FARIHATUL, AINI (2024) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH TERHADAP UPAH KARYAWAN CAFÉ (Abadi Jaya Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Cafe Abadi Jaya di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran mempunyai sistem pengupahan karyawannya, yaitu dengan memberikan upah karyawannya berbasis hitungan perhari. Dalam praktiknya pemilik cafe tidak menepati perjanjian yang sudah disepakati di awal, baik perjanjian maupun upah mengupah tidak sesuai dengan akad, dimana perjanjian di awal pemilik cafe menjanjikan gaji atau upah setiap bulan, namun pada kenyataannya upah yang diberikan tidak sesuai dengan yang dijanjikan diawal, dimana upah yang dibayarkan perhari dengan waktu kerja yang tidak menentu dan melampaui jam kerja yang sudah di tetapkan di awal. Berdasarkan latar belakang diatas terdapat beberapa rumusan masalah yaitu bagaimana praktik pengupahan karyawan Cafe Abadi Jaya di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran dan bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah tentang praktik pengupahan karyawan Cafe Abadi Jaya di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan ( field research), yaitu penelitian yang langsung dilakukan dilapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif analisis yaitu suatu metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data yang disusun, dideskripsikan, analisis dan kemudian disimpulkan sesuai dengan kondisi yang terjadi pada saat ini. Hasil penelitian ini adalah sistem pengupahan karyawan cafe Abadi Jaya yang terjadi Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran dilakukan secara lisan dengan ketentuan besaran upah sebulan Rp. 1000.000, dengan pekerjaan sebagai karyawan cafe, namun dipertengahan bulan terjadi perubahan pengupahan yaitu dilakukan pengupahan harian dengan perubahan pekerjaan juga yaitu bukan sebagai karyawan cafe saja akan tetapi kerja di toko baju, mebel dan rumah tangga Sehingga dapat merugikan pihak pekerja. Menurut tinjauan hukum Ekonomi Syariah terhadap upah karyawan cafe Abadi Jaya di Desa Way Harong Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran belom sesuai dengan hukum Islam, dikarenakan ada pihak yang dirugikan yaitu pihak pekerja. Kata Kunci: Upah, Hukum Ekonomi Syariah, Praktik Pengupahan Karyawan Kafe. ABSTRACT Cafe Abadi Jaya in Way Harong Village, Way Lima District, Pesawaran Regency has an employee wage system, namely by giving its employees wages on a daily basis. In practice, the cafe owner does not comply with the agreement that was agreed at the beginning, both the agreement and wages are not in accordance with the contract, where the agreement at the beginning of the cafe owner promises a salary or wages every month, but in reality the wages given are not in accordance with what was promised at the beginning, where wages paid per day with uncertain working hours and exceeding the working hours that have been set at the beginning. Based on the background above, there are several problem formulations, namely how to pay practices for Cafe Abadi Jaya employees in Way Harong Village, Way Lima District, Pesawaran Regency and how to review sharia economic law regarding wage practices for Cafe Abadi Jaya employees in Way Harong Village, Way Lima District, Pesawaran Regency. The method in this study used a qualitative method with the type of field research, namely research that was directly conducted in the field. Data collection was carried out using observation, interview, and documentation techniques. This research was descriptive analysis, namely a research method by collecting data that was compiled, described, analyzed and then concluded according to the conditions that occur at this time. The results of this research are that the wage system for employees of the Abadi Jaya cafe in Way Harong Village, Way Lima District, Pesawaran Regency is carried out verbally with the provision that the monthly wage is IDR. 1000,000, with a job as a cafe employee, but in the middle of the month there was a change in wages, namely daily wages with a change in job, namely not just as a cafe employee but working in a clothing, furniture and household shop. So it can be detrimental to workers. According to a review of Sharia Economic law, the wages of employees at the Abadi Jaya cafe in Way Harong Village, Way Lima District, Pesawaran Regency are not in accordance with Islamic law, because there are parties who suffer losses, namely the workers. Keywords: Wages, Sharia Economic Law, Cafe Employee Wage Practices.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 21 Oct 2024 07:37 |
| Last Modified: | 21 Oct 2024 07:37 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35996 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


