IMPLIKASI TRADISI SIMA’AN AL-QUR’AN SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN RELIGIUSITAS DAN SOLIDARITAS SOSIAL (Studi Pada Pondok Pesantren Al-Basyari Sendang Mulyo Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah)

Hana, Fitriani (2025) IMPLIKASI TRADISI SIMA’AN AL-QUR’AN SEBAGAI MEDIA PENINGKATAN RELIGIUSITAS DAN SOLIDARITAS SOSIAL (Studi Pada Pondok Pesantren Al-Basyari Sendang Mulyo Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 HANA.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK HANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kegiatan tradisi sima'an Al-Qur'an di Pondok Pesantren Al Basyari di Sendang Mulyo, Lampung Tengah, merupakan wujud keutamaan bagi umat Islam yang beramal sholeh. Kegiatan ini rutin dilaksanakan dua kali sebulan, melibatkan masyarakat dari berbagai desa di sekitarnya. Antusiasme dan solidaritas yang tinggi terlihat dari partisipasi aktif masyarakat dalam acara-acara besar seperti sima'an Sya'banan dan acara besar Islam lainnya. Acara ini tidak hanya dijadikan sebagai ajang untuk membaca Al-Qur'an, tetapi juga untuk memperkuat hubungan sosial dan keagamaan diantara para santri. Oleh karena itu, penulis merumuskan beberapa permasalahan penelitian, yang pertama bagaimana tradisi sima’an Al-Quran dapat digunakan sebagai media peningkatan religiusitas dan solidaritas sosial ? .Yang kedua bagaimana implikasi tradisi Al-Quran sebagai media peningkatan religiusitas dan solidaritas sosial terhadap kualitas hidup individu ? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi terhadap pemahaman dan praktik pengembangan nilai-nilai religius dan sosial di lingkungan pondok pesantren Al-basyari Sendang Mulyo Kecamatan Sendang Agung Kabupaten Lampung Tengah. Selain itu untuk mengetahui relasi tentang kontribusi tradisi Al-Quran terhadap peningkatan kualitas hidup santri di lingkungan pondok pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan dua metode yaitu wawancara yang dilakukan dengan berkomunikasi secara verbal dalam bentuk percakapan untuk memperoleh informasi yang berkaitan dengan tema yang diangkat dan menggunakan metode dokumentasi dalam mencari data terkait yang berupa catatan, buku buku, transkip,surat kabar, majalah, arsip foto selama proses kegiatan penelitian dan sebagainya. Menentukan informan untuk diwawancarai peneliti menggunakan teknik subjek penelitiandimana peneliti memilih informan yang relevan untuk diwawancarai sesuai tema yang berkaitan.Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini ialah teori religiusitas yang dikemukakan oleh glock and stark dan teori solidaritas sosil yang dikemukakan oleh emile durkhaim. Hasil dari penelitian ini yaitu Tradisi Sima’an Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Basyari berperan dalam peningkatan religiusitas santri dan masyarakat sekitar. Tradisi Sima’an juga meresapi makna spiritual Al-Qur’an, menghasilkan perubahan positif dalam kedekatan dengan Allah SWT. Tradisi Sima’an Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Basyari terbukti menjadi media yang efektif dalam meningkatkan religiusitas dan solidaritas sosial santri. Melalui kegiatan tilawah,hafalan,diskusi,kajian hadits, santri memperoleh ketenangan batin, stabilitas emosional, dan kedekatan dengan Allah yang memperkuat keyakinan mereka terhadap ajaran agama. Sehingga tradisi ini mempengaruhi solidaritas seperti mempererat kebersamaan,mengadakan santunan anak yatim-piatu dan gotong royong antara santri dan masyarakat sekitar, serta berperan penting dalam menjaga identitas keagamaan di tengah arus globalisasi. Kata kunci : Sima’an Al-Qur’an,Religiusitas,Solidaritas Sosial. ABSTRACT The traditional activity of sima'an Al-Qur'an at the Al Basyari Islamic Boarding School in Sendang Mulyo, Central Lampung, is a form of priority for Muslims who do good deeds. This activity is routinely carried out twice a month, involving people from various surrounding villages. High enthusiasm and solidarity can be seen from the community's active participation in major events such as Sima'an Sha'banan and other major Islamic events. This event is not only used as an opportunity to read the Koran, but also to strengthen social and religious relations between the students. Therefore, the author formulates several research problems, the first is how can the Al-Quran sima'an tradition be used as a medium for increasing religiosity and social solidarity? Second, what are the implications of the Al-Quran tradition as a medium for increasing religiosity and social solidarity on the quality of individual life? This research aims to determine the contribution to the understanding and practice of developing religious and social values in the Al-Basyari Sendang Mulyo Islamic boarding school environment, Sendang Agung District, Central Lampung Regency. Apart from that, to find out the relationship regarding the contribution of the Al-Quran tradition to improving the quality of life of students in the Islamic boarding school environment. The research method used is a descriptive qualitative method. The data collection method uses two methods, namely interviews conducted by communicating verbally in the form of conversations to obtain information related to the theme raised and using documentation methods to search for related data in the form of notes, books, transcripts, newspapers, magazines, archives. photos during the process of research activities and so on. Determining the informants to be interviewed by the researcher uses the research subject technique where the researcher selects relevant informants to be interviewed according to related themes. The theory that the researcher uses in this research is the theory of religiosity put forward by Glock and Stark and the theory of social solidarity put forward by Emile Durkhaim. The results of this research are that the Sima'an Al-Qur'an tradition at the Al-Basyari Islamic Boarding School plays a role in increasing the religiosity of students and the surrounding community. The Sima'an tradition also imbues the spiritual meaning of the Qur'an, resulting in positive changes in closeness to Allah SWT. The tradition of Sima'an Al-Qur'an at the Al-Basyari Islamic Boarding School has proven to be an effective medium in increasing the religiosity and social solidarity of students. Through recitation activities, memorization, discussion, and study of hadith, students gain inner peace, emotional stability, and closeness to Allah which strengthens their belief in religious teachings. So this tradition influences solidarity, such as strengthening togetherness, providing compensation for orphans and mutual cooperation between students and the surrounding community, as well as playing an important role in maintaining religious identity in the midst of globalization. Keywords: Sima'an Al-Qur'an, Religiosity, Social Solidarity.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Sosiologi Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 20 Feb 2025 04:09
Last Modified: 20 Feb 2025 04:09
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37531

Actions (login required)

View Item View Item