EFEKTIFITAS SISTEM TA’ZIR ( PUNISHMENT ) DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAH PRINGSEWU

Sinta, Novita (2025) EFEKTIFITAS SISTEM TA’ZIR ( PUNISHMENT ) DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-HIDAYAH PRINGSEWU. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of FULL SKRIPSI FULL SINTA NOVITA 1,4,5.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI FULL SINTA NOVITA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Pendidikan merupakan aspek penting dalam kehidupan yang membedakan manusia dari makhluk hidup lainnya, karena pendidikan bertujuan membentuk pribadi secara utuh, baik jasmani maupun rohani, serta membina hubungan yang harmonis dengan Allah, manusia, dan alam semesta. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memainkan peran besar dalam mencerdaskan anak bangsa dengan menanamkan nilai-nilai akhlak dan disiplin, termasuk melalui penerapan sistem ta'zir atau hukuman. Ta'zir diberikan bukan untuk menakut-nakuti, tetapi untuk mendidik santri agar memiliki kedisiplinan diri yang kokoh. Disiplin ini diperlukan untuk membentuk kepribadian yang kuat, yang pada akhirnya membantu santri dalam menjalani kehidupan dengan lebih teratur dan tertib. Pendidikan yang baik dan disiplin, baik melalui pendekatan formal maupun informal seperti di pondok pesantren, diharapkan dapat mencetak individu yang berkualitas dan mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik. Metode penelitian kualitatif deskriptif ini berfokus pada pengumpulan data naratif dari sumber primer, seperti wawancara dengan informan kunci, serta sumber sekunder seperti dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam untuk mendapatkan pandangan subjektif, observasi untuk mencatat perilaku dan interaksi dalam konteks alami, dan dokumentasi untuk melengkapi data. Analisis data dilakukan secara deskriptif, melalui tahap pengurangan data untuk menyaring informasi penting, penyajian data dalam bentuk yang terstruktur, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan yang dihasilkan. Hasil penelitian mengenai efektivitas sistem ta’zir (punishment) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Al-Hidayah Pringsewu menunjukkan bahwa penerapan sistem ini cukup efektif dalam membentuk perilaku disiplin santri. Berdasarkan temuan, kedisiplinan santri meningkat seiring dengan kejelasan aturan, konsistensi dalam penerapan hukuman, serta pengawasan yang ketat dari para pengurus pondok. Sistem ta’zir tidak hanya berfungsi sebagai bentuk hukuman, tetapi juga sebagai alat pendidikan yang membantu santri memahami konsekuensi dari iii tindakan mereka. Sanksi yang diberikan sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan dan berdampak pada perubahan perilaku santri menjadi lebih baik. Namun, sistem ini masih memerlukan penyempurnaan melalui pendekatan yang lebih humanis dan variatif agar lebih mendidik tanpa menimbulkan dampak negatif pada psikologis santri. Kata Kunci : Pendidikan, Disiplin, Pondok Pesantren iv ABSTRACT Education is an essential aspect of life that distinguishes humans from other living beings, as it aims to develop a complete personality, both physically and spiritually, while fostering harmonious relationships with God, humanity, and the universe. Islamic boarding schools (pondok pesantren), as traditional Islamic educational institutions, play a significant role in educating the nation's children by instilling moral values and discipline, including through the implementation of the ta'zir or punishment system. Ta'zir is not intended to intimidate but to educate students (santri) to develop strong self-discipline. This discipline is necessary to shape a strong character, which ultimately helps students lead more organized and orderly lives. Good education and discipline, whether through formal or informal approaches such as in pondok pesantren, are expected to produce individuals of quality who can fulfill their responsibilities effectively. This descriptive qualitative research method focuses on collecting narrative data from primary sources, such as interviews with key informants, as well as secondary sources like documentation and field notes. Data collection techniques involve in-depth interviews to obtain subjective perspectives, observations to record behavior and interactions in natural contexts, and documentation to complement the data. Data analysis is conducted descriptively, involving data reduction to filter important information, data presentation in a structured form, and drawing conclusions based on the findings. The results of the study on the effectiveness of the ta'zir system (punishment) in improving the discipline of students at Pondok Pesantren Al-Hidayah Pringsewu show that the implementation of this system is quite effective in shaping student discipline. According to the findings, student discipline improves with clear rules, consistency in the application of punishments, and strict supervision by the boarding school administrators. The ta'zir system not only serves as a form of punishment but also as an educational tool that helps students understand the consequences of their actions. The sanctions given are proportional to the violations committed and lead to positive behavioral changes in the students. However, this system still requires v improvement through more humane and varied approaches to educate without causing negative psychological effects on the students. Keywords: Education, Discipline, Islamic Boarding School

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Feb 2025 09:25
Last Modified: 03 Feb 2025 09:25
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37232

Actions (login required)

View Item View Item