FUNGSI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN KEAGAMAAN DI MAJLIS TA’LIM JABAL NUR KOTA BANDAR LAMPUNG

M., Rifqi Ghifari (2024) FUNGSI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN KEGIATAN KEAGAMAAN DI MAJLIS TA’LIM JABAL NUR KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI 1-2.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI M. RIFQI GHIFARI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Manajemen adalah satu kaidah tertentu yang didalamnya dibutuhkan untuk mencapai tujuan tertentu dengan menggunakan tenaga, waktu serta kemudahaan yang secara optimal. Manajemen dibutuhkan dalam semua kegiatan dalam hal melakukan suatu kegiatan meningkatkan keagamaan di Majelis Ta’lim Jabal Nur Kota Baru Tanjung Karang Timur Bandar Lampung. Majelis Ta’lim adalah lembaga keagamaan yang menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang mempunyai hubungan fungsional yang berkaitan dengan ajaran agama islam, melalui Majelis Ta’limlah agama islam menjadi mewarnai semua aspek kehidupan masyarakat, keagamaan, sosial, dan lingkungan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat penelitian kualitatif yang merupakan suatu penelitian yang bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis suatu fenomena dan peristiwa, dan persepsi orang secara individu dan kelompok. Yang menjadi fokus penelitian ini adalah Fungsi Manajemen Dalam Meningkatkan Kegiatan Keagamaan Di Majelis Ta’lim Jabal Nur Kota Baru Tanjung Karang Timur Bandar Lampung, dimana penelitian ini dilaksanakan di lapangan dengan cara mengamati langsung peristiwa yang terjadi secara alami dilapangan. Dari hasil penelitian yang didapatkan di Majelis Ta’lim Jabal Nur Kota Baru Tanjung Karang Timur Bandar Lampung, penulis dapat menyimpulkan bahwa upaya meningkatkan kegiatan keagamaan untuk seluruh anggota Majelis Ta’lim dan masyarakat sudah berjalan dan sesuai dengan fungsi manajemen dakwah, di dalam proses Manajemen Majelis Ta’lim Jabal Nur terdapat hambatan yang dihadapi, serta terdapat faktor pendukung yang membuat setiap kegiatan terlaksana dengan baik, seperti adanya dukungan atau respon yang baik dari masyarakat sekitar tentang keberadaan Majelis Ta’lim Jabal Nur. Majelis ini mempunyai pengurus yang kompeten dalam bidangnya yang mereka tangani, dan bekerja sama. Sedangkan faktor penghambat kegiatan yaitu faktor dana, faktor ini membuat majelis ta’lim sedikit kesulitan dalam mengembangkan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakannya dikarenakan setiap acara pengajian berlangsung maka tuan rumah yang menyediakan dan menyiapkan kebutuhan acara kegiatan majelis ta’lim baik dari segi konsumsi, air mineral, makanan ringan, dan yang lainnya. Sedangkan kemampuan ekonomi setiap anggota berbeda-beda Kata Kunci: Manajemen, Kegiatan Keagamaan, Majelis Ta’lim. ABSTRACT Management is a certain rule in which it is necessary to achieve certain goals by using energy, time and convenience optimally. Management is needed in all activities in terms of carrying out an activity to improve religion at the Jabal Nur Ta'lim Council, Kota Baru Tanjung Karang Timur, Bandar Lampung. The Ta'lim Council is a religious institution that organizes religious activities that have a functional relationship related to the teachings of the Islamic religion. It is through the Ta'lim Council that the Islamic religion colors all aspects of community life, religious, social and environmental. The type of research used in this research is field research in the nature of qualitative research, which is research that aims to describe and analyze phenomena and events, and the perceptions of people individually and in groups. The focus of this research is the Function Of Management In Increasing Religious Activities In The Ta'lim Jabal Nur Assembly, Kota Baru Tanjung Karang Timur Bandar Lampung, where this research was carried out in the field by directly observing events that occur naturally in the field From the results of research obtained at the Jabal Nur Ta'lim Assembly, Kota Baru Tanjung Karang Timur Bandar Lampung, the author can conclude that efforts to increase religious activities for all members of the Ta'lim Assembly and the community have been running and are in accordance with the da'wah management function, in the Assembly Management process Ta'lim Jabal Nur has obstacles it faces, and there are supporting factors that make each activity carried out well, such as support or a good response from the surrounding community regarding the existence of the Ta'lim Jabal Nur Council. This assembly has administrators who are competent in the fields they handle, and work together. Meanwhile, the inhibiting factor for activities is the funding factor, this factor makes it a little difficult for the ta'lim assembly to develop the activities it carries out because every time a recitation event takes place, the host provides and prepares the needs of the ta'lim assembly's activities in terms of consumption, mineral water. , snacks, and more. Meanwhile, the economic capabilities of each member are different Keywords: Management, Religious Activities, Ta'lim Assembly.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 31 Oct 2024 07:02
Last Modified: 31 Oct 2024 07:02
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36147

Actions (login required)

View Item View Item