TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN SUAMI ISTRI DALAM MENENTUKAN JODOH ANAK (Studi di Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat)

Sahyu, Andika (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN SUAMI ISTRI DALAM MENENTUKAN JODOH ANAK (Studi di Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of bab 1,2 & dapus.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi Sahyu Andika fix.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Pengambilan keputusan merupakan suatu masalah yang harus dihadapi dengan tegas dalam pengambilan keputusan (decision making) di definisikan sebagai pemilihan keputusan atau kebijakan yang didasarkan atas kriteria tertentu. Pengambilan keputusan suami istri dalam rumah tangga melibatkan aspek hukum dan pandangan Islam terkait peran, hak, dan tanggung jawab suami istri dalam memutuskan hal-hal dalam kehidupan rumah tangga. dengan ini menjadi daya tarik bagi peneliti untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum islam terhadap pengambilan keputusan suami istri dalam menentukan jodoh anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini akan menggambarkan beberapa data yang diperoleh dari lapangan (field research) dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Kemudian dilanjutkan dengan proses editing, diklasifikasikan, kemudian dianalisa. Kemudian proses analisis tersebut juga didukung dengan kajian pustaka sebagai referensi untuk memperkuat data yang diperoleh dari lapangan. Berdasarkan hasil dari penelitian dilapangan ditemukan data bahwa pengambilan keputusan suami istri dalam menentukan jodoh anak pada Pekon Bandar Agung, Kecamatan Bandar Negeri Suoh, Kabupaten Lampung Barat dalam pengambilan keputusan menentukan jodoh anak dilakukan dengan adanya keluarga yang menyetujui pilihan dari anak nya, serta ada pula orang tua yang masih menentukan jodoh untuk anaknya. Tahapan dalam pengambilan keputusan suami istri dalam menentukan jodoh anak yaitu menilai informasi atau masalah (appraising the challenge), mensurvei alternatif (suverying alternatuves),menimbang alternatif (weighing of alternatives),menyatakan komitmen(deliberating about commitment) dan bertahan dari feedback negatif (adhering despite negative feedback). Pandangan hukum Islam terhadap pengambilan keputusan suami istri dalam menentukan jodoh anak, sesuai dengan teori mūbādālāh yaitu adanya hak wanita dalam menentukan pasangan hidup, karena hak memilih tidak hanya ada pada seorang laki-laki, dengan adanya teori mūbādālāh memberikan kesetaan antara laki-laki dan perempuan terutama dalam penambilan keputusan menentukan jodoh. Kata Kunci: Hukum Islam, Pengambilan Keputusan, Menentukan Jodoh Anak. ABSTRACT Decision making is a problem that must be faced firmly in decision making (decision making) defined as the selection of decisions or policies based on certain criteria. Decision making by husband and wife in the household involves legal aspects and Islamic views related to the roles, rights, and responsibilities of husband and wife in deciding matters in household life. This is an attraction for researchers to find out how Islamic law reviews decision making by husband and wife in determining a child's match. This study uses a qualitative descriptive approach, this study will describe some data obtained from the field (field research) using observation, interview, and documentation methods as data collection methods. Then continued with the editing process, classified, then analyzed. Then the analysis process is also supported by a literature review as a reference to strengthen the data obtained from the field. Based on the results of field research, data was found that decision making by husband and wife in determining a child's match in Pekon Bandar Agung, Bandar Negeri Suoh District, West Lampung Regency in making decisions to determine a child's match is carried out by having a family who agrees with the choice of their child, and there are also parents who still determine a match for their child. The stages in husband and wife decision making in determining a child's partner are assessing information or problems (appraising the challenge), (surveying alternatives), (weighing of alternatives), deliberating about commitment and adhering despite negative feedback. The Islamic legal view on husband and wife decision making in determining a child's partner, in accordance with the mūbādālāh theory, namely the right of women to determine a life partner, because the right to choose is not only in a man, with the mūbādālāh theory providing loyalty between men and women, especially in decision making in determining a partner. Keywords: Islamic Law, Decision Making, Determining a Child's Partner.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Feb 2025 02:55
Last Modified: 10 Feb 2025 02:55
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37326

Actions (login required)

View Item View Item