UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUSANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN POINTILIS DI RA AL AMANAH TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG

Ayu, Sifa Nurfatonah (2024) UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUSANAK USIA DINI USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN POINTILIS DI RA AL AMANAH TANJUNG SENANG BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan motorik halus pada anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam proses pertumbuhan dan pendidikan. Keterampilan motorik halus mencakup kemampuan anak untuk mengendalikan gerakan tangan dan jari, yang sangat berpengaruh terhadap kemampuan mereka dalam melakukan berbagai aktivitas sehari hari. Dalam konteks pendidikan anak usia dini di Indonesia, masih terdapat tantangan dalam mengimplementasikan kegiatan yang dapat mendukung perkembangan motorik halus secara optimal. Banyak metode pembelajaran yang belum memanfaatkan teknik kreatif yang dapat menarik minat dan perhatian anak-anak. Salah satu teknik yang dapat diterapkan adalah kegiatan pointilis, yaitu teknik menggambar menggunakan titik-titik yang dapat membantu anak-anak dalam meningkatkan keterampilan motorik halus mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji upaya guru dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini (5-6 tahun) melalui kegiatan pointilis di RA Al Amanah, Tanjung Senang, Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, pengamatan, dan dokumentasi, yang memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi pengalaman serta perspektif guru dan anak-anak selama proses pembelajaran. Metode ini memberikan kesempatan bagi peneliti untuk menggali secara mendalam bagaimana guru dan anak-anak berinteraksi, merasakan, dan mengalami kegiatan pembelajaran, terutama dalam konteks kegiatan pointilis yang bertujuan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan guru, serta analisis dokumen terkait kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif dalam merancang kegiatan pointilis yang mendukung perkembangan motorik halus, seperti menyediakan berbagai alat dan bahan lukis serta memberikan bimbingan teknis dan motivasi kepada anak-anak. Kegiatan pointilis terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teknik pointilis dalam pembelajaran memiliki dampak positif bagi perkembangan motorik halus anak usia dini dan memberikan rekomendasi bagi pengembangan metode pembelajaran seni yang lebih bervariasi di masa mendatang. Kata Kunci:Anak usia dini,Kegiatan pointilis, Kualitatif,Motorik halus. ii ABSRACT The development of fine motor skills in early childhood is an important aspect of growth and education. Fine motor skills encompass a child's ability to control hand and finger movements, which significantly influences their ability to perform various daily activities. In the context of early childhood education in Indonesia, there are still challenges in implementing activities that can optimally support the development of fine motor skills. Many teaching methods have not yet utilized creative techniques that can attract children's interest and attention. One technique that can be applied is the pointillism activity, which is a drawing technique using dots that can help children improve their fine motor skills. This research aims to examine the efforts of teachers in enhancing the fine motor skills of young children (ages 5-6) through pointillism activities at RA Al Amanah, Tanjung Senang, Bandar Lampung. This study employs a qualitative approach using a phenomenological method. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, which allow researchers to explore the experiences and perspectives of teachers and children during the learning process. This method provides an opportunity for researchers to deeply investigate how teachers and children interact, feel, and experience learning activities, especially in the context of pointillism activities aimed at improving the fine motor skills of young children. Data were obtained through direct observation, interviews with teachers, and analysis of documents related to learning activities. The results of the study indicate that teachers play an active role in designing pointillism activities that support the development of fine motor skills, such as providing various painting tools and materials and offering technical guidance and motivation to children. Pointillism activities have proven effective in enhancing children's fine motor skills while also fostering their self-confidence and independence. This study concludes that the application of pointillism techniques in learning has a positive impact on the fine motor skills development of young children and provides recommendations for the development of more varied art learning methods in the future. Keywords: Early childhood, Pointillism activities, Qualitative, motor skills

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 24 Oct 2024 03:23
Last Modified: 24 Oct 2024 03:23
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36051

Actions (login required)

View Item View Item