FERDI, JULIANDA (2025) KONSELING INDIVIDU UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL REMAJA PENYALAHGUNA NARKOBA DI BADAN NARKOTIKA NASIONAL (BNN) PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Maraknya kasus penyalahgunaan narkoba dikalangan remaja tentu disebabkan oleh beberapa faktor pendukung,diantaranya yaitu rasa penasaran yang tinggi ataupun mengikuti trend dan lingkungan pertemanan Maka dari itu membutuhkan adanya konseling individu yang bertujuan untuk memberikan bantuan agar mereka dapat merubah pola pikir dan tingkah laku kearah yang lebih positif dan tidak mengkonsumsi narkoba, dalam penelitian ini peneliti tertarik untuk meneliti tentang proses pelaksanaan konseling individu untuk meningkatkan kesehatan mental remaja penyalahguna narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 6 orang, yang terdiri dari 4 remaja penyalahguna narkoba, kemudian 1 Konselor di Badan Narkotika Nasional Provinsi Lampung yang aktif di dalam kegiatan bimbingan konseling, 1 asisten konselor yang membantu konselor menangani remaja yang menjalani rehalibitasi dan mengurus data-data yang diperlukan. Sedangkan sumber data sekunder dalam penelitian ini diperoleh dari buku, dokumen, internet dan media cetak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi,dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis data Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan konseling individu untuk meningkatkan kesehatan mental remaja penyalahguna narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung dilaksanakan dilaksanakan melalui dua tahap yaitu 1) Persiapan, yaitu konselor menyiapkan materi media, waktu dan tempat. 2) Pelaksanaan, yaitu proses yang dilaksanakan melalui tiga tahap yaitu: a) Tahap Awal, Pada tahap ini kegiatan yang dilakukan membangun hubungan dengan santri agar terciptanya hubungan komunikasi yang baik antara konselor dengan remaja penyalahguna narkoba. b) Tahap kerja, yaitu tahap inti pada konseling individu, teknik yang diberikan yaitu Cognitive Behavior Therapy (CBT) melalui teknik self control dengan diskusi kelompok yang artinya konselor memberikan terapi terlebih dahulu agar para pasien penyalahguna narkoba tersebut mampu mengontrol dirinya sendiri baik dari segi tingkah laku maupun pikirannya kearah yang lebih positif, dalam hal tersebut terdapat 3 aspek kontrol diri yaitu : 1). Kontrol perilaku , 2) kontrol kognitif, 3) mengontrol keputusan. c) Tahap akhir, yaitu penutup kegiatan yang di dalamnya mencakup kegiatan evaluasi, dan tindak lanjut (followup) sebelum konselor melakukan tindak lanjut konselor melakukan evaluasi terlebih dahulu sehingga jika ada masalah yang belum terealisasikan maka dilakukan tindak lanjut oleh konselor. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelaksanaan proses konseling individu untuk meningkatkan kesehatan mental remaja penyalahguna narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung telah berhasil dilakukan dan mendapat efek yang positif. Kata Kunci: Konseling Individu, Kesehatan Mental, Remaja Penyalahguna Narkoba. ABSTRACT The rampant cases of drug abuse among adolescents are certainly caused by several supporting factors, including high curiosity or following trends and friendships. Therefore, it requires individual counseling that aims to provide assistance so that they can change their mindset and behavior towards a more positive direction and not consume drugs. In this study, researchers are interested in examining the process of implementing individual counseling to improve the mental health of adolescent drug abusers at the National Narcotics Agency (BNN) of Lampung Province. This type of research is field research which is descriptive qualitative. The primary data sources in this study were 6 people, consisting of 4 adolescent drug abusers, then 1 Counselor at the National Narcotics Agency of Lampung Province who was active in counseling activities, 1 assistant counselor who helped the counselor handle adolescents undergoing rehabilitation and taking care of the necessary data. While the secondary data sources in this study were obtained from books, documents, the internet and print media. The data collection techniques used were interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used is the Miles and Huberman data analysis model, which consists of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that the implementation of individual counseling to improve the mental health of adolescent drug abusers at the National Narcotics Agency (BNN) of Lampung Province is carried out through two stages, namely 1) Preparation, namely the counselor prepares media materials, time and place. 2) Implementation, namely the process carried out through three stages, namely: a) Initial Stage, At this stage the activities carried out build relationships with students in order to create good communication relationships between counselors and adolescent drug abusers. b) Working stage, namely the core stage of individual counseling, the technique given is Cognitive Behavior Therapy (CBT) through self-control techniques with group discussions, which means that the counselor provides therapy first so that drug abuse patients are able to control themselves both in terms of behavior and thoughts in a more positive direction, in this case there are 3 aspects of self-control, namely: 1). Behavioral control, 2) cognitive control, 3) controlling decisions. c) The final stage, which is the closing of the activity which includes evaluation activities, and follow-up before the counselor carries out the follow-up, the counselor carries out an evaluation first so that if there are problems that have not been realized, the counselor will carry out follow-up. The conclusion of this study is that the implementation of the individual counseling process to improve the mental health of adolescent drug abusers at the National Narcotics Agency (BNN) of Lampung Province has been successful and has had a positive effect. Keywords: Individual Counseling, Mental Health, Adolescent Drug Abusers.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Bimbingan Konseling Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 15 Jan 2025 04:05 |
| Last Modified: | 15 Jan 2025 04:05 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37004 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


