PRAKTIK JUAL BELI BIBIT WORTEL MENGGUNAKAN CANTING YANG BERBEDA DALAM TINJUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF ( Studi di Dusun Pemuka Raya Desa Tanjung Raya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat)

ARIF, FIANUDIN (2025) PRAKTIK JUAL BELI BIBIT WORTEL MENGGUNAKAN CANTING YANG BERBEDA DALAM TINJUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF ( Studi di Dusun Pemuka Raya Desa Tanjung Raya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 ARIF.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ARIF.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Jual beli bibit wortel menggunakan alat takar canting merupakan aktivitas jual beli yang dilakukan oleh penjual bibit wortel di Dusun Pemuka Raya Desa Tanjung Raya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Penjual bibit wortel di Dusun Pemuka raya menggunakan dua alat takar canting dalam melakukan jual beli bibit wortel, yaitu kaleng bekas susu kental manis dan mangkok yang takarannya belum diketahui dengan jelas keakuratan dan keadilannya. Alat takar yang digunakan dalam jual beli bibit wortel belum terkalibrasi dan memenuhi standar yang telah ditetapkan di dalam perundang -undangan yang berlaku. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1. Bagaimana praktik jual beli bibit wortel menggunakan canting yang berbeda di Dusun Pemuka Raya Desa Tanjung Raya kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat? 2. Bagaimana tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif terhadap praktik jual beli bibit wortel menggunakan canting yang berbeda di Dusun Pemuka Raya Desa Tanjung Raya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat? Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Lapangan (Field Research). Menggunakan analisis data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah Informan sebanyak 10 orang yaitu 2 orang penjual dan 8 orang pembeli. Praktik Jual beli bibit wortel menggunakan alat takar canting merupakan aktivitas jual beli yang dilakukan oleh penjual bibit wortel di Dusun Pemuka Raya Desa Tanjung Raya Kecamatan Sukau Kabupaten Lampung Barat. Dalam menakar bibit wortel penjual di Dusun Pemuka raya menggunakan dua alat takar canting dalam melakukan jual beli bibit wortel, yaitu kaleng bekas susu kental manis dan mangkok. Penggunaan kedua alat takar tersebut didasarkan pada banyaknya jumlah pembelian.Berdasarkan hasil penelitian, bahwa jual beli bibit wortel menggunakan canting yang berbeda Menurut Hukum Islam dan Hukum Positif, suatu transaksi akan sah secara Hukum bila para pihak melakukan perbuatan Hukum tersebut telah memenuhi rukun dan syarat-syaratnya. Bila ketentuan ini telah terpenuhi dengan baik maka jual beli tersebut sah secara Hukum Islam dan Hukum Positif. Alat takar yang digunakan oleh masyarakat di Dusun Pemuka Raya telah diakui secara tradisional meskipun tidak diperoleh legitimasi dan standarisasi secara akurat sebagaimana alat timbang yang diakui secara legal. Alat takar yang digunakan oleh masyarakat di Dusun Pemuka Raya dalam melakukan penakaran pada jual beli bibit wortel dapat dikatakan sudah benar dan setiap tranksaksi yang dilakukan adalah sah secara hukum Islam dan Hukum Positif. Kata Kunci: Jual beli, Alat takar canting, Hukum Islam, Hukum Positif. ABSTRACT Buying and selling carrot seeds using a canting measuring tool is a buying and selling activity carried out by carrot seed sellers in Pemuka Raya Hamlet, Tanjung Raya Village, Sukau District, West Lampung Regency. Carrot seed sellers in Pemuka Raya Hamlet use two canting measuring tools in buying and selling carrot seeds, namely used cans of sweetened condensed milk and bowls whose dosage is not yet clearly known for its accuracy and fairness. The measuring tools used in buying and selling carrot seeds have not been calibrated and meet the standards that have been set in the applicable laws. . The formulation of the problem of this study is 1. What are the practices of buying and selling carrot seeds using different canting in Pemuka Raya Hamlet, Tanjung Raya Village, Sukau District, West Lampung Regency? 2. what is the review of Islamic Law and Positive Law on the practice of buying and selling carrot seedlings using different canting in Pemuka Raya Hamlet, Tanjung Raya Village, Sukau District, West Lampung Regency?. The research method in this study uses Field Research. It utilizes data analysis through observation, interviews, and documentation. The number of informants is 10 people, namely 2 sellers and 8 buyers. The practice of buying and selling carrot seeds using a canting measuring tool is a buying and selling activity carried out by carrot seed sellers in Pemuka Raya Hamlet, Tanjung Raya Village, Sukau District, West Lampung Regency. In measuring carrot seeds, sellers in Pemuka Raya Hamlet use two canting measuring tools in buying and selling carrot seeds, namely cans of sweetened condensed milk and bowls. The use of both measuring tools is based on the large number of purchases. Based on the results of the research, that buying and selling carrot seedlings using different canting According to Islamic Law and Positive Law, a transaction will be legally valid if the parties to the act of the Law have fulfilled the principles and conditions. If this provision has been fulfilled properly, then the sale and purchase is legal according to Islamic Law and Positive Law. The measuring instruments used by the community in Pemuka Raya Hamlet have been traditionally recognized even though they have not obtained legitimacy and standardization accurately like legally recognized weighing instruments. The measuring tool used by the community in Pemuka Raya Hamlet in measuring the buying and selling of carrot seeds can be said to be correct and every transaction carried out is valid according to Islamic law and Positive Law. Keywords: Buying and selling, Canting measuring tool, Islamic Law, Positive Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 14 Feb 2025 03:07
Last Modified: 14 Feb 2025 03:07
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37413

Actions (login required)

View Item View Item