Dea, Mariska (2025) BIMBINGAN KONSELING INDIVIDU PADA SISWA YANG MENGALAMI CYBERBULLYING DI SMP NEGERI 34 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi adanya permasalahan perilaku cyberbullying di SMP Negeri 34 Bandar Lampung. Cyberbullying yang terjadi di SMP Negeri 34 Bandar Lampung berupa saling ejek, menghina fisik, sampai membagikan foto aib korban di sosial media. Tidak hanya itu bentuk cyberbullying juga dalam bentuk tulisan yang di tujukan langsung ataupun melalui komentar yang diposting oleh si korban. Dalam hal ini si pelaku juga membuat banyak foto aib korban untuk dibagikan ke sosial medianya sebagai bahan cyberbullying kepada si korban.Faktor yang mempengaruhi cyberbullying adalah faktor keluarga, faktor lingkungan sekolah, faktor teman sebaya, faktor kondisi lingkungan sosial, dan faktor sosial media. Menurut penjelasan di atas rumusan masalah yakni bagaimana proses pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling individu pada siswa yang mengalami cyberbullying di SMP 34 Bandar Lampung. Sehingga guru BK di sekolah memanfaatkan bimbingan konseling individu untuk mengatasi permasalahan cyberbullying pada siswa yang mengalaminya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling individu dalam membantu siswa/siswi yang mengalami cyberbullying. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik multiple case study. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah 5 orang, yang terdiri dari 3 orang guru BK, dan 2 orang siswa korban cyberbullying. Metode pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini dapat ditemukan bahwa; Tahap-tahap konseling Behavior untuk menangani siswa korban cyberbullying yaitu; tahap pertama melaksanakan asasment terlebih dahulu untuk menggali informasi,tahap kedua menentukan goal setting untuk menyepakati bersama tujuan dari proses pelaksanaan konseling, tahap ketiga mengimplementasikan teknik dalam tahap ini guru bimbingan dan konseling menerapkan teknik untuk membantu memecahkan problem atau konseli mendapatkan solusi, dan tahap terakhir Evaluasi melihat perkembangan diri konseli yang mulai memiliki kepercayaan diri bahwa mereka juga berharga dan masih banyak orang yang menyayangi dan ingin berteman dengan mereka. Adapun perubahan yang dialami oleh siswa setelah melaksanakan konseling bersama guru bimbingan dan konseling Siswa sudah mulai memiliki rasa percya diri, dan tidak terintimidasi lagi oleh kata-kata jahat yang diberikan pada mereka, serta mulai berteman dengan siswa yang lain. Kata Kunci : Bullying, cyberbullying. ABSTRACT This research is motivated by the problem of cyberbullying behavior at SMP Negeri 34 Bandar Lampung. Cyberbullying that occurred at SMP Negeri 34 Bandar Lampung was in the form of mutual teasing, physical insults, to sharing shameful photos of the victim on social media. Not only that, the form of cyberbullying is also in the form of writing that is directed directly or through comments posted by the victim. In this case, the perpetrator also made many shameful photos of the victim to share on his social media as cyberbullying material for the victim. Factors that influence cyberbullying are family factors, school environment factors, peer factors, social environment conditions, and social media factors. According to the explanation above, the formulation of the problem is how is the process of implementing individual guidance and counseling services for students who experience cyberbullying at SMP 34 Bandar Lampung. So that BK teachers at schools utilize individual counseling guidance to overcome cyberbullying problems in students who experience it. The purpose of this study is to determine the implementation of individual guidance and counseling services in helping students who experience cyberbullying. This type of research is descriptive field research. The selection of informants uses the multiple case study technique. The data sources in this study amounted to 5 people, consisting of 3 BK teachers, and 2 students who were victims of cyberbullying. The data collection methods used in this study were observation, interviews and documentation. The data analysis technique used a data analysis model, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. From the results of this study, it can be found that; The stages of Behavior counseling to deal with students who are victims of cyberbullying are; the first stage is to carry out an assessment first to dig up information, the second stage is to determine goal setting to agree on the objectives of the counseling process, the third stage is to implement techniques in this stage the guidance and counseling teacher applies techniques to help solve problems or counselees get solutions, and the last stage of Evaluation sees the development of the counselee who begins to have self-confidence that they are also valuable and there are still many people who love and want to be friends with them. The changes experienced by students after carrying out counseling with the guidance and counseling teacher Students have begun to have self-confidence, and are no longer intimidated by the evil words given to them, and have begun to make friends with other students. Keywords: Bullying, cyberbullying.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 31 Jan 2025 03:01 |
| Last Modified: | 31 Jan 2025 03:01 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37176 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


