Fazri, Ade Kurniawan Angkrih (2025) PENERAPAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELLING UNTUK MENGATASI MENTAL BLOCK SANTRI DI PONDOK PESANTREN DARUTH THOLIBIN SERDANG DALAM LIWA KABUPATEN LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (135kB) |
Abstract
ABSTRAK Kesehatan mental didefinisikan sebagai keadaan sejahtera di mana individu mengenali kemampuannya, mampu mengatasi tekanan hidup yang normal, bekerja secara produktif dan bermanfaat, dan memengaruhi masyarakatnya. Mental block menjadi penyebab awal munculnya gangguan kesehatan mental, mental block adalah program pikiran dalam diri sendiri yang mencegah seseorang mencapai impian, harapan, keinginan, tujuan, atau perubahan dalam hidup. Salah satu bentuk bimbingan yang dapat dipergunakan untuk membantu permasalahan santri tersebut adalah dengan menggunakan bimbingan dalam bentuk kelompok atau yang disebut dengan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan bimbingan kelompok dengan teknik modelling dalam mengatasi mental block santri di pondok pesantren daruth tholibin serdang dalam liwa kabupaten lampung barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach). Sifat penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif analisis. Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Sumber data primer didapatkan dari hasil wawancara, berjumlah 7 sumber data terdiri dari 1 Pembimbing/Ustad dan 6 Santri. Sumber data sekunder didapatkan melalui dokumen-dokumen pendukung. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik Analisis data dalam penelitian ini adalah (1) reduksi data (data reduction); (2) penyajian data (data display); dan (3) penarikan simpulan. Dalam penerapan bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk mengatasi mental block santri di Pondok Pesantren Daruth Tholibin tersebut pembimbing memiliki beberapa tahapan bimbingan yaitu; 1) tahap persiapan yeng meliputi kegiatan; menentukan ruangan/tempat, menentukan materi, menentukan teknik, menentukan waktu pelaksanaan, dan menginformasikan jadwal pelaksanaan bimbingan. 2) tahap kegiatan meliputi; (a) tahap pembentukan; (b) tahap peralihan; (c) tahap kegiatan inti. (3) tahap pengakhiran meliputi; pemberian penguatan, meminta anggota kelompok untuk menyampaikan kesan-kesan selama mengikuti pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dan penulis memberitahukan bahwasanya kegiatan akan segera berakhir (4) tahap evaluasi meliputi; (a) evaluasi program yaitu penulis menilai berhasil atau tidaknya program bimbingan kelompok yang telah dilakukan melalui tahap kegiatan. (b) evaluasi proses yaitu penulis menilai keberhasilan proses bimbingan kelompok dengan teknik modelling melalui tahap kegiatan (c) evaluasi hasil yaitu penulis melakukan penilaian untuk mengetahui perolehan apa saja yang didapatkan setelah mengikuti layanan bimbingan kelompok. Kata Kunci: Bimbingan Kelompok, Teknik Modelling, Mental Block
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 30 Jan 2025 03:03 |
| Last Modified: | 30 Jan 2025 03:03 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37096 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


