LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG

DEWI, SAPITRI (2025) LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBENTUK KECERDASAN SPIRITUAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 DEWI.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK DEWI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kecerdasan spiritual merupakan kepandaian seseorang dalam mengelola atau mendayagunakan makna-makna dan nilai-nilai yang ada dalam jiwa atau rohani mereka dan suatu kemampuan untuk mengoptimalkan sumber daya spiritual individu yang dijadikan dasar dalam mengambil tindakan, memaknai peristiwa, yang didasarkan pada nilai-nilai ajaran agama, etika dan pengalaman hidup, dengan demikian kemampuan ini harus dimiliki oleh setiap individu, karna jika tidak ada maka individu akan terjatuh dalam perilaku-perilaku yang menyimpang dan memiliki kehampaan makna dalam hidup yang dapat memicu kegelisahan dan tidak tenangnya mental. Adapun permasalahan yang Ada yaitu masih banyaknya siswa yang yang suka menunda solat dan menunda mengaji mereka lebih memilih makan dan mengobrol dibandingkan melakukan ibadah Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan mengggunakan pendekatan kualilitatif, sifat penelitian ini bersifat deskriptif kualiatatif seuai dengan apa yang diperoleh di Lapangan. Sumber data primer diperoleh dari 1 guru PAI (Pendidikan Agama Islam), 1 guru BK, 5 orang siswa. Sedangkan sumber data sekunder didapat dari dokumen dan brosur. Teknik yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data (data reduction), penyajian data (data display)/verification (verifikasi), dan triangulasi. hasil penelitian yaitu dapat disimpulkan bahwa adapun permasalahan kecerdasan spiritual yang dialami siswa SMP yaitu masih kurangnya pemahaman spiritual siswa. Hal ini terlihat dari kurangnya pembiasaan dalam ibadah padahal ibadah merupakan kewajiban yang tentunya harus dilaksanakan. Upaya guru BK dan kerjasama guru agama islam dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik dalam kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun luar kelas. Kegiatan didalam pembelajaran dengan mengajak siswa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan kemudian melakukan solat tepat waktu, mengaji dan melakukan 4 s (sopan, santun, senyum dan sapa) kemudian setelah dilaksanakannya layanan bimbingan dan konseling diperoleh perubahan dimana siswa yang bernama Febriansyah Ardiano, Hamidah, Fajar, Yoga Ardiansyah dan Irpan menjadi lebih baik dengan solat tepat waktu, menerapkan 4 s (sopan, santun, senyum dan sapa), selalu memperhatikan gurunya saat menjelasakan dan berdoa terlebih dahulu sebelum memulai aktivitas. Kata kunci : Bimbingan dan Konseling, Spiritual, Siswa. ABSTRACT Spiritual intelligence is a person's skill in managing or utilizing the meanings and values that exist in their soul or spirit and an ability to optimize individual spiritual resources that are used as a basis for taking action, interpreting events, which are based on religious teachings, ethics and life experiences, thus this ability must be possessed by every individual, because if it is not there then the individual will fall into deviant behaviors and have a void of meaning in life that can trigger anxiety and mental restlessness. The existing problem is that there are still many students who like to postpone prayers and postpone their studies, they prefer to eat and chat rather than worship This type of research is field research using a qualitative approach, the nature of this research is descriptive qualitative in accordance with what is obtained in the field. Primary data sources were obtained from 1 PAI (Islamic Religious Education) teacher, 1 BK teacher, 5 students. While secondary data sources were obtained from documents and brochures. The technique used by researchers in this study is purposive sampling technique. Data collection techniques in this study use observation, documentation, and interviews. While the data analysis technique uses data reduction, data display/verification, and triangulation. The results of the study can be concluded that the problem of spiritual intelligence experienced by junior high school students is the lack of spiritual understanding of students. This can be seen from the lack of habituation in worship even though worship is an obligation that must be carried out. The efforts of BK teachers and the cooperation of Islamic religious teachers in forming the spiritual intelligence of students in learning activities both inside and outside the classroom. Activities in learning by inviting students to pray first before starting activities then praying on time, reciting the Koran and doing 4 s (polite, polite, smile and greet) then after the implementation of guidance and counseling services, changes were obtained where students named Febriansyah Ardiano, Hamidah, Fajar, Yoga Ardiansyah and Irpan became better by praying on time, implementing 4 s (polite, polite, smile and greet), always paying attention to their teachers when explaining and praying first before starting activities. Keywords: Guidance and Counseling, spiritual, students.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Feb 2025 07:48
Last Modified: 10 Feb 2025 07:48
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37364

Actions (login required)

View Item View Item