STRATEGI KOMUNIKASI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI KECAMATAN NEGERI BESAR KABUPATEN WAY KANAN

YUNI, DARA AYU PERMATA (2025) STRATEGI KOMUNIKASI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEAGAMAAN PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI KECAMATAN NEGERI BESAR KABUPATEN WAY KANAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 YUNI.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK YUNI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Pelayanan keagamaan di masyarakat multikultural menghadapi tantangan akibat perbedaan budaya, bahasa, dan nilai yang dapat memengaruhi efektivitas komunikasi. Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar memiliki peran penting dalam memastikan layanan keagamaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat dengan pendekatan komunikasi yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan KUA dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan bagi masyarakat multikultural. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala KUA, penyuluh agama, serta perwakilan masyarakat multikultural, didukung dengan dokumentasi sebagai data sekunder. Analisis dilakukan melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memahami bagaimana strategi komunikasi diterapkan dalam pelayanan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Negeri Besar telah menerapkan berbagai strategi komunikasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan melalui inovasi kegiatan yang mereka lakukan. (1)Pelayanan keagamaan, selain layanan umum seperti pelatihan haji dan pelatihan calon pengantin, KUA Kecamatan Negeri Besar berinovasi dengan mengadakan pengajaran Al-Qur'an bagi ibu-ibu dan anak-anak menggunakan metode edukatif dan canalizing. (2) Program Jum'at Ngaji Bareng Polisi (Jumapol) dilaksanakan sebagai bentuk pengajian dan sosialisasi bersama kepolisian, dengan penerapan metode partisipatif dan persuasif. Kedua strategi ini juga memanfaatkan teknologi digital, seperti Instagram dan WhatsApp, untuk menyebarkan informasi terkait jadwal kegiatan dan dokumentasi acara. Pendekatan ini memastikan pesan-pesan keagamaan dapat menjangkau lebih luas, termasuk generasi muda yang lebih akrab dengan dunia digital. Dengan demikian, masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung tetap dapat memperoleh informasi dan manfaat dari kegiatan keagamaan yang diselenggarakan. Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Kantor Urusan Agama, Pelayanan Keagamaan, Masyarakat Multikultural. ABSTRACT Religious services in multicultural societies face challenges due to differences in culture, language, and values, which can affect communication effectiveness. The Office of Religious Affairs (KUA) of Negeri Besar District plays a crucial role in ensuring that religious services reach all community members through appropriate communication approaches. Therefore, this study aims to analyze the communication strategies implemented by KUA to improve the quality of religious services in a multicultural society. This research employs a qualitative method with a field research approach. Data were collected through interviews with the head of KUA, religious counselors, and representatives of the multicultural community, supported by documentation as secondary data. The analysis process includes data collection, reduction, presentation, and conclusion drawing to understand how communication strategies are applied in religious services. The research findings indicate that the Office of Religious Affairs (KUA) of Negeri Besar District has implemented various communication strategies to enhance the quality of religious services through innovative activities. Firstly, in religious services, in addition to general services such as Hajj training and pre-marital counseling, KUA Negeri Besar District has innovated by conducting Quranic education for women and children using educational and canalizing methods. Secondly, the "Jum'at Ngaji Bareng Polisi" (Jumapol) program is implemented as a form of study and socialization with the local police, applying participatory and persuasive methods. Both strategies also utilize digital technology, such as Instagram and WhatsApp, to disseminate information related to activity schedules and event documentation. This approach ensures that religious messages can reach a wider audience, including the younger generation who are more familiar with the digital world. Consequently, the community members who are unable to attend in person can still obtain information and benefits from the religious activities conducted. Keywords: Communication Strategy, Religious Affairs Office, Religious Services, Multicultural Society.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Feb 2025 07:56
Last Modified: 10 Feb 2025 07:56
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37365

Actions (login required)

View Item View Item