TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TENTANG PENGGUNAAN DINAR DAN DIRHAM SEBAGAI ALAT TRANSAKSI PEMBAYARAN ADMINISTRASI SEKOLAH (Studi di Sekolah Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Gunung Terang Bandar Lampung)

ROMY, ABDULLAH HUSAIN NASUTION (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF TENTANG PENGGUNAAN DINAR DAN DIRHAM SEBAGAI ALAT TRANSAKSI PEMBAYARAN ADMINISTRASI SEKOLAH (Studi di Sekolah Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Gunung Terang Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN V.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ROMY.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Kuttab Al-Fatih merupakan lembaga pendidikan untuk anak usia 5 sampai 12 tahun yang menitikberatkan pada dua kurikulum utama yaitu Kurikulum Iman dan Kurikulum Al-Quran. Kuttab Al-Fatih memiliki tahapan yang disebut Kuttab Awal dan Kuttab Qonuni. Kuttab awal dibagi menjadi tiga tingkatan: Kuttab Awal 1, Kuttab Awal 2, dan Kuttab Awal 3. Kuttab Qonuni merupakan kelanjutan dari Kuttab Awal. Kuttab Konuni dibagi menjadi empat tahapan yaitu Kuttab Konuni 1, Kuttab Konuni 2, Kuttab Konuni 3, dan Kuttab Konuni 4. Diketahui Kuttab Al Fatih merupakan yayasan pertama yang menggunakan dinar dan dirham sebagai alat transaksi untuk segala macam yang berhubungan dengan administrasi di Kuttab, sedangkan menurut undang-undang yang ada di Indonesia segala jenis transaksi yang terjadi di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia hanya diperbolehkan menggunakan mata uang rupiah sebagai alat transaksi. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah praktik penggunaan dinar dan dirham sebagai alat transaksi pembayaran administrasi Sekolah Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung? Bagaimanakah penggunaan dinar dan dirham sebagai alat transaksi pembayaran administrasi Sekolah Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung ditinjau dari Hukum Islam dan Hukum Positif? Jenis penelitian ini adalah kualitatif yaitu penelitian lapangan atau field research yang bersifat deskriptif analisis, yaitu menganalisis apa yang terjadi saat ini dan gambaran mengenai realita dan penyajian data melalui observasi, wawancara serta dokumentasi yang ada di Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung. Praktik penggunaan dinar dan dirham yang terjadi di Kuttab Al Fatih Pagar Alam Bandar Lampung menetapkan Biaya awal masuk sebesar 5 dinar atau setara dengan 22 juta rupiah ditambah dengan SPP sebesar 18 dirham atau setara dengan 1,8 juta rupiah serta iuran yang dilakukan setahun sekali sebesar 1 dinar atau setara dengan 4,4 juta rupiah. Hal ini menurut hukum Islam segala transaksi selagi halal dan bertujuan untuk kemaslahatan umat merupakan hal yang sah-sah saja, sedangkan menurut hukum positif yang ada di Indonesia menurut Pasal 23 Undang-Undang No 7 Tahun 2011 Undang-Undang Mata Uang melarang penggunaan mata uang selain rupiah tetapi penggunaan dinar dan dirham di kuttab merupakan hal yang sah-sah saja karena meskipun kuttab menggunakan dinar dan dirham dalam melakukan kegiatan transaksi mata uang rupiah tetap mereka gunakan sebagai alat transaksi diluar Kuttab. Kata Kunci : Dinar, Dirham, Transaksi Pembayaran. ABSTRACT Kuttab Al-Fatih is an educational institution for children aged 5 to 12 years that focuses on two main curricula, namely the Faith Curriculum and the Al-Quran Curriculum. Kuttab Al-Fatih has stages called Kuttab Awal and Kuttab Qonuni. Kuttab Awal is divided into three levels: Kuttab Awal 1, Kuttab Awal 2, and Kuttab Awal 3. Kuttab Qonuni is a continuation of Kuttab Awal. Kuttab Konuni is divided into four stages, namely Kuttab Konuni 1, Kuttab Konuni 2, Kuttab Konuni 3, and Kuttab Konuni 4. It is known that Kuttab Al Fatih is the first foundation to use dinars and dirhams as a means of transaction for all kinds of things related to administration at Kuttab, while according to the laws in Indonesia, all types of transactions that occur in the territory of the Unitary State of the Republic of Indonesia are only allowed to use the rupiah currency as a means of transaction. The formulation of the problem in this study is how is the practice of using dinars and dirhams as a means of payment transactions for the administration of the Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung School? How is the use of dinars and dirhams as a means of payment transactions for the administration of the Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung School reviewed from Islamic Law and Positive Law? This type of research is qualitative, namely field research or field research which is descriptive analysis, namely analyzing what is happening now and a description of reality and data presentation through observation, interviews and documentation at the Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung. The practice of using dinars and dirhams at Kuttab Al-Fatih Pagar Alam Bandar Lampung sets an initial entry fee of 5 dinars, equivalent to 22 million rupiah, plus a monthly tuition fee of 18 dirhams, equivalent to 1.8 million rupiah, and an annual contribution of 1 dinar, equivalent to 4.4 million rupiah. According to Islamic law, all transactions that are halal and aimed at the welfare of the community are considered valid. Meanwhile, under the positive law in Indonesia, Article 23 of Law No. 7 of 2011 on Currency prohibits the use of currencies other than the rupiah. However, the use of dinar and dirham in kuttab is permissible, as even though kuttab uses dinar and dirham for transactions, they still use the rupiah as a means of transaction outside of kuttab. Keywords: Dinar, Dirham, Payment Transactions.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 07 Jan 2025 03:59
Last Modified: 07 Jan 2025 03:59
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36873

Actions (login required)

View Item View Item