ANDI, DIBBA ZATI IWANI (2025) PELAKSANAAN KONSELING RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY DALAM MENGATASI EFEK BULLYING PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-IHYA KALIREJO. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Bullying merupakan salah satu permasalahan kompleks yang sering terjadi di berbagai lingkungan pendidikan, termasuk pondok pesantren. Penelitian ini berfokus pada pelaksanaan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) sebagai pendekatan konseling untuk mengatasi dampak bullying pada santri di Pondok Pesantren Al-Ihya Kalirejo. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka bullying yang terjadi di lembaga pendidikan, yang berdampak negatif pada perkembangan psikologis, sosial, dan emosional individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi REBT dalam menangani masalah bullying serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas terapi ini di lingkungan pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi yang melibatkan konselor, santri korban bullying, dan pihak pesantren. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan proses konseling dan hasil yang dicapai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan REBT efektif dalam membantu santri mengidentifikasi dan mengubah pola pikir irasional yang memicu perilaku negatif akibat bullying. Terapi ini dilakukan melalui penerapan teori ABCDE, yang melibatkan identifikasi peristiwa pemicu (A), keyakinan irasional (B), konsekuensi emosional dan perilaku (C), tantangan terhadap keyakinan tersebut (D), dan penggantian dengan keyakinan yang lebih rasional (E). Faktor-faktor pendukung keberhasilan terapi meliputi keterampilan konselor, dukungan lingkungan pesantren, serta kemauan santri untuk berpartisipasi aktif dalam terapi. Namun, keterbatasan sumber daya, seperti jumlah konselor dan kurangnya program pendukung, menjadi tantangan yang perlu diatasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa REBT dapat menjadi metode konseling yang efektif untuk mengatasi dampak bullying di pondok pesantren, dengan syarat adanya dukungan yang memadai dari lembaga dan pemangku kepentingan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan intervensi yang lebih komprehensif dan adaptif, guna menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung bagi para santri. Kata Kunci: Konseling, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), Bullying. ABSTRACT Bullying is a complex issue that frequently occurs in various educational settings, including Islamic boarding schools (pesantren). This study focuses on the implementation of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) as a counseling approach to address the impacts of bullying on students at Pondok Pesantren Al-Ihya Kalirejo. The research is motivated by the high prevalence of bullying in educational institutions, which negatively affects individuals' psychological, social, and emotional development. This study aims to examine the implementation of REBT in addressing bullying issues and the factors influencing the effectiveness of this therapy in the pesantren environment. The research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation involving counselors, students who experienced bullying, and pesantren administrators. The data were analyzed descriptively to illustrate the counseling process and outcomes achieved. The findings indicate that the REBT approach is effective in helping students identify and modify irrational thought patterns that trigger negative behaviors resulting from bullying. The therapy is implemented using the ABCDE framework, involving the identification of activating events (A), irrational beliefs (B), emotional and behavioral consequences (C), disputing irrational beliefs (D), and replacing them with more rational beliefs (E). Factors contributing to the therapy's success include counselors' skills, support from the pesantren environment, and the students' willingness to actively participate in the therapy. However, challenges such as limited resources, including the number of counselors and the lack of supporting programs, need to be addressed. The study concludes that REBT can be an effective counseling method for mitigating the impacts of bullying in pesantren, provided adequate support from the institution and stakeholders. These findings are expected to serve as a basis for developing more comprehensive and adaptive interventions to create a safe and supportive educational environment for students. Keywords: Counseling, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), Bullying.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 30 Jan 2025 03:27 |
| Last Modified: | 30 Jan 2025 03:27 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37102 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


