DICKO, KURNIAWAN WIDIANTO (2025) MANAJEMEN PEMBINAAN INSTRUKTUR DALAM MEMPERBAIKI KADERISASI ORGANISASI PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA DI KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Manajemen tidak akan pernah bisa dipisahkan dari organisasi, begitupun dengan organisasi kemahasiswaan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merupakan organisasi kaderisasi yang senantiasa mencetak generasi selanjutnya untuk meneruska estafet kepengurusan dan keilmuan yang selalu dijaga sanadnya baik sevara struktural maupun secara kultural dalam pengkaderan. PMII sebagian besar anggotanya adalah kaum muda Nahdliyin. Sejak pertama kali lahir pada 17 April 1960, PMII ikut berperan dalam sejarah kehidupan politik, sosial, budaya dan pendidikan di Indonesia. Sebagai organisasi mahasiswa PMII menjadi bagian dari simpul-simpul gerakan mahasiswa yang mampu memberikan andil baik pemikiran maupun gerakan dalam pembangunan nasional. Dalam menciptakan kondisi kaderisasi yang produktif dan berkelanjutan guna menciptakan anggota dan kader lebih baik dari pada sebelumnya diperlukan adanya menjemen pembinaan instruktur Cabang yang termanajemen, tersetruktur, sistematis dan masif. Instruktur yang progresif dan berkualitas adalah instruktur yang memiliki integritas, menjiwai kaderisasi scara militan dan dia telah lolos mengikuti pelatihan sekolah instruktur dengan berbagai macam seleksi yang telah dilaluinya. Peran instruktur sangatlah dibutuhkan dalam pengawalan sebuah proses kaderisasi baik kaderisasi formal, informal maupun nonformal. Tercipatanya instruktur yang berintegritas memuliki tujuan agar proses kaderisasi di bawah dapat berjalan sesuai dengan tujuan filosofi kaderisasi. Penelitian ini minitik beratkan pada pengkajian secara sistematis dan faktual dengan menerapkan teori fungsi manjemen pada pembinaan istruktur terhadap tugas pokok dan fungsi instruktur dalam mengawal proses kaderisasi. Metode penelitian ini dilakukan dengan melihat keaadan objektif kaderisasi di bawah dan dilakukan pula proses wawancara dalam tahapan proses pengumpulan datanya. iii Pada tahapan penelitian terkait manjemen istruktur dalam mengawal kaderisaai di bawah penulis menemukan terdapat beberapa masalah yang membuat kaderisasi kurang berjalan secara maksimal, pada metode fungsi manajemenlah, baik perencanaan/konsep dan tujuan akhir perlu dilakukannya evaluasi lebih agar semua sesuai dengan tujuan dibentuknya instruktur cabang. Kata Kunci : Manajemen pembinaan, Kaderisasi Organisasi. ABSTRACT Management can never be separated from the organization, as well as with student organizations, the Indonesian Islamic Student Movement (PMII) is a regeneration organization that always produces the next generation to continue the relay of management and knowledge that is always maintained both structurally and culturally in cadre. PMII members are mostly young Nahdliyin people. Since its birth on April 17, 1960, PMII has played a role in the history of political, social, cultural and educational life in Indonesia. As a student organization, PMII is part of the student movement nodes that are able to contribute both thoughts and movements in national development. In creating conditions for productive and sustainable regeneration in order to create better members and cadres than before, it is necessary to manage the development of branch instructors that are managed, structured, systematic and massive. A progressive and qualified instructor is an instructor who has integrity, animates militant regeneration and has passed the instructor school training with various kinds of selection that he has gone through. The role of instructors is needed in overseeing a regeneration process, whether formal, informal or non-formal regeneration. The creation of instructors with integrity has the aim that the regeneration process below can run in accordance with the objectives of the regeneration philosophy. This research focuses on systematic and factual assessment by applying the theory of management functions to the coaching of instructors on the main tasks and functions of instructors in overseeing the regeneration process. This research method is carried out by looking at the objective situation of regeneration below and also conducting an interview process in the stages of the data collection process. At the research stage related to the management of instructors in overseeing the cadre under the penuis found that there v were several problems that made regeneration less than optimal, in the method of management functions, both planning/concepts and final goals need to be evaluated more so that all are in accordance with the objectives of the formation of branch instructors. Keywords: Training management, organizational cadre formation.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Manajemen Dakwah |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 30 Jan 2025 07:08 |
| Last Modified: | 30 Jan 2025 07:08 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37143 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


