TINJAUAN FIQH SIYĀSAH TANFĪẒIYYAH TERHADAP PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MERENCANAKAN PEMBANGUNAN DESA (Studi di Objek Wisata Water Paam Desa Negara Batin Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur)

ERVAN, KURNIAWAN (2024) TINJAUAN FIQH SIYĀSAH TANFĪẒIYYAH TERHADAP PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MERENCANAKAN PEMBANGUNAN DESA (Studi di Objek Wisata Water Paam Desa Negara Batin Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PERPUS PUSAT BAB 1 DAN 5.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI ERVAN KURNIAWAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Proses pengambilan keputusan dalam pelaksanaan pembangunan desa tidak terlepas dari peran kepala desa dan masyarakat desa. Dan seringkali dalam hasil pembangunan yang telah di musyawarahkan tidak sesuai dengan apa yang telah direncanakan. Water Paam adalah salah satu program pembangunan pemerintahan desa negara batin, yang akan di fungsikan sebagai objek wisata desa tersebut, guna meningkatkan perekonomian desa negara batin dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke desa negara batin. Adapun jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Adapun data primer diperoleh langsung dari desa negara batin kecamatan jabung yang didukung dengan data sekunder dari peraturan-peraturan terkait, buku, jurnal maupun literatur lain yang berkaitan. Kemudian dianalisis dengan cara menarik kesimpulan secara umum dan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa, pertama, proses pengambilan keputusan dalam merencanakan pembangunan desa di objek wisata water paam desa negara batin kecamatan jabung selalu mengedepankan musyawarah bersama, dengan beberapa tahapan perencanaan yaitu tahap persiapan yang meliputi pemberitahuan musyawarah serta penyiapan materi yang akan dibahas dalam musyawarah, selanjutnya tahap pelaksanaan, yang dilaksanakan secara transparan dan terbuka. Kemudian penyusunan keputusan yang dilakukan oleh Kepala Desa, serta tahapan implementasi dan evaluasi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Kedua, tinjauan fiqh siyāsah tanfīẓiyyah terhadap proses pengambilan keputusan dalam merencanakan pembangunan desa di objek wisata water paam desa negara batin kecamatan jabung dapat dinilai telah dilaksanakan dengan konsep fiqh siyāsah yang berkesesuaian dalam prinsip musyawarah islam. Hanya saja terkadang dalam pelaksanaannya terdapat beberapa hal yang dilakukan oleh oknum yang kurang bertanggung jawab yang pada ujungnya membuat pelaksanaan pembangunan tidak seperti yang diharapkan sebelumnya. Kata Kunci : Fiqh Siyasah Tanfiziyah, Pengambilan Keputusan, Water Paam. ABSTRACT The decision-making process in implementing village development cannot be separated from the role of the village head and village community. And often the development results that have been discussed are not in accordance with what was planned. Water Paam is one of the development programs of the inner country village government, which will function as a tourist attraction for the village, in order to improve the economy of the inner country village and attract tourists to visit the inner country village. This type of research includes descriptive field research using a qualitative approach. The primary data was obtained directly from the negara batin village, Jabung sub-district, supported by secondary data from related regulations, books, journals and other related literature. Then it is analyzed by drawing general conclusions and based on facts that occur in the field. Based on the research results, it can be concluded that, first, the decision-making process in planning village development at the Water Paam tourist attraction, negara batin village, Jabung sub�district, always prioritizes joint deliberation, with several planning stages, namely the preparation stage which includes notification of deliberations and preparation of material that will be discussed in deliberation, then the implementation stage, which is carried out transparently and openly. Then the decision is prepared by the Village Head, as well as the implementation and evaluation stages to achieve the determined goals. Second, the review of fiqh siyāsah tanfīẓiyyah on the decision-making process in planning village development at the Water Paam tourist attraction, negara batin village, Jabung sub�district can be assessed as having been implemented with the concept of fiqh siyāsah which is in accordance with the principles of Islamic deliberation. It's just that sometimes in its implementation there are several things done by irresponsible individuals which in the end make the development implementation not as previously expected. Kata Kunci : Fiqh Siyasah Tanfiziyah, Pengambilan Keputusan, Water Paam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Sep 2024 07:37
Last Modified: 27 Sep 2024 07:37
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35490

Actions (login required)

View Item View Item