PRAKTIK BAGI HASIL TERNAK AYAM KAMPUNG DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH (Studi Kampung Bujung Tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang)

TEDI, EFIN (2025) PRAKTIK BAGI HASIL TERNAK AYAM KAMPUNG DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH (Studi Kampung Bujung Tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of epin 1,3,5.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of epin fulll.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Praktik bagi hasil ternak ayam kampung di Kampung Bujung Tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang merupakan praktik yang sedang ramai dilakukan oleh masyarakat Kampung Bujung Tenuk tetapi terdapat praktik yang tidak sesuai dengan kesepakatan di awal sehingga dapat menimbulkan kerugian di antara salah satu pihak yang melakukan praktik bagi hasil ternak ayam kampung. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana pelaksanaan praktik bagi hasil ternak ayam kampung di Bujung Tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang? dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syari‘ah terhadap praktik bagi hasil ternak ayam kampung di Bujung Tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang?. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui praktik bagi hasil ternak ayam kampung di Bujung tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang dan untuk mengetahui dan menjelaskan tinjauan hukum ekonomi syari‘ah terhadap bagi hasil ternak ayam kampung di Bujung Tenuk Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sumber data populasi dan sampel diambil dari data lapangan, sedangkan analisa data menggunakan analisa data kualitatif yang mengahasilkan data deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah yang pertama yaitu, akad yang telah dilakukan pada kenyataan praktiknya tidak sesuai dengan kesepakatan di awal hal ini disebabkan karena terdapat sebuah kecurangan yang dilakukan oleh pengelola modal dimana jumlah pakan ternak ayam kampung selalu tidak sesuai dengan jumlah modal yang telah diberikan. Kedua, ditinjau dari Hukum Ekonomi Syari‘ah akad harus memenuhi beberapa rukun dan syarat sehingga tidak akan terjadi hal-hal yang merugikan salah satu pihak seperti tidak dijelaskannya pihak mana yang akan menanggung jika terdapat kerugian serta bisa melanggar prinsip kejujuran dan keadilan dalam hukum ekonomi syari‘ah. Kata Kunci : Akad, Bagi Hasil, Hukum Ekonomi Syari’ah. ABSTRACT The practice of profit sharing of native chicken livestock in Bujung Tenuk Village, Menggala District, Tulang Bawang Regency is a practice that is being carried out by the people of Bujung Tenuk Village, but there are practices that are not in accordance with the initial agreement so that it can cause losses among one of the parties to the practice of profit sharing of native chicken livestock. The formulation of the problem in this study is how is the implementation of the practice of profit sharing of native chicken livestock in Bujung Tenuk, Menggala District, Tulang Bawang Regency? and how is the review of sharia economic law on the practice of profit sharing of native chicken livestock in Bujung Tenuk, Menggala District, Tulang Bawang Regency. The purpose of this research is to find out the practice of profit sharing of native chicken in Bujung Tenuk, Menggala Subdistrict, Tulang Bawang Regency and to find out and explain the review of shari'ah economic law on profit sharing of native chicken in Bujung Tenuk, Menggala Subdistrict, Tulang Bawang Regency. Data collection methods using interviews and documentation. Population and sample data sources are taken from field data, while data analysis uses qualitative data analysis which produces descriptive data. The results of this study are the first, namely, the contract that has been carried out in practice is not in accordance with the agreement at the beginning, this is because there is a fraud committed by the capital manager where the amount of feed for native chickens is always not in accordance with the amount of capital that has been given. Second, In terms of Shari'ah Economic Law, the contract must fulfill several pillars and conditions so that there will be no things that harm one party, such as not explaining which party will bear if there is a loss and can violate the principles of honesty and justice in shari'ah economic law. Keywords: Contract, Profit Sharing, Sharia Economic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jan 2025 03:36
Last Modified: 30 Jan 2025 03:36
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37108

Actions (login required)

View Item View Item