HANI, SANTIA (2025) KONSELING INDIVIDUAL DALAM MENGATASI STRES KEPADA WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN (WBP) RUTAN KELAS II B BATURAJA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SUMATERA SELATAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Setiap orang pasti mengalami stres, tidak menutup kemungkinan dengan warga binaan pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Baturaja dengan segala keterbatasan individu mencoba untuk menyelesaikan masalah yang ada pada dirinya. Oleh sebab itu pihak Rutan Kelas IIB Baturaja menerapkan proses bimbingan individu yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada warga binaan yang mengalami stres akibat kegagalan serta kurangnya penerimaan terhadap dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan bimbingan individual pada warga binaan pemasyarakatan di Rutan kelas IIB Baturaja. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yang terdiri dari 3 warga binaan laki�laki, 1 konselor, 1 kepala rutan, 1 staff penatausahaan. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari buku, dokumen, internet dan media cetak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi,dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis data Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan konseling individual dalam mengatasi stres kepada warga binaan pemasyarakatan rutan kelas IIB Baturaja telah dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu : 1) Tahap awal, yaitu membangun hubungan konseling dengan warga binaan dengan cara mendengarkan bagaimana suasana isi hati warga binaan. Kemudian konselor mulai melibatkan diri dengan rasa kepedulian terhadap masalah yang sedang dihadapi warga binaan. Konselor membantu memperjelas masalahnya. Setelah itu konselor dan warga binaan membuat perjanjian atau kontrak yang telah disepakati bersama untuk menyelesaikan permasalahan pada warga binaan. 2) Tahap kerja,yaitu tahap inti pada konseling individual, teknik yang diberikan yaitu yaitu teknik cognitive behavioral therapy. Hal ini bertujuan untuk mengubah pola pikir negatif dan memperbaiki perasaan. Cara yang diberikan konselor biasanya dengan diberikannya motivasi atau masukan agar mengikuti program tausiyah, sholawat bersama untuk mengedepankan nilai spiritual dan mengatasi stres warga binaan. 3) tahap akhir tahap akhir yaitu tahap penutup dari pelaksanaan konseling individual. Di Rutan Kelas IIB Baturaja pada tahap pengakhiran terdapat tiga kegiatan yang dilakukan, yaitu evaluasi, pengungkapan pesan dan harapan, serta iii tindak lanjut (folow up )pada hal ini tindak lanjut yang diberikan oleh pihak Rutan Kelas IIB Baturaja berupa diberikannya konseling lanjutan terhadap warga binaan pemasyarakatan. Kegiatan konseling individual ini dinilai memberikan hasil yang baik dan sesuai dengan tujuan yang hendak dicapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan proses konseling individual dalam mengatasi stres kepada warga binaan pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Baturaja telah berhasil dilakukan dan mendapat efek yang positif. Kata Kunci : Konseling Individual, Stres ABSTRACT Everyone certainly experiences stress, including the inmates at Class IIB Baturaja Detention Center, who, despite their individual limitations, try to resolve the issues they face. For this reason, the Class IIB Baturaja Detention clCenter implements an individual guidance process that aimed to providing assistance to inmates who are experiencing stress due to failure and a lack of self-acceptance. The purpose of this research is to find out how individual guidance that implemented for inmates in the Class IIB Baturaja Detention Center. This type of research is field research with descriptive qualitative method. The primary data sources in this study consist of 6 individuals, including 3 male inmates, 1 counselor, 1 prison head, and 1 administrative staff member. Meanwhile, the secondary data sources in this research were obtained from books, documents, the internet, and print media. The data collection was by using interviews, observations, and documentation. The data were analyzed by using Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of this study indicate that the implementation of individual counseling to quell the stress among inmates at the Class IIB Baturaja Detention Center has been carried out through three phases: 1) The first phase, which involves building a counseling relationship with the inmates by listening hoe the emotional of the inmates. Then, the counselor began to engage with a sense of concern for the issues faced by the residents. The counselor helps clarify the issues. After that, the counselor and the inmates create an agreement or contract that has been mutually agreed upon to resolve the issues concerning the inmates. 2) The work phase, which is the core phase in individual counseling, involves the technique known as cognitive behavioral therapy. This aims to change negative thought patterns and improve feelings. The approach given by the counselor is usually through providing motivation or suggestions to participate in tausiyah programs and group prayers to emphasize spiritual values and address the stress of the residents. 3) The final phase is closing phase of the implementation of individual counseling. In the Class IIB Baturaja Detention Center, at the final phase, there are three activities carried out: evaluation, the expression of messages and hopes, and follow-up. In this case, the follow-up provided by the Class IIB Baturaja Detention Center consists of offering further counseling to the inmates. This individual counseling activity is assessed to yield v good results and align with the objectives to be achieved. The conclusion of this research is that the implementation of the individual counseling process to quell the stress for inmates at the Class IIB Baturaja Detention Center has been successfully carried out and has positive effect. Keywords : individual counseling, stress
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 30 Jan 2025 06:55 |
| Last Modified: | 30 Jan 2025 06:55 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37139 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


