LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN SELF-COMPASSION REMAJA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PELAYANAN SOSIAL ASUHAN ANAK BUDI ASIH KOTA BANDAR LAMPUNG

PUTRIYANA, SHINO (2024) LAYANAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENINGKATKAN SELF-COMPASSION REMAJA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PELAYANAN SOSIAL ASUHAN ANAK BUDI ASIH KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of FULL SKRIPSI PUTRIYANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Remaja adalah sebuah tahap transisi yang dimulai dari rentang usia 10-13 tahun dan akan berakhir pada usia antara 18-22 tahun. Masa remaja merupakan masa yang dipenuhi dengan ―badai dan tekanan jiwa‖ yang dimana pada masa tersebut terjadi perubahan yang signifikan secara fisik, intelektual, dan emosional pada seorang individu yang akan menimbulkan rasa sedih dan bimbang serta dapat memunculkan sebuah konflik pada lingkungannya. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh remaja tersebut yaitu dengan dapat menerima diri sendiri dalam menghadapi kekurangan pada diri dan kenyataan yang sedang dialami dengan menumbuhkan rasa menyayangi diri sendiri atau juga bisa disebut dengan self-compassion. Dalam layanan konseling kelompok self compassion adalah sebuah alternative untuk dapat melihat diri sendiri agar meningkatkan resilensi pada remaja. Selanjutnya rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam meningkatkan self-compassion remaja di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Asuhan Anak Budi Asih Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Jumlah keseluruhan remaja di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan Sosial Asuhan Anak Budi Asih Kota Bandar Lampung berjumlah 40 remaja dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan desain penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang berjumlah 6 orang dengan rincian 5 orang remaja, 1 orang konselor, dan sumber data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber lain yang relevan. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan beberapa langkah yaitu Data Reduction (Reduksi Data), Data Display (Penyajian Data), Conclusion Drawing/Verification (Verifikasi). Berdasarkan hasil penelitian, bahwa dalam proses layanan konseling kelompok dilakukan sesuai dengan teori dan tahapan yang ada yaitu sebagai berikut: 1) tahap prakonseling, 2) tahap permulaan, 3) tahap transisi, 4) tahap kerja, 5) tahap akhir, 6) pasca konseling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa self-compassion remaja dalam layanan konseling kelompok dapat dikatakan berhasil, serta layanan konseling kelompok telah terbukti mengatasi permasalahan yang dialami dan dirasakan oleh remaja dan dapat meningkatkan rasa welas asih diri atau self-compassion remaja melalui layanan konseling kelompok. Kata Kunci: Layanan Konseling Kelompok, Self-Compassion. ABSTRACT Adolescence is a transitional stage that starts from the age range of 10-13 years and will end between the ages of 18-22 years. Adolescence is a time filled with "storms and mental pressures" where during that time there are significant physical, intellectual, and emotional changes in an individual that will cause sadness and indecision and can give rise to a conflict in his environment. To overcome the problems faced by these teenagers, namely by being able to accept themselves in the face of their shortcomings and the reality they are experiencing by fostering a sense of self-love or it can also be called self-compassion . In counseling services, self-compassion groups are an alternative to being able to see oneself in order to increase resilience in adolescents. Furthermore, the formulation of the problem in this study is how the process of implementing group counseling services in improving adolescent self-compassion in the Regional Technical Implementation Unit of the Budi Asih Child Care Social Service of the Lampung Provincial Social Service. This research uses qualitative research. The total number of teenagers in the Regional Technical Implementation Unit for the Budi Asih Child Care Social Service of the Lampung Province Social Service is 40 teenagers with field research and a qualitative descriptive research design. In this study, a purposive sampling technique was used, the data sources in this study were 6 informants with details of 5 teenagers, 1 counselor, and secondary data sources obtained from books, journals and other relevant sources. The data collection methods used by the author are interviews, observation and documentation. The data analysis technique in this research uses several steps, namely Data Reduction, Data Display, Conclusion Drawing/Verification. Based on the results of the study, that in the process of group counseling services are carried out in accordance with the existing theories and stages, namely: 1) pre-counseling stage, 2) initial stage, 3) transition stage, 4) work stage, 5) final stage, 6) post-counseling. The results of this study indicate that adolescent Self-Compassion in group counseling services can be said to be successful, and group counseling services have been proven to overcome problems experienced and felt by adolescents and can increase adolescent self-compassion through group counseling services. Keywords: Group Counseling Services, Self-Compassion.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Nov 2024 07:57
Last Modified: 04 Nov 2024 07:57
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36183

Actions (login required)

View Item View Item