IMPLEMENTASI PERAN PENDAMPING DESA SEBAGAI FASILITATOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PEKON WAY PRING KECAMATAN PUGUNG KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG

INDAH, LESTARI ARDIYANTO (2025) IMPLEMENTASI PERAN PENDAMPING DESA SEBAGAI FASILITATOR PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PEKON WAY PRING KECAMATAN PUGUNG KABUPATEN TANGGAMUS PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 INDAH.pdf] PDF
Download (7MB)
[thumbnail of SKRIPSI INDAH LESTARI ARDIYANTO.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK Pembangunan Desa menjadi salah satu upaya pemerintah untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan serta mengurangi kemiskinan. Pembangunan desa ialah bentuk pemberdayaan masyarakat ataupun peningkatan kualitas dalam sarana desa dilaksanakan dengan hadirnya pendamping desa. Pemerintah menghadirkan pendamping desa yang di harapkan mampu memfasilitasi antara masyarakat dengan aparatur pemerintah desa, antar masyarakat dengan pemerintah dan pihak lain yang berkepentingan serta mendampingi masyarakat dalam pencerahan, membuka wawasan dan pemahaman, memberikan pendidikan dan keterampilan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan diri dan lingkungannya sendiri dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini termasuk penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data terdiri dari wawancara/interview, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 5 orang, penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Purposive Sampling yaitu teknik pengambilan sumber data dengan pertimbangan tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan metode analisis data yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi peran pendamping desa sebagai fasilitator pemberdayaan masyarakat di Pekon Way Pring, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus menghasilkan beberapa perubahan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa implementasi peran pendamping desa sebagai fasilitator pemberdayaan yaitu memebrikan dorongan kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan melakukan diskusi kelompok untuk mengidentifikasi masalah, berperan sebagai motivator dan media advokasi dalam melakukan perencanaan program pemberdayaan, serta berperan sebagai fasilitator dan pegiat dalam melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pada perangkat desa melalui pelatihan TIK, penyuluhan pertanian, bantuan pupuk, perbaikan jalan pertanian, hibah hewan ternak, bantuan alat peternakan, serta melakukan monitoring dan evaluasi Kata Kunci : Implementasi, Peran Pendamping Desa, Fasilitator Pemberdaya Masyarakat. ABSTRACT Village development is one of the government's efforts to create community welfare and improve the standard of living of rural communities and reduce poverty. Village development is a form of community empowerment or improving the quality of village facilities implemented with the presence of village assistants. The government presents village assistants who are expected to be able to facilitate between the community and the village government apparatus, between the community and the government and other interested parties and accompany the community in enlightenment, opening insights and understanding, providing education and skills, and increasing community participation in developing themselves and their own environment by utilizing existing local potential. This study uses a qualitative descriptive method, this study is included in field research. Data sources consist of interviews, observations, and documentation. The informants in this study numbered 5 people, the determination of the sample in this study used the Purposive Sampling technique, namely the technique of taking data sources with certain considerations. The data collection technique uses the data analysis method used is a qualitative descriptive approach. The results of this research show that the implementation of the role of village assistants as community empowerment facilitators in Pekon Way Pring, Pugung District, Tanggamus Regency resulted in several changes. Based on the research results, the implementation of the role of village assistants as empowerment facilitators is to provide encouragement to the community to participate in community empowerment activities by holding group discussions to identify problems, acting as a motivator and advocacy medium in planning empowerment programs, as well as acting as a facilitator and activist in carrying out socialization, training and assistance to village officials through ICT training, agricultural counseling, fertilizer assistance, agricultural road repairs, livestock grants, assistance with livestock equipment, as well as carrying out supervision. Keywords: Implementation, Role of Village Facilitators, Community Empowerment Facilitators.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pengembangan Masyarakat Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Feb 2025 04:16
Last Modified: 11 Feb 2025 04:16
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37380

Actions (login required)

View Item View Item