TINJAUAN SIYĀSAH TANFIDŻIYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 13 UNDANG-UNDANG NO 2 TAHUN 2002 TERKAIT PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI BEGAL (Studi Di Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Selatan)

RISKI, PRADANA (2024) TINJAUAN SIYĀSAH TANFIDŻIYAH TERHADAP IMPLEMENTASI PASAL 13 UNDANG-UNDANG NO 2 TAHUN 2002 TERKAIT PERAN KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI BEGAL (Studi Di Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu Selatan). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB I DAN V.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI RISKI PRADANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Kepolisian Ogan Komering Ulu Selatan terkait pencegahan begal belum sepenuhnya maksimal. Hal ini berdasarkan observasi penulis bahwa terdapat kasus begal yang terjadi pada tahun 2023. Selain itu observasi penulis di Kepolisian Resor Ulu Selatan bahwa pembegal tidak takut terkait ancaman hukum yang diberikan. Disisi lain kepolisian menyatakan bahwa jarak-jarak antar desa satu ke desa lain berjauhan. Kasus begal yang terkonfirmasi dan terlapor oleh Kepolisian Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan pada 2023 yaitu : 1) Pembegalan sepeda motor di jalan Desa Pengadonan, 2) Pembegalan sepada motor di jalan Desa Campang, 3) Pembegalan sepeda motor di jalan Desa Pulau Kemiling, 4) Pembegalan sepeda motor di Jalan Tanjung Jati. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data yang diperoleh dari lokasi atau lapangan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi adapun analisis data menggunakan metode deskriptif analisis yaitu metode yang bertujuan mendeskripsikan, mencatat, menganalisis, dan memperoleh informasi informasi mengenai keadaan saat ini. Hasil Kesimpulan Penelitian ini adalah berdasarkan implementasi pasal 13 Undang-Undang No 2 Tahun 2002 terkait peran Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu Selatan bisa dikatakan sudah berupaya melaksanakan tugas dan wewenangnya dalam menjaga ketertiban dan kemanan di wilayah hukum Ogan Komering Ulu Selatan walaupun belum maksimal, Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu Selatan berusaha mengupayakan menjaga keamanan dari tindak kejahatan demi membuat masyarakat merasa aman dan tentram untuk melakukan aktivitasnya. Berdasarkan pandangan siyāsah tanfidżiyah terhadap peran Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum belum sesuai prosedur di lapangan dan belum sesuai dengan kaidah siyāsah tanfidżiyah. Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu Selatan belum maksimal dalam melaksanakan tugas dan fungsi nya dengan baik sesuai dengan kaidah perarturan perundang undangan dan kaidah Islam dikarenakan ada beberapa faktor yaitu jarak antar satu desa dengan desa lain yang sangat jauh dan juga penerangan di jalan yang masih sangat minim, maka dari itu dapat di katakan bahwa hal tersebut belum sesuai dengan konsep fiqh siyāsah tanfidżiyah. Kata Kunci: Implementasi, Peran Kepolisian, Begal, Tinjauan siyāsah. ABSTRACT The Ogan Komering Ulu Selatan Police regarding the prevention of robbery has not been fully maximal. This is based on the author's observation that there were robbery cases that occurred in 2023. In addition, the author's observation at the Ogan Komering Ulu Selatan Police Resort is that robbers are not afraid of the legal threats given. On the other hand, the police stated that the distances between villages are far apart. Robbery cases confirmed and reported by the Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan Police in 2023 are: 1) Motorcycle robbery on the road of Pengadonan Village, 2) Motorcycle robbery on the road of Campang Village, 3) Motorcycle robbery on the road of Pulau Kemiling Village, 4) Motorcycle robbery on Jalan Tanjung Jati. This type of research is field research, which is a study aimed at collecting data obtained from the location or field. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation, while data analysis uses descriptive analysis, which is a method aimed at describing, recording, analyzing, and obtaining information about the current situation. The results of this research are based on the implementation of Article 13 of Law Number 2 of 2002 regarding the role of the Ogan Komering Ulu Selatan Police Resort, it can be said that it has been trying to carry out its duties and authority in maintaining order and security in the Ogan Komering Ulu Selatan jurisdiction, although it has not been optimal. The Ogan Komering Ulu Selatan Police Resort has been trying to maintain security from criminal acts in order to make the community feel safe and secure in carrying out their activities. Based on the view of siyāsah tanfidżiyah on the role of the Ogan Komering Ulu Selatan Police Resort in maintaining security and public order in the jurisdiction, it has not been in accordance with the procedures in the field and has not been in accordance with the principles of siyāsah tanfidżiyah. The Ogan Komering Ulu Selatan Police Resort has not been optimal in carrying out its duties and functions properly in accordance with the provisions of laws and regulations and Islamic principles due to several factors, namely the very long distance between villages and the lack of lighting on the roads, therefore it can be said that this is not in accordance with the concept of fiqh siyāsah tanfidżiyah. Keywords: Implementation, Role of the Police, Mugging, Political Review.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Oct 2024 07:06
Last Modified: 29 Oct 2024 07:06
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36125

Actions (login required)

View Item View Item