak membayar tagihan maka akan dikenakan denda keterlambatan pembayaran, yang akan diingatkan melalui pesan pribadi. Penambahan denda tidak sesuai dengan hukum Islam dalam akad ta’widh, karena di dalam syarat sah ta’widh ganti rugi yang dikenakan kepada peminjam yang sengaja atau lalai dalam kewajibannya. Keberadaan sanksi ta’widh telah disepakati di dalam akad, namun besarannya tidak ditentukan di dalam awal akad karena ketentuan dana ta’widh didasarkan pada biaya riil yang dikeluarkan dalam rangka penagihan hak yang seharusnya dibayarkan dengan perhitungan yang jelas dan disepakati cara pembayarannya. Sedangkan dalam kredivo paylater jumlah besaran denda telah di tetapkan di awal akad, sehingga penerapan denda pada kredivo paylater belum sesuai dengan hukum ekonomi syari’ah. Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syari’ah, Denda Pembayaran Kredifazz, Aplikasi Kredivo. ABSTRACT Kredivo is an application that allows simple internet access and is involved in buying and selling or online loans, pay later through the use of the Kredifazz Kredivo service. For consumers who want to take a Kredifazz Kredivo loan, users will be charged interest and if they are late in paying installments, they will be subject to a fine. In Islamic law, it is not permissible to ask for additional or discounts at the beginning of the amount of money borrowed from the debtor, because that is included in the category of usury. And in Islamic law, it is not permissible to ask for additional fines that have been set at the beginning of the contract, the fine money is used for the benefit of the company and the fine or compensation must be calculated in real terms. The author formulates two problem formulations, namely how is the practice of applying fines to late payment of paylater loans on the Kredivo application, and how is the review of Islamic economic law regarding the application of fines for late payment of paylater loans on the Kredivo application. This type of research is field research. This research is taken from two sources, namely primary data and secondary data. The primary data was obtained from the results of observations, interviews with respondents consisting of Kredivo employees, users of the Kredivo application and documentation. Secondary data were obtained from the Qur'an, Hadith, books relevant to the research, legal journals, documents, and other scientific works. The data analysis method used in this thesis is a qualitative method with a deductive thinking method. Based on the results of the research that the author has done, the Kredifazz loan on the Kredivo application provides a period of 30 days, up to 12 months as a payment of cash loan installments, if the user does not pay the bill, a late payment fine will be imposed, which will be reminded via personal message. The addition of fines is not in accordance with Islamic law in the ta'widh contract, because in the valid requirements of ta'widh compensation is imposed on borrowers who are intentional or negligent in their obligations. The existence of ta'widh sanctions has been agreed upon in the contract, but the amount is not determined at the beginning of the contract because the provisions of the ta'widh fund are based on the real costs incurred in the context of collecting rights that should be paid with clear calculations and agreed upon payment methods. While in Kredivo Paylater the amount of the fine has been determined at the beginning of the contract, so the application of fines on Kredivo Paylater is not in accordance with Islamic economic law. Keywords: Islamic Economic Law, Kredifazz Payment Fines, Kredivo application.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 24 Feb 2025 07:09 |
| Last Modified: | 24 Feb 2025 07:09 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37595 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


