DEVI, SULISTA SARI (2024) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENGELOLAAN LOSMEN SYARIAH (Studi Pada Losmen Sapu Nyapah Syariah Pekon Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Secara lebih lengkap, Losmen syariah adalah Losmen yang menyediakan layanan dan transaksi keuangan berdasarkan prinsip syariah secara keseluruhan, bukan hanya terbatas pada penyediaan makanan dan minuman yang halal tapi juga untuk kesehatan, keamanan, lingkungan, dan manfaat dari aspek ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat tidak memandang ras, kepercayaan maupun budaya.Banyaknya tanggapan atau pandangan miring yang dialamatkan kepada Losmen dan Hotel pada umumnya menjadikan beberapa pelaku bisnis berfikir dan berusaha membuat sebuah konsep baru yang sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku di dalam masyarakat dan agama. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana praktik pengelolaan Losmen Syariah pada Losmen Sapu Nyapah Syariah Pekon Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat dan Bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap praktik pengelolaan Losmen Syariah pada Losmen Sapu Nyapah Syariah Pekon tanjung Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian lapangan (field research), dan menggunakan metode kualitatif, yang bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang saat ini berlaku. Untuk mengetahui praktik pengelolaan pada Losmen Sapu Nyapah Syariah di Pekon Tanjung Setia dan Untuk mengetahui tinjauan hukum Islam tentang praktik pengelolaan pada Losmen Sapu Nyapah Syariah di Pekon Tanjung Setia Kecamatan Pesisir Selatan Kabupaten Pesisir Barat. “Apakah Losmen Syariah dalam pelaksanaannya telah terbebas dari tindakan haram?” Hal ini perlu dipertegas guna membedakan dengan penginapan konvensional. Sehingga “syari’ah” tidak hanya sekedar label, namun benar-benar menerapkan konsep syariah Islam di dalam menjalankan pengelolaan penginapan tersebut. Dari hasil penelitian ini adalah Losmen Sapu Nyapah dalam praktik pengelolaan Losmen Syariah dapat dilihat dari berbagai segi yaitu Fasilitas, Operasional, SDM, dan Organisasi. Fasilitas dan Operasional yang disediakan oleh Losmen Sapu Nyapah Syariah hampir sama dengan Losmen Dan Hotel konvensional pada umumnya namun pengelolaannya lebih menghindarkan kepada hal- hal yang dilarang syara. Sedangkan hukum Islam nya adalah diperbolehkan (mubah), karena sudah sesuai dengan konsep Losmen syariah serta dalam menjalankan bisnisnya sudah sesuai dengan bisnis syariah karena Losmen Sapu Nyapah syariah sangat memperhatikan segala transaksi yang terjadi di hotel. Kata Kunci : Pengelolaan, Losmen Syariah, Hukum Islam, Sharia Complience, Bisnis Syariah. ABSTRACT In more complete terms, sharia inns are inns that provide financial services and transactions based on sharia principles as a whole, not only limited to providing halal food and drinks but also for health, safety, the environment, and benefits from economic aspects felt by the community regardless of race, belief or culture. The many responses or slanted views addressed to Inns and Hotels in general have made several business people think and try to create a new concept that is in accordance with the norms and rules that apply in society and religion. The problem in this research is how to practice the management of Sharia Inns at the Sapu Nyapah Syariah Inn in Pekon Tanjung Setia, Pesisir Selatan District, Pesisir Barat Regency and how Islamic law reviews the management practices of Sharia Inns at the Sapu Nyapah Syariah Inn in Pekon Tanjung, Pesisir Selatan District, Pesisir Barat Regency. Field research uses qualitative methods, which are descriptive in nature, which aims to describe what is currently applicable. To find out the management practices at the Sapu Nyapah Syariah Inn in Pekon Tanjung Setia and to find out about the Islamic law review of management practices at the Sapu Nyapah Syariah Inn in Pekon Tanjung Setia, Pesisir Selatan District, Pesisir Barat Regency. "Is Sharia Inn in its implementation free from haram acts?" This needs to be emphasized to differentiate it from conventional accommodation. So that "syari'ah" is not just a label, but actually applies the concept of Islamic sharia in managing the accommodation. From the results of this research, the Sapu Nyapah Inn in Sharia Inn management practices can be seen from various aspects, namely Facilities, Operations, Human Resources and Organization. The facilities and operations provided by the Sapu Nyapah Syariah Inn are almost the same as conventional Inns and Hotels in general, but the management avoids things that are prohibited by Sharia. Meanwhile, Islamic law is permissible (mubah), because it is in accordance with the sharia hotel concept and in running its business it is in accordance with sharia business because the sharia Sapu Nyapah Inn really pays attention to all transactions that occur at the hotel. Keywords: Management, Sharia Inn, Islamic Law, Sharia Compliance, Sharia Business.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Oct 2024 04:37 |
| Last Modified: | 02 Oct 2024 04:37 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35579 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


