KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN REALITAS PADA SISWA BROKEN HOME DI SMA N 1 KOTA GAJAH LAMPUNG TENGAH

ROSA, RAMANDA (2025) KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN REALITAS PADA SISWA BROKEN HOME DI SMA N 1 KOTA GAJAH LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 ROSA.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI  CETAK ROSA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Broken home merupakan puncak tertinggi dari buruknya sebuah pernikahan. Akibat dari broken home juga bisa merusak jiwa seorang anak sehingga terkadang di sekolah mereka cenderung bersikap cuek, dan bertindak seenaknya sendiri. Kondisi keluarga yang broken home dapat menimbulkan dampak yang sangat besar terutama bagi anak. Bisa saja anak menjadi pemalu, sering terlihat sedih, dan lebih banyak melamun. Dapat diartikan bahwa broken home adalah kondisi keluarga yang kurang harmonis, sehingga muncul ketidaknyamanan dalam sebuah keluarga tersebut. Menurut pra penelitian yang penulis lakukan didapatkan informasi bahwa terdapat beberapa siswa yang mengalami masalah broken home di dalam keluarga yang berdampak negatif pada siswa. Terdapat berbagai faktor broken home diantaranya faktor ekonomi, faktor perselingkuhan, faktor perbedaan pendapat. Layanan bimbingan konseling dapat menangani siswa yang mengalami ketidak disiplinan karena sebagai korban perceraian orang tua mereka sendiri. Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis mengadakan penelitian yang berjudul “Konseling Individu Dengan Pendekatan Realitas Pada Siswa Broken Home di SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah”. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji pelaksanaan konseling individu dengan pendekatan realitas pada siswa broken home di SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh dari wawancara 3 orang siswa kelas XII 3, 1 orang Guru Bimbingan Konseling SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan data sekunder menunjukkan bahwa berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan, layanan konseling dilakukan selama 6 kali pertemuan dengan durasi waktu selama 60 menit setiap pertemuan. Setelah menjalani layanan konseling yang dilakukan oleh Guru Bimbingan Konseling SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah, terdapat perubahan pada siswa dalam penyesuaian diri yang mudah bersosialisasi, tidak melanggar dan mengikuti peraturan yang ada di sekolah, rajin masuk sekolah. Tahap-tahap konseling individu dengan pendekatan realitas pada siswa broken home di SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah antara lain, konselor menunjukkan keterlibatan dengan konseli, fokus pada perilaku sekarang, mengeksplorasi total behavior klien. Konseli menilai diri sendiri atau melakukan evaluasi, merencanakan tindakan yang bertanggung jawab, membuat komitrmen, tidak menerima permintaan maaf atau alasan konseli, tindak lanjut. Kata kunci : Konseling Individu, Pendekatan Realitas, Siswa Broken Home. ABSTRAK Broken home is the highest peak of a bad marriage. The consequences of a broken home can also damage a child's soul so that sometimes at school they tend to be ignorant, and act arbitrarily on their own. The condition of a broken home family can have a huge impact, especially for children. It can be that the child becomes shy, often looks sad, and daydreams more. It can be interpreted that a broken home is a family condition that is not harmonious, so that discomfort arises in a family. According to the research conducted by the author, information was obtained that there are several students who experience broken home problems in the family which have a negative impact on students. There are various factors of broken home, including economic factors, infidelity factors, and differences of opinion. Counseling guidance services can handle students who experience indiscipline because they are victims of divorce from their own parents. Based on the above background, the author conducted a research entitled "Individual Counseling with a Reality Approach to Broken Home Students at SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah". The purpose of this study is to examine the implementation of individual counseling with a reality approach in broken home students at SMA N 1 Kota Gajah, Lampung Tengah. This research includes field research. Primary data was obtained directly from interviews with 3 students of grade XII 3, 1 Counseling Guidance Teacher of SMA N 1 Kota Gajah Lampung tengah. Data collection techniques by means of interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques with data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that based on the results of the research conducted by the author, counseling services are carried out for 6 meetings with a duration of 60 minutes each meeting. After undergoing counseling services carried out by the Counseling Guidance Teacher of SMA N 1 Kota Gajah Lampung tengah , there was a change in students in self-adjustment who were easy to socialize, did not violate and followed the rules at school, and diligently entered school. The stages of individual counseling with a reality approach to broken home students at SMA N 1 Kota Gajah Lampung Tengah include, counselors show involvement with counselors, focus on current behavior, explore total client behavior. Counselors assess themselves or conduct evaluations, plan responsible actions, make commitments, do not accept apologies or reasons for counseling, follow up. Keywords: Individual Counseling, Reality Approach, Broken Home Students.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 24 Feb 2025 04:13
Last Modified: 24 Feb 2025 04:13
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37578

Actions (login required)

View Item View Item