KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENINGKATAN PENGAMALAN IBADAH LANSIA DI SEKOLAH LANSIA SALIMAH (SALSA) KABUPATEN LAMPUNG BARAT

Usben, Fathin Himama (2024) KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PENINGKATAN PENGAMALAN IBADAH LANSIA DI SEKOLAH LANSIA SALIMAH (SALSA) KABUPATEN LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Skripsi 1-2.pdf] PDF
Download (8MB)
[thumbnail of Skripsi USBEN FATHIN HIMAMA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Lanjut usia adalah periode perkembangan yang bermula dari 60 tahun dan berakhir di saat kematian. Periode dimana terjadinya penurunnya fungsi kognitif seperti daya ingat, kemampuan belajar, kemampuan memahami, kemampuan memecahkan masalah dan kemampuan dalam mengambil keputusan. Dengan kompleksnya permasalahan saat masa lansia, maka model pembelajaran non formal menjadi pilihan bagi Sekolah Lansia Salimah (SALSA) dengan menerapkan komunikasi interpersonal dalam membimbing dan mendidik para lansia. Rumusan masalah pada penelitian ini ialah bagaimana komunikasi interpersonal dalam peningkatan pengamalan ibadah lansia di SALSA Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komunikasi interpersonal dalam peningkatan pengamalan ibadah lansia di SALSA Kabupaten Lampung Barat. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data melalui metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Data primer diambil dengan tekhnik purposive sampling sehingga diperoleh 7 orang sebagai informan yakni, 1 orang kepala sekolah, 2 pembimbing, 2 lansia dan 2 wali lansia, sedangkan data sekunder dalam penelitian ini meliputi buku, jurnal, karya ilmiah dan sumber-sumber lainnya. Kemudian tekhnik analisis data dari penelitian ini menggunakan teori dari Miles N Huberman yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan komunikasi interpersonal dalam peningkatan pengamalan ibadah lansia disampaikan dengan memberikan pemahaman dan bimbingan yang bermuatan keagamaan, seperti pentingnya menuntut ilmu bagi lansia, ibadah dan dzikir pada lansia, Al qur‟an sebagai obat untuk lansia dan terapi ibadah sholat bagi lansia. Adapun efektivitas dari komunikasi interpersonal dapat dilihat dari 5 sikap positif yakni keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif dan kesetaraan. Dari kelima sikap positif tersebut dijalankan sepenuhnya oleh pembimbing dalam menjalin hubungan dengan para lansia sehingga tujuan dari penerapan komunikasi interpersonal dalam peningkatan pengamalan ibadah berlangsung dengan efektif. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Pengamalan Ibadah, Lansia, Sekolah Lansia Salimah. ABSTRACT Old age is a period of development that begins at 60 years and ends at death. A period in which there is a decline in cognitive functions such as memory, learning ability, ability to understand, ability to solve problems and ability to make decisions. With the complexity of the problems during the elderly, the non-formal learning model is an option for the Salimah Elderly School (SALSA) by applying interpersonal communication in guiding and educating the elderly. The formulation of the problem in this study is how interpersonal communication in improving the practice of elderly worship in SALSA West Lampung Regency. This study aims to determine interpersonal communication in increasing the practice of elderly worship in SALSA West Lampung Regency. This research is descriptive field research. The approach taken is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation and documentation methods. Primary data was taken with purposive sampling technique so that 7 people were obtained as informants, namely, 1 principal, 2 mentors, 2 elderly and 2 elderly guardians, while secondary data in this study included books, journals, scientific papers and other sources. Then the data analysis technique of this study uses the theory of Miles N Huberman, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results of this study indicate that interpersonal communication in improving the practice of elderly worship is conveyed by providing understanding and guidance with religious content, such as the importance of studying for the elderly, worship and dhikr in the elderly, the Qur'an as a medicine for the elderly and prayer therapy for the elderly. The effectiveness of interpersonal communication can be seen from 5 positive attitudes, namely openness, empathy, supportive attitude, positive attitude and equality. The five positive attitudes are fully implemented by the mentor in establishing relationships with the elderly so that the purpose of implementing interpersonal communication in increasing the practice of worship takes place effectively. Keywords: Interpersonal Communication, Practice of Worship, Elderly, Salimah Elderly School.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Nov 2024 02:27
Last Modified: 11 Nov 2024 02:27
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36222

Actions (login required)

View Item View Item